Kualitas Pembiayaan Terjaga, NPF BRI Finance di Bawah Rata-Rata Industri

Jakarta, 7 September 2026 – PT BRI Multifinance Indonesia (“BRI Finance”) mencatatkan perbaikan kualitas pembiayaan hingga Juli 2026. Rasio pembiayaan bermasalah atau Non-Performing Finance (NPF) BRI Finance tercatat sebesar 1,82%, turun 29 basis points (bps) secara year-on-year (YoY).

Penurunan tersebut mencerminkan upaya BRI Finance dalam menjaga kualitas portofolio melalui penerapan prinsip kehati-hatian di setiap proses pembiayaan. Pengelolaan dilakukan sejak tahap analisis dan seleksi pembiayaan, dilanjutkan dengan pemantauan portofolio secara berkala serta penguatan collection dan recovery.

Corporate Secretary BRI Finance, Aditia Fakhri Ramadhani, mengatakan pengelolaan kualitas pembiayaan menjadi bagian penting dalam menjaga pertumbuhan bisnis perusahaan. Menurutnya, pendekatan terhadap risiko juga perlu disesuaikan dengan karakteristik setiap segmen pembiayaan.

“Setiap segmen pembiayaan memiliki karakteristik dan profil risiko yang berbeda. Karena itu, kami melakukan analisis dan seleksi secara cermat sejak awal, kemudian memantau perkembangan portofolio secara berkala. Penguatan collection dan recovery juga dilakukan untuk memastikan potensi risiko dapat ditangani lebih awal,” ujar Dhani.

Menurut Dhani, kondisi ekonomi dan daya beli masyarakat menjadi sejumlah faktor yang dapat memengaruhi kualitas pembiayaan. Perubahan profil risiko nasabah juga perlu terus dicermati agar perusahaan dapat mengambil langkah yang tepat dalam menjaga kualitas aset.

Pendekatan tersebut menjadi semakin penting di tengah industri pembiayaan yang tetap menghadapi dinamika kualitas aset. Berdasarkan data Otoritas Jasa Keuangan (OJK), NPF gross industri perusahaan pembiayaan tercatat sebesar 3,01% per Juni 2026. Dengan NPF sebesar 1,82% pada Juli 2026, rasio BRI Finance berada di bawah level industri.

Di tengah kondisi ini, BRI Finance tetap menjaga disiplin dalam penyaluran pembiayaan sekaligus melakukan pemantauan terhadap kualitas portofolio yang telah berjalan. Langkah tersebut dilakukan untuk menjaga keseimbangan antara pertumbuhan pembiayaan dan kualitas aset perusahaan.

“Kami akan terus menjaga kualitas dalam setiap proses pembiayaan, baik dari sisi penyaluran maupun pengelolaan portofolio yang berjalan. Dengan proses analisis yang prudent, monitoring yang konsisten, serta collection dan recovery yang terukur, kami optimistis kualitas pembiayaan BRI Finance tetap terjaga,” tutup Dhani.

Press Release juga sudah tayang di VRITIMES

  • Related Posts

    Hisense Hadirkan Premium Collections di Luxtronics Medan untuk Pengalaman Belanja yang Lebih Dekat

    Hisense Indonesia menghadirkan Hisense Premium Collections di Luxtronics, lantai 2 Centre Point Mall Medan, bertepatan dengan grand opening toko tersebut pada 22 Oktober 2026. Kehadiran ini memperluas akses masyarakat Medan…

    Adapundi Ajak UMKM Solo Bijak Memanfaatkan Pinjaman Daring Melalui Literasi Keuangan

    PT Info Tekno Siaga (Adapundi) turut berpartisipasi dalam kegiatan literasi keuangan Joeragan Paham Fintech bertema “UMKM Naik Kelas: Bertumbuh dengan Pedoman dan Finansial Teknologi” yang berlangsung di Aula Gedung 3…

    Leave a Reply

    Your email address will not be published. Required fields are marked *

    CAPTCHA


    You Missed

    Hisense Hadirkan Premium Collections di Luxtronics Medan untuk Pengalaman Belanja yang Lebih Dekat

    Hisense Hadirkan Premium Collections di Luxtronics Medan untuk Pengalaman Belanja yang Lebih Dekat

    Adapundi Ajak UMKM Solo Bijak Memanfaatkan Pinjaman Daring Melalui Literasi Keuangan

    Adapundi Ajak UMKM Solo Bijak Memanfaatkan Pinjaman Daring Melalui Literasi Keuangan

    STRAWBERRY ST100: Ponsel Keypad 4G yang Bisa Akses YouTube dan TikTok

    STRAWBERRY ST100: Ponsel Keypad 4G yang Bisa Akses YouTube dan TikTok

    Kualitas Pembiayaan Terjaga, NPF BRI Finance di Bawah Rata-Rata Industri

    Kualitas Pembiayaan Terjaga, NPF BRI Finance di Bawah Rata-Rata Industri

    Menatap Akhir 2026, BRI Finance Optimistis terhadap Prospek Pembiayaan Alat Berat

    Menatap Akhir 2026, BRI Finance Optimistis terhadap Prospek Pembiayaan Alat Berat

    Pembiayaan Investasi Tumbuh 46,85%, BRI Finance Perkuat Penyaluran Dana Produktif

    Pembiayaan Investasi Tumbuh 46,85%, BRI Finance Perkuat Penyaluran Dana Produktif