IEF 2026: Logistik Jadi Tulang Punggung Perdagangan Digital

JAKARTA — Sesi IEF Talks Panel 2 bertema “Delivering Digital Commerce: The Logistics Layer” berlangsung di ARTOTEL Suites Mangkuluhur, Jakarta, membahas bagaimana logistik harus bertransformasi untuk mendukung ekosistem digital berbasis ION.

Tanpa logistik kuat, e-commerce tak efektif

Keynote disampaikan oleh Ratnesh Verma (Founder & CEO, PIDGE). “Digital commerce hanya akan sekuat rantai logistiknya. Jika pengiriman mahal dan lambat, manfaat e-commerce tidak akan dirasakan UMKM,” tegas Ratnesh.

Ia juga menyoroti pentingnya sistem logistik terbuka. “ION memberi peluang bagi pemain logistik kecil untuk masuk ke rantai nilai digital yang sebelumnya didominasi perusahaan besar,” katanya.

Menyatukan pemain besar dan kecil

Panel dipandu oleh Shoeb Kagda (Co-Founder IEF) dengan panelis Guruprasad Deshpande (ZAAPKO), T. Koshy (ONDC), Alfons Tefa (Automa), dan Ratnesh Verma (PIDGE). Guruprasad menekankan standar interoperabilitas. “Kita butuh bahasa data yang sama agar semua pemain logistik bisa terhubung tanpa gesekan,” ujarnya. 

“Tanpa standar terbuka, integrasi akan mahal dan lambat,” tambahnya.

T. Koshy menjelaskan pelajaran dari India melalui ONDC. “ONDC menunjukkan bahwa open network bisa menurunkan biaya logistik sekaligus meningkatkan persaingan sehat,” katanya.

“Indonesia memiliki peluang besar untuk mengadaptasi model ini sesuai konteks lokal,” jelas Koshy.

Alfons Tefa menyoroti tantangan Indonesia sebagai negara kepulauan. “Last-mile delivery di daerah terpencil adalah tantangan terbesar. Kita butuh solusi berbasis komunitas, bukan hanya perusahaan besar,” ujar Alfons. 

“ION harus mendorong model kolaboratif yang melibatkan kurir lokal,” tambahnya.

Kesimpulan panel

Panel menegaskan bahwa logistik bukan sekadar layanan pendukung, melainkan infrastruktur inti ekonomi digital Indonesia.

Press Release juga sudah tayang di VRITIMES

  • Related Posts

    Pengalaman Kuliah yang Membentuk Skill dan Karier

    Berbagai aktivitas kemahasiswaan memberikan kesempatan bagi mahasiswa untuk belajar secara langsung melalui pengalaman nyata. Tidak hanya menambah wawasan, kegiatan ini juga membantu membentuk karakter, meningkatkan keterampilan interpersonal, dan memperkuat kesiapan…

    Hotel Business dengan Konsep leisure di jantung Kuta

    Salah satu brand dari Swiss-Belhotel International adalah Swiss-Belhotel Rainforest Kuta Bali. Lokasinya strategis di jantung Kuta, dekat dengan bandara, dan dekat dengan tempat wisata dan hiburan populer seperti mal, restoran,…

    You Missed

    Pengalaman Kuliah yang Membentuk Skill dan Karier

    Pengalaman Kuliah yang Membentuk Skill dan Karier

    SOLAR & STORAGE LIVE VIETNAM 2026 TRỞ LẠI VÀO NGÀY 8–9/7 VỚI KỲ TỔ CHỨC THỨ 10, TRONG BỐI CẢNH QUÁ TRÌNH CHUYỂN DỊCH NĂNG LƯỢNG TẠI VIỆT NAM ĐANG TĂNG TỐC

    Hotel Business dengan Konsep leisure di jantung Kuta

    Hotel Business dengan  Konsep leisure di jantung Kuta

    Fisik Rampung 100%, Pelindo Sinergi Lokaseva Group Kawal Persiapan Pra-Operasi Fly Over Teluk Lamong untuk Kelancaran Logistik Jawa Timur

    Fisik Rampung 100%, Pelindo Sinergi Lokaseva Group Kawal Persiapan Pra-Operasi Fly Over Teluk Lamong untuk Kelancaran Logistik Jawa Timur

    KAI Sesuaikan Jadwal LRT Jabodebek di Pagi Hari, Distribusi Pengguna di Jam Sibuk Lebih Merata

    KAI Sesuaikan Jadwal LRT Jabodebek di Pagi Hari, Distribusi Pengguna di Jam Sibuk Lebih Merata

    Financial Burnout: Saat Capek Cari Uang Tapi Saldo Tabungan Tidak Bertambah

    Financial Burnout: Saat Capek Cari Uang Tapi Saldo Tabungan Tidak Bertambah