Krakatau Steel dan Universitas Pertahanan Perkuat Sinergi Industri Strategis untuk Kemandirian Pertahanan Nasional

Cilegon, 22 Mei 2026 – PT Krakatau Steel (Persero) Tbk / Krakatau Steel Group (KRAS) menegaskan pentingnya penguatan sinergi antara industri strategis nasional dengan dunia akademik sebagai langkah nyata membangun kemandirian industri dan memperkuat ketahanan nasional Indonesia.

Komitmen tersebut
menjadi salah satu fokus utama dalam agenda industry
visit
dan kuliah umum bertajuk “Kuliah Kerja Dalam Negeri” bersama civitas akademika Universitas Pertahanan
Republik Indonesia di Cilegon pada hari ini.  Kegiatan ini tidak hanya menjadi ruang
pertukaran wawasan antara industri dan perguruan tinggi, tetapi juga bagian
dari upaya membangun ekosistem kolaborasi nasional yang mampu menjawab
tantangan geopolitik, ketahanan rantai pasok, hingga penguatan industri
pertahanan dalam negeri.

Industri Baja Jadi
Fondasi Kemandirian Pertahanan 

Direktur Infrastruktur
dan Operasi PT Krakatau Steel (Persero) Tbk, Sidik Darusulistyo, menegaskan
bahwa industri baja memiliki posisi fundamental dalam mendukung ketahanan dan
kemandirian bangsa, termasuk dalam menopang industri pertahanan nasional. 

“Penguatan industri
baja nasional tidak dapat dilakukan sendiri oleh sektor industri, melainkan
membutuhkan dukungan kolaborasi lintas sektor, termasuk perguruan tinggi
melalui pengembangan riset, inovasi teknologi, transformasi digital, hingga
peningkatan kualitas sumber daya manusia,” jelas Sidik.

Ia menambahkan bahwa Krakatau
Steel Group juga membuka ruang kolaborasi riset dan pengembangan dengan dunia
akademik guna memperkuat daya saing industri baja nasional di tengah tekanan global,
guna memperkuat ekosistem industri strategis nasional yang mandiri, inovatif,
dan berdaya saing global.

Kolaborasi Akademik dan
Industri Dinilai Semakin Krusial 

Sementara itu, Dekan
Fakultas Teknik dan Teknologi Pertahanan Universitas Pertahanan RI, Prof. Dr.
Henry Setiyanto, S.Si., M.T., menyampaikan bahwa tantangan global saat ini
menuntut adanya orkestrasi seluruh komponen bangsa, termasuk akademisi,
industri strategis, pemerintah, dan unsur pertahanan dalam membangun ketahanan
wilayah dan kemandirian nasional.

“Industri baja nasional
memiliki peran strategis dalam mendukung ekosistem pertahanan dan ketahanan
ekonomi nasional. Karena itu, perguruan tinggi tidak hanya berfungsi sebagai
pusat teori, tetapi juga harus mampu menjadi bagian dari solusi melalui
pengembangan riset terapan dan inovasi berbasis kebutuhan nasional,” jelasnya.

Ia menambahkan bahwa kolaborasi
antara dunia akademik dengan industri dinilai semakin penting dalam menciptakan
talenta unggul yang memahami keterkaitan antara teknologi, industri,
geopolitik, dan kepentingan strategis negara.

Sejalan dengan Asta
Cita

Adapun Dr. Akbar
Djohan, Direktur Utama PT Krakatau Steel (Persero) Tbk  yang juga sebagai menjabat sebagai Chairman
Indonesia Iron & Steel Industry Association (IISIA) serta Chairman Asosiasi
Logistik & Forwarder Indonesia (ALFI/ILFA) menegaskan penguatan
industri baja nasional sebagai bagian penting dari implementasi Asta Cita Presiden
RI, Prabowo Subianto, khususnya dalam mendorong hilirisasi industri, penguatan
ketahanan ekonomi, serta pembangunan industri strategis nasional yang mandiri
dan berdaya saing global.

Press Release juga sudah tayang di VRITIMES

  • Related Posts

    Mobilitas Komuter Bekasi–Jakarta Meningkat, LRT Jabodebek Tambah Kapasitas Pagi Hari

    PT KAI (Persero) melalui LRT Jabodebek melakukan uji coba pengoperasian Kereta Luar Biasa (KLB) relasi Jatimulya–Dukuh Atas BSI pada jam sibuk pagi untuk mengakomodasi meningkatnya mobilitas masyarakat menuju pusat aktivitas…

    PTPP Raih Proyek RSUD Mamuju Tengah Rp143,09 Miliar, Dukung Pemerataan Layanan Kesehatan dan Program Prioritas Presiden Prabowo

    Jakarta, 8 Juni 2026 – PT PP (Persero) Tbk (“PTPP”), perusahaan konstruksi dan investasi nasional di bawah naungan Danantara Indonesia, kembali memperkuat kontribusinya dalam pembangunan infrastruktur sosial melalui perolehan proyek…

    You Missed

    Bali Property Investors Face Growing Awareness Gap Over Rental Regulations

    Bali Property Investors Face Growing Awareness Gap Over Rental Regulations

    The Philippine Energy Crisis Nobody Wants to Be Accountable For

    The Philippine Energy Crisis Nobody Wants to Be Accountable For

    Mayfair Wellness Highlights Positive Skincare Experience of 56-Year-Old Client Through Advanced Facial Wellness Treatment

    Mayfair Wellness Highlights Positive Skincare Experience of 56-Year-Old Client Through Advanced Facial Wellness Treatment

    Mayfair Wellness Highlights Skincare Transformation Journey of 51-Year-Old Through Advanced Nutrition-Based Wellness

    Mayfair Wellness Highlights Skincare Transformation Journey of 51-Year-Old Through Advanced Nutrition-Based Wellness

    Mayfair Wellness Highlights Regenerative Wellness Benefits Through Inspiring Patient Story at 72

    Mayfair Wellness Highlights Regenerative Wellness Benefits Through Inspiring Patient Story at 72

    Mobilitas Komuter Bekasi–Jakarta Meningkat, LRT Jabodebek Tambah Kapasitas Pagi Hari

    Mobilitas Komuter Bekasi–Jakarta Meningkat, LRT Jabodebek Tambah Kapasitas Pagi Hari