Krakatau Steel Group Siap Suplai Material Baja untuk Pembangunan Jembatan Bailey di Wilayah Bencana Sumatera

PT Krakatau Wajatama Osaka Steel Marketing (PT KWOSM) yang menjadi bagian Krakatau Steel Group menunjukkan komitmen nyata dalam mendukung penanganan bencana nasional melalui penyediaan bahan baku baja untuk pembangunan Jembatan Bailey di wilayah terdampak bencana di Sumatera. Material baja yang disuplai oleh PT KWOSM merupakan produk UNP high grade dengan spesifikasi BJP55/SS540 di produksi oleh PT Krakatau Osaka Steel. Dan produk ini penggunaannya untuk konstruksi jembatan Bailey dan panel bridge. Selain itu produk tersebut telah memenuhi standar mutu dan spesifikasi teknis yang dipersyaratkan guna menjamin keamanan dan ketahanan. Sehingga keandalan jembatan dalam mendukung aktivitas masyarakat serta operasional penanganan bencana.

Foto udara masyarakat memanfaatkan lalulintas di jembatan bailey Teupin Mane sebagai akses jalan nasional Bireuen - Bener Meriah yang kembali fungsional, Foto by ANTARA/HO/Humas Pemprov Aceh    

Kerja di lapangan selain pelaksanaannya oleh  PT KWOSM, juga hadir Krakatau Steel Group dan Kementerian Pertahanan RI. Semua unsur terkait tersebut menegaskan komitmen untuk terus bersinergi dalam mendukung pembangunan nasional, khususnya pada situasi darurat dan kemanusiaan, demi terwujudnya pemulihan yang cepat, aman, dan berkelanjutan di wilayah Sumatera.

Sepanjang tahun 2025, PT KWOSM telah mengirimkan material UNP high grade dan siku dengan total volume sekitar ±900 ton sebagai bahan baku untuk memproduksi jembatan Bailey yang digunakan sebagai jembatan alternatif di wilayah darurat bencana. Pengiriman ini menjadi bagian dari upaya respons cepat dalam memastikan ketersediaan infrastruktur sementara yang andal bagi masyarakat terdampak.Foto udara masyarakat memanfaatkan lalulintas di jembatan bailey Teupin Mane sebagai akses jalan nasional Bireuen – Bener Meriah yang kembali fungsional, Foto by ANTARA/HO/Humas Pemprov Aceh

PT KWOSM terus melanjutkan pengiriman material baja secara berkelanjutan guna mendukung percepatan pembangunan serta pemulihan akses jembatan di wilayah Sumatera, khususnya pada daerah-daerah yang terdampak bencana dan membutuhkan penanganan infrastruktur secara cepat dan efektif. Seluruh material baja tersebut difabrikasi melalui PT Krakatau Baja Konstruksi (PT KBK) dan fabrikator lainnya guna memastikan kualitas produk, ketepatan waktu penyediaan, serta kesiapan infrastruktur jembatan dalam mendukung mobilitas masyarakat dan distribusi logistik pascabencana.

Partisipasi perusahaan dalam program ini merupakan bagian dari tanggung jawab sosial dan kontribusi aktif industri baja nasional dalam mendukung ketahanan infrastruktur Indonesia. “Kami percaya bahwa kolaborasi antara BUMN, industri, dan pemerintah merupakan kunci dalam mempercepat pemulihan pascabencana. Melalui suplai baja ini, PT KWOSM berharap dapat memberikan manfaat nyata bagi masyarakat di wilayah terdampak,” ujar Ika Maulid Nur Ahmad, Direktur Utama PT KWOSM.

Selanjutnya Akbar Djohan,  Direktur Utama PT Krakatau Steel (Persero) Tbk sebagai holding dari Krakatau Steel Group Akbar “ Di sinilah kita buktikan bahwa Indonesia dapat menjadi tuan rumah bagi produk unggulan terutama karena Krakatau Steel Group adalah Mother of Industry, fondasi pembangunan Indonesia  Selanjutnya Akbar yang juga menjabat sebagai Chairman Indonesian Iron & Steel Industry Association (IISIA) dan Chairman Asosiasi Logistik & Forwarder Indonesia (ALFI/ILFA) menyatakan bahwa ke depannya harus makin luas gerakannya sehingga social impact nya makin luas juga.

Adapun Krakatau Steel Group mendapatkan dukungan dari Danantara dan program ini menjadi bagian penting bagi Asta Cita Presiden Prabowo Subianto untuk kemakmuran bangsa.

Tentang Krakatau Steel Tbk

Tentang PT Krakatau Wajatama Osaka Steel Marketing PT KWOSM adalah perusahaan patungan milik PT Krakatau Baja Konstruksi (anak perusahaan PT Krakatau Steel (Persero) Tbk) dan PT Krakatau Osaka Steel (perusahaan patungan antara PT Krakatau Steel (Persero) Tbk, dengan Osaka Steel Corporation – Jepang) yang bergerak di bidang distribusi dan pemasaran produk besi baja. Berkomitmen terhadap mutu dan layanan pelanggan, PT KWOSM terus memperkuat posisi sebagai bagian dari transformasi industri baja nasional yang berdaya saing tinggi.

Press Release ini juga sudah tayang di VRITIMES.

  • Related Posts

    Solid di Tengah Gejolak, Kinerja Grup MIND ID Melampaui Ekspektasi Pasar

    JAKARTA — Perusahaan-perusahaan di bawah naungan Holding Industri Pertambangan Indonesia (MIND ID) berhasil menavigasi tantangan volatilitas harga komoditas dan gejolak geopolitik global sepanjang 2025. Alih-alih tertekan, seluruh anggota holding tambang…

    Igloo Luncurkan Igi, Asisten AI Asuransi Perjalanan Pertama di Asia Tenggara yang Layani Pembelian Polis dari Awal hingga Akhir

    Igloo, perusahaan insurtech full-stack satu-satunya di Asia Tenggara yang membangun infrastruktur digital menyeluruh untuk industri asuransi, hari ini meluncurkan Igi, asisten AI asuransi perjalanan di platform konsumennya, igloo.co.id. Igi memandu…

    You Missed

    Solid di Tengah Gejolak, Kinerja Grup MIND ID Melampaui Ekspektasi Pasar

    Solid di Tengah Gejolak, Kinerja Grup MIND ID Melampaui Ekspektasi Pasar

    Igloo Luncurkan Igi, Asisten AI Asuransi Perjalanan Pertama di Asia Tenggara yang Layani Pembelian Polis dari Awal hingga Akhir

    Igloo Luncurkan Igi, Asisten AI Asuransi Perjalanan Pertama di Asia Tenggara yang Layani Pembelian Polis dari Awal hingga Akhir

    Pertimbangkan Kondisi Pasar, BRI Finance Terapkan Strategi Pricing Adaptif

    Pertimbangkan Kondisi Pasar, BRI Finance Terapkan Strategi Pricing Adaptif

    Stabilkan Cost of Fund pada Kuartal I-2026, Strategi Bisnis Ampuh BRI Finance

    Stabilkan Cost of Fund pada Kuartal I-2026, Strategi Bisnis Ampuh BRI Finance

    Casino Plus CEO Evan Spytma Honored with ‘Hall of Game’ Award at SiGMA Asia 2026

    Casino Plus CEO Evan Spytma Honored with ‘Hall of Game’ Award at SiGMA Asia 2026

    Apa yang Harus Disiapkan untuk Kuliah di Luar Negeri?

    Apa yang Harus Disiapkan untuk Kuliah di Luar Negeri?