Tren Renovasi Hunian Meningkat, BRI Finance Dukung Masyarakat Wujudkan Rumah Lebih Nyaman

Jakarta, 6 Agustus 2026 – Masyarakat kini semakin banyak melakukan pembaruan pada rumah yang telah dimiliki dibandingkan membeli hunian baru. Renovasi dapur, memperbarui interior, mengganti perangkat elektronik menjadi lebih hemat energi, hingga memasang perangkat smart home menjadi beberapa kebutuhan yang semakin umum dilakukan. Di sisi lain, sebagian masyarakat juga mulai beralih ke kendaraan listrik (electric vehicle/EV) sebagai bagian dari upaya meningkatkan efisiensi dalam kehidupan sehari-hari.

Kebutuhan tersebut membutuhkan perencanaan keuangan yang matang karena umumnya memerlukan dana yang tidak sedikit. Dengan perencanaan yang tepat, berbagai pembaruan tersebut tidak hanya meningkatkan kenyamanan, tetapi juga dapat memberikan nilai tambah bagi aset yang dimiliki.

Corporate Secretary BRI Finance, Aditia Fakhri Ramadhani, mengatakan tren tersebut menunjukkan bahwa masyarakat kini semakin mempertimbangkan manfaat jangka panjang sebelum memutuskan mengeluarkan biaya untuk rumah maupun kendaraan.

“Saat ini kami melihat masyarakat semakin selektif dalam menggunakan dana untuk kebutuhan konsumtif. Banyak yang memilih melakukan renovasi rumah, mengganti perangkat elektronik dengan yang lebih efisien, atau beralih ke kendaraan listrik karena dinilai dapat memberikan manfaat dalam jangka panjang. Yang terpenting, seluruh kebutuhan tersebut tetap disesuaikan dengan kemampuan finansial dan direncanakan dengan baik,” ujar Dhani.

Pembiayaan multiguna dapat menjadi salah satu alternatif untuk mewujudkan berbagai kebutuhan tersebut selama digunakan secara bijak dan sesuai dengan kemampuan membayar. Untuk mendukung kebutuhan tersebut, BRI Finance menghadirkan BRI Flash, fasilitas dana multiguna yang dapat dimanfaatkan untuk berbagai keperluan, mulai dari renovasi rumah, pembelian furnitur, perangkat elektronik, hingga kebutuhan konsumtif lainnya.

BRI Flash menawarkan tenor pembiayaan hingga empat tahun dengan suku bunga mulai dari 0,72% per bulan. Dengan menjaminkan BPKB kendaraan, nasabah dapat memperoleh pencairan dana hingga 90% dari nilai kendaraan atau maksimal Rp500 juta, sesuai ketentuan yang berlaku.

“Kami ingin menghadirkan solusi pembiayaan yang mudah diakses dan fleksibel agar masyarakat dapat mewujudkan berbagai rencana secara lebih terukur, termasuk peningkatan kualitas hidup. Dengan perencanaan yang baik, pembiayaan dapat menjadi sarana untuk meningkatkan kenyamanan sekaligus menjaga kondisi keuangan tetap sehat,” tutup Dhani.

Press Release juga sudah tayang di VRITIMES

  • Related Posts

    Gelar Rapat Kerja, Holding Perkebunan Nusantara Perkuat Program TJSL Berdampak Terukur bagi Masyarakat

    BOGOR — Holding Perkebunan Nusantara PTPN III (Persero) terus memperkuat pengelolaan program Tanggung Jawab Sosial dan Lingkungan (TJSL) agar manfaatnya bagi masyarakat dapat diukur dan berkelanjutan. Melalui Rapat Kerja Komunikasi…

    Holding Perkebunan Nusantara Perkuat Komitmen Pelestarian Lingkungan melalui Penanaman 1.000 Pohon di Gunung Mas

    Dalam menjalankan kegiatan operasional perkebunan, aspek lingkungan menjadi salah satu perhatian utama Holding Perkebunan Nusantara PTPN III (Persero). Corporate Secretary PTPN III (Persero), Bambang Hartawan mengatakan, Tanggung Jawab Sosial dan…

    Leave a Reply

    Your email address will not be published. Required fields are marked *

    CAPTCHA


    You Missed

    Gelar Rapat Kerja, Holding Perkebunan Nusantara Perkuat Program TJSL Berdampak Terukur bagi Masyarakat

    Gelar Rapat Kerja, Holding Perkebunan Nusantara Perkuat Program TJSL Berdampak Terukur bagi Masyarakat

    Holding Perkebunan Nusantara Perkuat Komitmen Pelestarian Lingkungan melalui Penanaman 1.000 Pohon di Gunung Mas

    Holding Perkebunan Nusantara Perkuat Komitmen Pelestarian Lingkungan melalui Penanaman 1.000 Pohon di Gunung Mas

    Gambar Tanda Tangan di Internet dan Risiko Penyalahgunaannya

    Gambar Tanda Tangan di Internet dan Risiko Penyalahgunaannya

    DJKA dan LRT Jabodebek Periksa Kesiapan Fasilitas Sarana & Prasarana Jelang Angkutan Nataru 2026/2027

    DJKA dan LRT Jabodebek Periksa Kesiapan Fasilitas Sarana & Prasarana Jelang Angkutan Nataru 2026/2027

    Sanct Social sets its ninth short film in a Johor Bahru home on Deepavali eve and uses it to teach four new features: Sancty’s schedule, community guest links, sleep music and Re-live

    Sanct Social sets its ninth short film in a Johor Bahru home on Deepavali eve and uses it to teach four new features: Sancty’s schedule, community guest links, sleep music and Re-live

    Happy Deepavali from Sanct Social: the app’s ninth short film brings two mothers who have never met into one chat, and shows what is new in version 1.2

    Happy Deepavali from Sanct Social: the app’s ninth short film brings two mothers who have never met into one chat, and shows what is new in version 1.2