Palapa Token Platform Bittime Resmi Listing di Indodax, Catatkan Pertumbuhan Hingga 926.1%

Jakarta, 17 Oktober 2025 – Token Palapa ($PLPA), aset kripto Indonesia kembali menunjukkan geliat positif dengan resmi hadir di Indodax, salah satu bursa kripto terbesar Indonesia. Momen ini menandai langkah baru Palapa ($PLPA), token platform Bittime, sebagai aset kripto lokal yang kini semakin menarik perhatian investor nasional.

Menjelang kehadirannya di Indodax, $PLPA mencatatkan tren bullish yang signifikan. Bahkan, dalam 7 hari terakhir $PLPA mencatatkan kenaikan hingga 926.1% dengan nilai aset di US$0.06 atau sekitar Rp994.74 per token berdasarkan data pada Coinmarketcap, saat artikel ini ditulis.

Antusiasme ini turut memperkuat sentimen positif pasar terhadap aset kripto lokal di tengah meningkatnya minat investasi digital di Indonesia. Melihat momentum ini, Bittime menghadirkan penawaran eksklusif berupa fitur staking $PLPA.

Dengan fitur staking $PLPA para investor dapat memperoleh imbal hasil hingga 7% APY dalam periode staking selama 15 hari. Hal ini, dapat menjadi alternatif bagi masyarakat yang ingin mengembangkan nilai aset melalui pendekatan investasi aset digital, khususnya terhadap aset kripto lokal.

Selaras dengan ini, CEO Palapa, Jimmy Siswanto mengatakan kehadiran $PLPA bertujuan membuka kesempatan bagi lebih banyak orang, terutama di Indonesia, untuk dapat bergabung dalam ekosistem blockchain yang terus berkembang. $PLPA juga merupakan modul fungsional penting yang akan berperan dalam berbagai skenario kunci kemajuan ekosistem Bittime.

“Kehadiran $PLPA di Indodax merupakan bentuk kesungguhan kami dalam memberikan akses yang lebih luas dan mudah bagi investor aset kripto Indonesia. Sekaligus, menunjukkan potensi $PLPA sebagai aset kripto lokal yang berizin dan terdaftar,” jelas Jimmy.

Bertepatan dengan momentum bullish yang tengah berlangsung, Bittime bersama Palapa, token platform nya mengajak masyarakat Indonesia untuk mulai berinvestasi. Mengusung slogan “Begin Investing Today”, Bittime hadir sebagai wadah untuk memulai pengalaman investasi aset kripto yang aman, berizin, dan teregulasi di Indonesia.

Namun, tentu, perlu dipahami bahwa investasi aset kripto mengandung risiko yang termasuk fluktuasi harga, kehilangan modal, risiko likuiditas, teknologi, dan regulasi yang menjadi tanggung jawab pribadi pengguna. Oleh karena itu, sangat penting mengetahui tingkat toleransi risiko, serta strategi dan metode investasi yang sesuai bagi masing-masing investor.

  • Related Posts

    Gelar Rapat Kerja, Holding Perkebunan Nusantara Perkuat Program TJSL Berdampak Terukur bagi Masyarakat

    BOGOR — Holding Perkebunan Nusantara PTPN III (Persero) terus memperkuat pengelolaan program Tanggung Jawab Sosial dan Lingkungan (TJSL) agar manfaatnya bagi masyarakat dapat diukur dan berkelanjutan. Melalui Rapat Kerja Komunikasi…

    Holding Perkebunan Nusantara Perkuat Komitmen Pelestarian Lingkungan melalui Penanaman 1.000 Pohon di Gunung Mas

    Dalam menjalankan kegiatan operasional perkebunan, aspek lingkungan menjadi salah satu perhatian utama Holding Perkebunan Nusantara PTPN III (Persero). Corporate Secretary PTPN III (Persero), Bambang Hartawan mengatakan, Tanggung Jawab Sosial dan…

    You Missed

    Gelar Rapat Kerja, Holding Perkebunan Nusantara Perkuat Program TJSL Berdampak Terukur bagi Masyarakat

    Gelar Rapat Kerja, Holding Perkebunan Nusantara Perkuat Program TJSL Berdampak Terukur bagi Masyarakat

    Holding Perkebunan Nusantara Perkuat Komitmen Pelestarian Lingkungan melalui Penanaman 1.000 Pohon di Gunung Mas

    Holding Perkebunan Nusantara Perkuat Komitmen Pelestarian Lingkungan melalui Penanaman 1.000 Pohon di Gunung Mas

    Gambar Tanda Tangan di Internet dan Risiko Penyalahgunaannya

    Gambar Tanda Tangan di Internet dan Risiko Penyalahgunaannya

    DJKA dan LRT Jabodebek Periksa Kesiapan Fasilitas Sarana & Prasarana Jelang Angkutan Nataru 2026/2027

    DJKA dan LRT Jabodebek Periksa Kesiapan Fasilitas Sarana & Prasarana Jelang Angkutan Nataru 2026/2027

    Sanct Social sets its ninth short film in a Johor Bahru home on Deepavali eve and uses it to teach four new features: Sancty’s schedule, community guest links, sleep music and Re-live

    Sanct Social sets its ninth short film in a Johor Bahru home on Deepavali eve and uses it to teach four new features: Sancty’s schedule, community guest links, sleep music and Re-live

    Happy Deepavali from Sanct Social: the app’s ninth short film brings two mothers who have never met into one chat, and shows what is new in version 1.2

    Happy Deepavali from Sanct Social: the app’s ninth short film brings two mothers who have never met into one chat, and shows what is new in version 1.2