COCONUT Computer Club Didukung Indigo Telkom Selenggarakan Kelas Backend REST API dengan Golang dan Perkenalkan Platform Apilogy di Makassar

COCONUT Computer Club bersama Indigo Telkom mengadakan COCONUT Open Class Batch 8 di IndigoHub Makassar, menghadirkan pelatihan backend REST API dengan Golang serta demo langsung platform Apilogy, Text-to-Speech, dan Object Detection bagi para peserta.

Makassar, 17 Oktober 2025 – IndigoHub Makassar kembali menjadi tempat bagi mahasiswa untuk memperluas pengetahuan teknologi melalui penyelenggaraan COCONUT Open Class Batch 8. Workshop yang diinisiasi oleh COCONUT Computer Club ini berfokus pada pengenalan backend development dengan bahasa pemrograman Golang, sekaligus memberikan kesempatan bagi peserta untuk belajar membangun REST API dari tahap dasar.

Sesi Hands-on membangun REST API

Dengan tema “Go REST, Go Fast: Membangun REST API dengan Golang”, kelas ini menghadirkan Musdalipa dan Syahrul Ramadhan sebagai pemateri, dipandu oleh Ahmad Fajrul sebagai moderator, serta diikuti oleh lebih dari 20 peserta. Melalui pendekatan praktis, peserta diperkenalkan pada konsep fundamental backend, lalu diarahkan untuk mencoba langsung membuat REST API sederhana yang dapat dikembangkan menjadi portofolio teknologi mereka.

Pada sesi ini, BCL IndigoHub Makassar bersama intern memperkenalkan marketplace API Telkom, Apilogy, sekaligus mendemonstrasikan bagaimana platform tersebut dapat dimanfaatkan baik sebagai publisher maupun developer. Peserta diperlihatkan secara langsung bagaimana Apilogy dapat mempercepat proses pengujian dan mendukung kolaborasi antar-developer. Selain itu, tim Indigo juga mendemonstrasikan API Text-to-Speech dan Object Detection untuk memberikan gambaran konkret cara penggunaannya, sehingga peserta terdorong untuk mengeksplorasi lebih jauh dan memanfaatkan berbagai API yang disediakan secara gratis.

Sesi pengenalan dan demo Apilogy, marketplace API by Telkom Indonesia

Patricia Eugene Gasperz, Senior Manager Indigo, kembali menegaskan pentingnya pelatihan seperti ini dalam membangun talenta digital di era ekonomi digital. “Kelas seperti ini bukan hanya mengajarkan teori, tapi juga membuka ruang eksplorasi. Telkom sendiri sudah memiliki platform bernama Apilogy, yang bisa membantu developer mendokumentasikan, mengelola, dan menggunakan API dengan lebih efisien. Semoga kedepannya, para peserta bisa ikut mencoba dan mengembangkannya dalam proyek mereka,” jelasnya.

Selain materi teknis, tim COCONUT juga memberikan benefit berupa modul pembelajaran, sertifikat, dan kesempatan memperluas relasi komunitas. Dengan pendekatan interaktif, peserta diharapkan tidak hanya memahami teori, tetapi juga siap mengaplikasikan keterampilan backend dalam pengembangan teknologi ke depan.

Salah satu peserta, Muh Anwar Syafriawan, mengungkapkan kesannya setelah mengikuti kelas ini. “Materi yang disampaikan sangat menarik. Saya mendapat pengalaman baru yang belum pernah saya pelajari di kampus, khususnya praktik membangun REST API dengan Golang, sekaligus bisa eksplore Apilogy” ujarnya.

Dengan semangat kolaborasi, kegiatan ini menjadi salah satu upaya dalam memperluas akses pembelajaran teknologi. COCONUT Open Class Batch 8 hadir sebagai pijakan awal bagi calon backend developer pemula untuk berkembang, percaya diri, dan terhubung dengan ekosistem digital di Makassar.

  • Related Posts

    Mengawal Anggaran Pendidikan, Komisi X Perjuangkan Kesejahteraan Guru dan Pendidikan Tanpa Biaya

    PARLEMENTARIA, Jakarta – Komisi X DPR RI menyetujui pagu anggaran Kementerian Pendidikan Dasar dan Menengah (Kemendikdasmen) dalam RAPBN Tahun Anggaran 2027 sebesar Rp61,1 triliun. Dalam persetujuan tersebut, Komisi X memberikan…

    Dari Mabar ke Komunitas: Pop Mie Campus Gaming Ground Hadir di IPB, Satukan Mahasiswa Bogor Lewat Esports

    Turnamen terbuka untuk mahasiswa ini hadir di awal tahun akademik. Membuka ruang bagi mahasiswa baru untuk membanun komunitas, mengasah kemampuan dan mengenal peluang karir di industri esports Bogor, 29 Agustus…

    You Missed

    Preparing for the biggest night of the year

    Preparing for the biggest night of the year

    Mengawal Anggaran Pendidikan, Komisi X Perjuangkan Kesejahteraan Guru dan Pendidikan Tanpa Biaya

    Mengawal Anggaran Pendidikan, Komisi X Perjuangkan Kesejahteraan Guru dan Pendidikan Tanpa Biaya

    Dari Mabar ke Komunitas: Pop Mie Campus Gaming Ground Hadir di IPB, Satukan Mahasiswa Bogor Lewat Esports

    Dari Mabar ke Komunitas: Pop Mie Campus Gaming Ground Hadir di IPB, Satukan Mahasiswa Bogor Lewat Esports

    Keselamatan Jadi Prioritas, KAI Daop 2 Bandung Tutup Perlintasan Sebidang Rawan dan Bangun Palang Pintu di Sejumlah Lokasi

    Keselamatan Jadi Prioritas, KAI Daop 2 Bandung Tutup Perlintasan Sebidang Rawan dan Bangun Palang Pintu di Sejumlah Lokasi

    PTPN I (Persero, Subholding Perkebunan Nusantara Perkuat Kolaborasi untuk Dukung Swasembada Pangan

    PTPN I (Persero, Subholding Perkebunan Nusantara Perkuat Kolaborasi untuk Dukung Swasembada Pangan

    Why Percentage Return Makes Trading Competitions More Accessible Than Capital-Based Challenges

    Why Percentage Return Makes Trading Competitions More Accessible Than Capital-Based Challenges