Gelar Rapat Kerja, Holding Perkebunan Nusantara Perkuat Program TJSL Berdampak Terukur bagi Masyarakat

BOGOR — Holding Perkebunan Nusantara PTPN III (Persero) terus memperkuat pengelolaan program Tanggung Jawab Sosial dan Lingkungan (TJSL) agar manfaatnya bagi masyarakat dapat diukur dan berkelanjutan. Melalui Rapat Kerja Komunikasi Perusahaan dan TJSL PTPN Group Tahun 2026 yang digelar di Agrowisata Gunung Mas, Bogor, 5–6 November 2026, perusahaan menyelaraskan arah program tersebut dengan strategi komunikasi untuk membangun pemahaman dan kepercayaan publik.

Direktur SDM dan Umum PTPN III (Persero), A. Miftahuddin Amin, menekankan pentingnya menyelaraskan perencanaan program, tata kelola, dan komunikasi agar pelaksanaan TJSL memberikan hasil yang dapat dipertanggungjawabkan. “Kita harus memastikan setiap program tidak berhenti pada output, tetapi menghasilkan outcome dan dampak yang terukur,” ujar Miftahuddin dalam sambutan pembukaan raker, Kamis (5/11/2026).

“Keberhasilan TJSL tidak semata-mata diukur dari besarnya nilai bantuan yang disalurkan, tetapi dari dampak nyata yang dihasilkan bagi masyarakat. Kita ingin membangun ekosistem yang mampu mendorong kemandirian, membuka peluang, dan menciptakan manfaat berkelanjutan,” ungkap Miftahuddin.

Miftahuddin juga menegaskan bahwa fungsi komunikasi perusahaan memiliki peran penting dalam membangun pemahaman dan kepercayaan publik. Komunikasi perlu menjadi pembawa narasi kebaikan yang menyampaikan satu narasi PTPN Group secara konsisten, didukung pemanfaatan digitalisasi untuk memperluas jangkauan informasi dan memperkuat reputasi perusahaan.

Sementara itu, Koordinator Bidang TJSL BP BUMN, Fahrudin, yang hadir dalam agenda tersebut menyampaikan apresiasi atas selesainya Roadmap TJSL PTPN Group 2026-2030, Roadmap ini memuat sembilan inisiatif program yang mencakup penguatan bidang sosial, lingkungan, kesehatan, pendidikan, UMKM, infrastruktur, hingga inklusivitas. Inisiatif tersebut diharapkan menjadi panduan pelaksanaan TJSL yang lebih terarah, terukur, dan berkelanjutan, sekaligus memperkuat kontribusi PTPN Group dalam menciptakan manfaat nyata bagi masyarakat.

Penguatan Tata Kelola dan Komunikasi

Selain arahan dari Koordinator Bidang TJSL BP BUMN, Fahrudin, terkait penyelarasan pelaksanaan TJSL dengan arah kebijakan dan tata kelola yang berlaku, Raker membahas enam agenda utama, meliputi Roadmap TJSL PTPN Group 2026–2030; tata kelola, risiko, dan kepatuhan atau Governance, Risk, and Compliance (GRC) TJSL; praktik pelaksanaan CSR; strategi dan capaian kinerja komunikasi perusahaan; penanganan komunikasi krisis; serta pemanfaatan media komunikasi dan kecerdasan buatan atau AI.

Pembahasan roadmap menghadirkan Dwi Aryani Suryaningrum, Tim Konsultan Penyusunan Roadmap TJSL PTPN Group dari PT LPP Agro Nusantara. Materi GRC TJSL dibawakan Rio Zakarias, Direktur Socialimpact.ID, sementara praktik pelaksanaan CSR dibagikan Suci Hendrina, Head of Corporate Social Responsibility PT Paragon Technology and Innovation.

Pada bidang komunikasi, Aidil Pananrang, Strategic Communication Advisor PTPN III (Persero), membawakan strategi dan capaian kinerja komunikasi perusahaan PTPN Group. Sesi komunikasi krisis menghadirkan Dini Fitria, Communication & Social Media Expert, sedangkan materi media komunikasi dan AI dibawakan Teguh S. Usis, Direktur Konten Kreatif PT Spora Cipta Paramedia. Rangkaian Raker juga mencakup kegiatan penanaman pohon pada hari kedua sebagai bagian dari pelaksanaan pilar lingkungan dalam Roadmap TJSL PTPN Group.

Press Release juga sudah tayang di VRITIMES

  • Related Posts

    Holding Perkebunan Nusantara Perkuat Komitmen Pelestarian Lingkungan melalui Penanaman 1.000 Pohon di Gunung Mas

    Dalam menjalankan kegiatan operasional perkebunan, aspek lingkungan menjadi salah satu perhatian utama Holding Perkebunan Nusantara PTPN III (Persero). Corporate Secretary PTPN III (Persero), Bambang Hartawan mengatakan, Tanggung Jawab Sosial dan…

    Gambar Tanda Tangan di Internet dan Risiko Penyalahgunaannya

    Gambar tanda tangan yang tersebar di internet berisiko disalahgunakan untuk memalsukan dokumen tanpa sepengetahuan pemiliknya. Penggunaan tanda tangan digital bersertifikat dapat membantu mencegah pemalsuan serta memastikan keaslian dan keabsahan dokumen…

    Leave a Reply

    Your email address will not be published. Required fields are marked *

    CAPTCHA


    You Missed

    Gelar Rapat Kerja, Holding Perkebunan Nusantara Perkuat Program TJSL Berdampak Terukur bagi Masyarakat

    Gelar Rapat Kerja, Holding Perkebunan Nusantara Perkuat Program TJSL Berdampak Terukur bagi Masyarakat

    Holding Perkebunan Nusantara Perkuat Komitmen Pelestarian Lingkungan melalui Penanaman 1.000 Pohon di Gunung Mas

    Holding Perkebunan Nusantara Perkuat Komitmen Pelestarian Lingkungan melalui Penanaman 1.000 Pohon di Gunung Mas

    Gambar Tanda Tangan di Internet dan Risiko Penyalahgunaannya

    Gambar Tanda Tangan di Internet dan Risiko Penyalahgunaannya

    DJKA dan LRT Jabodebek Periksa Kesiapan Fasilitas Sarana & Prasarana Jelang Angkutan Nataru 2026/2027

    DJKA dan LRT Jabodebek Periksa Kesiapan Fasilitas Sarana & Prasarana Jelang Angkutan Nataru 2026/2027

    Sanct Social sets its ninth short film in a Johor Bahru home on Deepavali eve and uses it to teach four new features: Sancty’s schedule, community guest links, sleep music and Re-live

    Sanct Social sets its ninth short film in a Johor Bahru home on Deepavali eve and uses it to teach four new features: Sancty’s schedule, community guest links, sleep music and Re-live

    Happy Deepavali from Sanct Social: the app’s ninth short film brings two mothers who have never met into one chat, and shows what is new in version 1.2

    Happy Deepavali from Sanct Social: the app’s ninth short film brings two mothers who have never met into one chat, and shows what is new in version 1.2