Laba BRI Finance Melesat 89% hingga Juli 2026

JAKARTA – PT BRI Multifinance Indonesia (BRI Finance) mencatat pertumbuhan laba sebesar 89% secara tahunan (year-on-year/YoY) hingga Juli 2026. Pertumbuhan tersebut didukung oleh sejumlah faktor, utamanya adalah penguatan portofolio pembiayaan serta optimalisasi sinergi BRI Group. Corporate Secretary BRI Finance, Aditia Fakhri Ramadhani mengatakan, perusahaan masih melihat peluang pertumbuhan bisnis yang terbuka melalui diversifikasi portofolio dan pengembangan segmen pembiayaan yang memiliki prospek positif. “Meski penjualan kendaraan diperkirakan masih menghadapi tekanan, kami melihat ruang pertumbuhan laba tetap terbuka melalui selective growth dan diversifikasi portofolio. Kami terus mengoptimalkan sinergi BRI Group, memperkuat pembiayaan produktif seperti investasi dan modal kerja, serta menjaga kualitas aset. Dengan demikian, pertumbuhan laba dapat dijaga secara sehat dan berkelanjutan,” ujar Dhani, Selasa (22/9/2026). Dhani menuturkan, strategi tersebut menjadi bagian dari upaya BRI Finance dalam menjaga momentum pertumbuhan sekaligus membangun portofolio pembiayaan yang sehat. Perusahaan juga terus mengoptimalkan ekosistem BRI Group untuk membuka peluang bisnis di berbagai segmen. Di sisi lain, segmen konsumer tetap menjadi salah satu pilar utama bisnis BRI Finance. Ke depan, perusahaan menargetkan komposisi portofolio pembiayaan sebesar 75% pada segmen konsumer dan 25% pada segmen komersial. Lebih lanjut, BRI Finance terus menjaga kualitas aset dan disiplin pengelolaan risiko di tengah upaya memperluas portofolio pembiayaan. Keseimbangan antara ekspansi bisnis dan kualitas pembiayaan menjadi bagian penting dalam menjaga pertumbuhan perusahaan secara berkelanjutan. “Strategi tersebut diharapkan dapat memperluas sumber pertumbuhan sekaligus memperkuat kinerja perusahaan secara berkelanjutan,” tuturnya. 

Press Release juga sudah tayang di VRITIMES

  • Related Posts

    WASPADAI OSTEOPOROSIS, PATAH TULANG PANGGUL DAPAT MENINGKATKAN RISIKO KEMATIAN PADA LANSIA

    Jakarta, 16 Oktober 2026 – Osteoporosis merupakan kondisi ketika kepadatan dan kualitas tulang menurun sehingga tulang menjadi lebih rapuh dan rentan mengalami patah tulang. Penyakit ini sering kali berkembang tanpa…

    7 Tips Meeting Management untuk Rapat Multinasional

    Mengadakan rapat dengan partisipan yang tersebar di berbagai negara adalah tantangan tersendiri bagi bisnis multinasional. Sebab, waktu kerja yang tidak selalu sinkron karena perbedaan zona waktu dan hari libur nasional…

    Leave a Reply

    Your email address will not be published. Required fields are marked *

    CAPTCHA


    You Missed

    WASPADAI OSTEOPOROSIS, PATAH TULANG PANGGUL DAPAT MENINGKATKAN RISIKO KEMATIAN PADA LANSIA

    WASPADAI OSTEOPOROSIS, PATAH TULANG PANGGUL DAPAT MENINGKATKAN RISIKO KEMATIAN PADA LANSIA

    7 Tips Meeting Management untuk Rapat Multinasional

    7 Tips Meeting Management untuk Rapat Multinasional

    5 Tips Membuat Follow Up Email Setelah Meeting dengan Prospek

    5 Tips Membuat Follow Up Email Setelah Meeting dengan Prospek

    7 Teknik Persuasi Ampuh untuk Meyakinkan Calon Pelanggan

    7 Teknik Persuasi Ampuh untuk Meyakinkan Calon Pelanggan

    Telco bills pass Senate, but Australians left waiting on roaming, compensation and coverage guarantees

    Telco bills pass Senate, but Australians left waiting on roaming, compensation and coverage guarantees

    TEI 2026 Perkuat Ekspor, Ketahanan Energi, dan Ketahanan Pangan melalui Sinergi dengan BPDP

    TEI 2026 Perkuat Ekspor, Ketahanan Energi, dan Ketahanan Pangan melalui Sinergi dengan BPDP