Dari Keluarga, untuk Generasi Esok PT Pelindo Sinergi Lokaseva Perluas Program Pelita di Jakarta

Kolaborasi Enam Entitas Pelindo Perkuat Intervensi Gizi bagi Anak, Orang Tua, dan Ibu Hamil

Jakarta, 28 Agustus 2026 – PT Pelindo Sinergi Lokaseva (PT PSL) memperluas Program Tanggung Jawab Sosial dan Lingkungan (TJSL) Pelita (Pelindo Lingkungan Tanpa Anak Stunting) tahun 2026 di Kelurahan Rawa Badak Utara, Jakarta Utara. Program ini menjangkau 30 anak stunting, 30 orang tua atau wali, serta 25 ibu hamil melalui pemberian intervensi gizi, edukasi keluarga dan pendampingan kesehatan melalui kolaborasi dengan 6 (enam) entitas Pelindo Group.

Senior Vice President Sekretariat Perusahaan PT Pelindo Sinergi Lokaseva, Dewi Fitriyani, mengatakan bahwa upaya penanganan stunting perlu dilakukan secara menyeluruh dan berkelanjutan dengan melibatkan anak, orang tua, hingga ibu hamil. Menurutnya, pencegahan stunting tidak hanya berkaitan dengan pemenuhan gizi anak, tetapi juga dengan penguatan pengetahuan dan kapasitas keluarga dalam menjaga tumbuh kembang anak.

“Stunting bukan hanya persoalan pertumbuhan anak, tetapi juga menyangkut masa depan generasi bangsa. Dan perjuangan status gizi serta kesehatan anak tidak dimulai ketika anak sudah lahir, namun lebih jauh lagi pada masa kehamilan ibu. Karena itu, intervensi perlu dilakukan secara menyeluruh, tidak hanya kepada anak, tetapi juga kepada orang tua dan ibu hamil. Melalui Program Pelita, kami ingin hadir membersamai masyarakat dan mendukung program pemerintah dalam upaya menurunkan angka stunting nasional,” ujar Dewi.

Pelaksanaan program Pelita sejalan dengan program pemerintah Republik Indonesia dalam penurunan angka stunting untuk mewujudkan generasi yang sehat, berkualitas, dan berdaya saing menuju visi Indonesia Emas 2045. Pemerintah sendiri telah menetapkan target penurunan prevalensi stunting turun menjadi 14,2% pada tahun 2029.

Mendukung hal tersebut, Program Pelita 2026 dirancang dengan pendekatan yang menyentuh rantai pencegahan stunting secara lebih menyeluruh. Bagi 30 anak penerima manfaat, intervensi dilakukan melalui pemberian makanan tambahan bergizi serta pemantauan tumbuh kembang secara intensif. Sementara itu, 30 orang tua/wali mendapatkan edukasi mengenai pola asuh sehat serta pelatihan pengolahan bahan pangan lokal yang ekonomis namun tetap memiliki nilai gizi tinggi.

Intervensi juga diarahkan kepada 25 ibu hamil melalui pemberian vitamin sebagai upaya mendukung kecukupan nutrisi sejak masa kehamilan. Pendekatan ini sejalan dengan pentingnya pemenuhan gizi pada 1.000 Hari Pertama Kehidupan, sebagai periode penting dalam tumbuh kembang anak.

Lurah Kelurahan Rawa Badak Utara, Ester Laura Kartini, mengapresiasi kolaborasi yang terjalin melalui Program Pelita 2026. Menurutnya, upaya pencegahan stunting merupakan investasi untuk masa depan dan perlu dimulai sejak masa kehamilan.

“Kami mengapresiasi kolaborasi yang terjalin dalam Program Pelita 2026. Anak-anak merupakan investasi terbesar bagi masa depan bangsa, sehingga upaya pencegahan stunting tidak dimulai saat anak lahir, tetapi sejak masa kehamilan melalui pemenuhan gizi yang baik bagi ibu. Kami berharap program ini dapat terus berlanjut sehingga mampu memberikan dampak nyata dalam menekan angka stunting,” ungkap Ester.

