OSL Indonesia Perkuat Fokus pada Kebutuhan Investor, di Tengah Volatilitas Global dan Industri Kripto yang Kian Matang

Jakarta, 21 September 2026 – Di tengah volatilitas pasar global, industri aset kripto justru menunjukkan tanda-tanda kematangan yang semakin kuat. Dalam wawancara bersama CNBC Indonesia bertajuk “Crypto Investment Trends Amid Global Volatility”, Presiden Direktur OSL Indonesia, Ivan Arilito menegaskan optimismenya terhadap arah baru industri yang lebih terstruktur, matang, dan berfokus pada kebutuhan investor.

OSL Indonesia melihat pergeseran positif dalam perilaku investor, dari sekadar mengejar pergerakan harga, menuju pemahaman yang lebih matang soal profil risiko, diversifikasi aset, dan strategi jangka panjang. Infrastruktur yang semakin teratur dan partisipasi institusional yang terus tumbuh membawa industri ini menuju ekosistem yang jauh lebih terstruktur dan terpercaya.

Presiden Direktur OSL Indonesia, Ivan Arilito menjelaskan bahwa dengan populasi masyarakat yang besar, adopsi aset kripto yang tinggi, serta kerangka regulasi yang terus menguat di bawah naungan Otoritas Jasa Keuangan (OJK), Indonesia diharapkan dapat menjadi salah satu pusat pertumbuhan aset digital.

Selaras dengan arah regulasi dan industri yang semakin matang, pergerakan aset-aset yang memiliki karakteristik yang cenderung stabil seperti Bitcoin, USDGO, USDT, dan XAUT yang lebih terukur juga membuka peluang diversifikasi baru bagi portofolio investor Indonesia. Dengan ini, investor aset kripto Indonesia dapat memperluas strategi investasi dan diversifikasi aset pilihannya.

“Berdasarkan hal tersebut, inilah yang menjadi pondasi kami untuk menghadirkan lebih dari sekedar platform trading tetapi juga wadah bagi masyarakat Indonesia bertumbuh bersama. Sesuai dengan slogan yang kami miliki yakni ‘Built on Your Feedback, Empowered by Global Compliance’,” ungkap Ivan.

Lebih lanjut, ia juga menjelaskan bahwa pihaknya berkomitmen untuk menghadirkan layanan pada platform yang berdasarkan pada kebutuhan investor, khususnya masyarakat Indonesia melalui layanan Voice of Customer (VoC). Dengan menggabungkan standar ekosistem global dan kepatuhan pada regulasi pasar aset kripto Indonesia, ia percaya bahwa OSL Indonesia dapat menjadi platform finansial yang berfokus pada kebutuhan pengguna. 

Selain, menghadirkan layanan VoC, OSL Indonesia juga menghadirkan dari sisi keamanan, Auth & Funding Upgrade. Yang menghadirkan peningkatan pada autentikasi serta keamanan proses deposit dan withdrawal. Pengembangan ini diharapkan menjadi bagian dari upaya OSL Indonesia untuk memperkuat perlindungan pengguna sekaligus merespons kebutuhan yang disampaikan oleh pengguna.

Tentu sejalan dengan laju pertumbuhan industri aset kripto dan keberagaman kebutuhan investor, edukasi dan literasi terkait industri aset dan manajemen risiko menjadi tugas besar bagi setiap pelaku industri. Apalagi, mayoritas investor aset kripto saat ini didominasi oleh minat investor muda, dan terus bertambah. Di mana ​​berdasarkan data dari Statistik Penyelenggara Perdagangan AKD AK Periode Juli 2026, Otoritas Jasa Keuangan (OJK) mencatat investor kripto RI bertambah menjadi 22,93 juta per 7M-2026.

Melihat hal ini, OSL Indonesia akan menghadirkan layanan Market Buzz yang menyediakan informasi, data, dan perkembangan pasar secara real-time untuk membantu pengguna memahami sentimen dan pergerakan pasar tanpa hanya bergantung pada headline.

Melalui pendekatan tersebut, OSL Indonesia ingin membangun platform yang tidak hanya membawa pengalaman dan standar global ke Indonesia, tetapi juga terus berkembang berdasarkan kebutuhan pengguna lokal. Namun, perlu dipahami bahwa perdagangan dan investasi aset digital memiliki risiko, termasuk fluktuasi harga, risiko kehilangan modal, likuiditas, teknologi, serta perubahan regulasi.

Oleh karena itu, pengguna perlu memahami karakteristik dan risiko aset digital, melakukan riset secara mandiri, serta mempertimbangkan profil risiko dan kondisi masing-masing sebelum mengambil keputusan.

Press Release juga sudah tayang di VRITIMES

  • Related Posts

    Investasi Pertama di Usia 20-an: Hal yang Perlu Dipahami Sebelum Mulai

    Memulai investasi di usia 20-an bisa menjadi salah satu cara untuk mulai mengenal pengelolaan keuangan jangka panjang. Namun, investasi sebaiknya tidak dilakukan hanya karena mengikuti tren. Sebelum menempatkan dana, penting…

    Partners in Purpose: Global Stockist Stories – Craftlab Menemukan Dunia Baru untuk Fuguku

    Pertemuan dengan Fuguku di Bali menjadi bagian dari visi sebuah usaha ritel di Spello, Italia. Menjelang rencana pembukaannya, Craftlab melaporkan penjualan 100 produk Fuguku dalam sekitar 10 minggu. Ketika Craftlab…

    Leave a Reply

    Your email address will not be published. Required fields are marked *

    CAPTCHA


    You Missed

    Investasi Pertama di Usia 20-an: Hal yang Perlu Dipahami Sebelum Mulai

    Investasi Pertama di Usia 20-an: Hal yang Perlu Dipahami Sebelum Mulai

    Astaka Launches SOL HealthTech Brand, Aiming To Capitalise On Growing Demand For Indoor Air Quality Solutions Across Asia

    Astaka Launches SOL HealthTech Brand, Aiming To Capitalise On Growing Demand For Indoor Air Quality Solutions Across Asia

    Partners in Purpose: Global Stockist Stories – Craftlab Menemukan Dunia Baru untuk Fuguku

    Partners in Purpose: Global Stockist Stories – Craftlab Menemukan Dunia Baru untuk Fuguku

    Three lessons from Hangzhou, and one potential partnership to follow up: Sanct Social founder on China’s Global Digital Trade Expo

    Three lessons from Hangzhou, and one potential partnership to follow up: Sanct Social founder on China’s Global Digital Trade Expo

    Three notes from Hangzhou: Sanct Social founder on how China backs its start-ups, one task per city, and a whole city out to see the moon

    Three notes from Hangzhou: Sanct Social founder on how China backs its start-ups, one task per city, and a whole city out to see the moon

    Anugerah Fervent Global Love of Lives Award dari Taiwan untuk Filantropis Indonesia

    Anugerah Fervent Global Love of Lives Award dari Taiwan untuk Filantropis Indonesia