Program Pelita merupakan inisiatif TJSL PT PSL di bidang sosial kemasyarakatan yang telah berjalan sejak 2024. Pada tahap awal, program menyasar 10 anak yang teridentifikasi mengalami stunting di wilayah sekitar operasional perusahaan. Pada 2025, cakupan program meningkat menjadi 20 anak penerima manfaat dengan intervensi yang dirancang untuk mendukung peningkatan status gizi dan kualitas tumbuh kembang anak.

Program TJSL Pelita menjadi bagian dari kontribusi PT PSL dan Pelindo Group dalam mendukung Asta Cita keempat, yaitu pembangunan sumber daya manusia. Program ini juga mencerminkan peran aktif BUMN di bawah Danantara Indonesia dalam menciptakan dampak sosial yang berkelanjutan melalui peningkatan kualitas kesehatan dan gizi masyarakat.

Bagi PT PSL, upaya membangun generasi yang sehat tidak berhenti pada pemberian bantuan, tetapi dimulai dari membangun pengetahuan, kebiasaan, dan kemampuan keluarga untuk memenuhi kebutuhan gizi secara mandiri. Melalui kolaborasi bersama masyarakat, pemerintah, dan entitas Pelindo Group, PT PSL berharap Program Pelita dapat terus memberikan manfaat yang berkelanjutan untuk menghadirkan generasi yang lebih sehat dan siap menyongsong masa depan.

—-

Press Release juga sudah tayang di VRITIMES

  • Related Posts

    KAI Bandara Salurkan Bantuan Pendidikan untuk Anak-anak Panti Asuhan Al Washliyah Lubuk Pakam

    PT Railink atau KAI Bandara kembali menunjukkan kepedulian sosial melalui penyaluran bantuan pendidikan dan kebutuhan pokok kepada anak-anak di Panti Asuhan Al Washliyah Lubuk Pakam, Sumatera Utara. Kegiatan ini merupakan…

    Buktikan Daya Saing Global, Siswa BINUS SCHOOL Torehkan Nilai IB dan Cambridge di Atas Rata-Rata Dunia

    ●        Siswa BINUS SCHOOL mencatat prestasi akademik pada ujian internasional 2026, menegaskan komitmen BINUS SCHOOL dalam menghadirkan pendidikan internasional yang berkualitas. ●        IB Diploma Programme: Rata-rata nilai mata pelajaran siswa…

    Leave a Reply

    Your email address will not be published. Required fields are marked *

    CAPTCHA


    You Missed

    KAI Bandara Salurkan Bantuan Pendidikan untuk Anak-anak Panti Asuhan Al Washliyah Lubuk Pakam

    KAI Bandara Salurkan Bantuan Pendidikan untuk Anak-anak Panti Asuhan Al Washliyah Lubuk Pakam

    Buktikan Daya Saing Global, Siswa BINUS SCHOOL Torehkan Nilai IB dan Cambridge di Atas Rata-Rata Dunia

    Buktikan Daya Saing Global, Siswa BINUS SCHOOL Torehkan Nilai IB dan Cambridge di Atas Rata-Rata Dunia

    Pelindo Multi Terminal Perkuat Layanan Nonpetikemas Pelabuhan Belawan

    Pelindo Multi Terminal Perkuat Layanan Nonpetikemas Pelabuhan Belawan

    Bittime: Empat Faktor Ini Perlu Dicermati Investor Kripto di Q4 2026

    Bittime: Empat Faktor Ini Perlu Dicermati Investor Kripto di Q4 2026

    Triwulan III 2026, KA Sangkuriang Jadi Favorit Pengguna Jasa dengan Okupansi 240,53%

    Triwulan III 2026, KA Sangkuriang Jadi Favorit Pengguna Jasa dengan Okupansi 240,53%

    Cebuana Lhuillier Brings the Gold Standard of Excellence Closer to Its People Through ORO 2026

    Cebuana Lhuillier Brings the Gold Standard of Excellence Closer to Its People Through ORO 2026