PTPN I (Persero, Subholding Perkebunan Nusantara Perkuat Kolaborasi untuk Dukung Swasembada Pangan

JAKARTA – Menteri Koordinator Bidang Pangan Republik Indonesia, Zulkifli Hasan, mendorong PT Perkebunan Nusantara I (Persero) untuk memperkuat kontribusinya dalam mendukung program swasembada pangan nasional melalui percepatan pengembangan komoditas perkebunan strategis, penguatan riset bibit unggul, serta optimalisasi pemanfaatan lahan.

Arahan tersebut disampaikan Zulkifli Hasan saat menerima jajaran Direksi PTPN I yang dipimpin Direktur Utama PTPN I, Dr. Abdul Rivai Ras, di Kantor Kementerian Koordinator Bidang Pangan, Jakarta.

Dalam pertemuan itu, Menko Pangan menegaskan bahwa keberhasilan mewujudkan swasembada pangan membutuhkan kolaborasi yang erat antara pemerintah, BUMN, lembaga riset, perguruan tinggi, dan pelaku usaha. Menurutnya, sektor perkebunan memiliki peran strategis dalam memperkuat ketahanan pangan sekaligus meningkatkan kesejahteraan masyarakat.

“Kita harus bergerak dalam satu barisan, bekerja sama, dan maju bersama. Komoditas perkebunan seperti kelapa, kakao, dan kopi memiliki potensi besar untuk meningkatkan nilai ekonomi masyarakat sekaligus mendukung ketahanan pangan nasional. Karena itu, pengembangannya harus dilakukan secara serius dan berkelanjutan,” ujar Zulkifli Hasan.

Ia menjelaskan, pemerintah terus mendorong penguatan ekosistem perkebunan melalui pengembangan bibit unggul, peningkatan produktivitas lahan, serta pemanfaatan inovasi dan teknologi. Sinergi dengan Badan Riset dan Inovasi Nasional (BRIN), perguruan tinggi, serta kementerian dan lembaga terkait dinilai menjadi faktor penting dalam mempercepat transformasi sektor perkebunan nasional.

Menurut Menko Pangan, PTPN I memiliki posisi strategis untuk menjadi pusat pengembangan komoditas perkebunan nasional, mulai dari penyediaan lahan riset, pengembangan kebun induk bibit unggul, hingga implementasi teknologi budidaya yang mampu meningkatkan produktivitas dan kualitas hasil perkebunan.

“PTPN I harus menjadi motor penggerak pengembangan perkebunan nasional. Hasil riset dan inovasi harus mampu meningkatkan produksi, memberikan manfaat ekonomi bagi masyarakat, sekaligus membuka peluang pengembangan kawasan agrowisata berbasis perkebunan,” katanya.

Menanggapi arahan tersebut, Direktur Utama PTPN I, Dr. Abdul Rivai Ras, menegaskan komitmen perusahaan untuk mendukung penuh agenda strategis pemerintah dalam memperkuat ketahanan dan swasembada pangan nasional.

“Arahan Bapak Menteri Koordinator Bidang Pangan menjadi penguatan bagi langkah transformasi yang sedang dijalankan PTPN I. Kami siap mempercepat pengembangan komoditas perkebunan strategis, memperkuat tata kelola, mengoptimalkan aset produktif, serta meningkatkan kolaborasi dengan berbagai pemangku kepentingan agar memberikan manfaat yang lebih besar bagi petani, masyarakat, dan perekonomian nasional,” ujar Abdul Rivai Ras.

Ia menambahkan, PTPN I akan terus mengembangkan komoditas unggulan seperti kelapa, kakao, kopi, tebu, teh, dan tembakau melalui pendekatan berbasis inovasi, hilirisasi, serta penerapan teknologi modern untuk meningkatkan produktivitas dan daya saing di pasar global.

Menurut Abdul Rivai Ras, transformasi yang dijalankan PTPN I tidak hanya berorientasi pada peningkatan kinerja perusahaan, tetapi juga diarahkan untuk memperkuat kontribusi BUMN perkebunan dalam mendukung program prioritas pemerintah, khususnya di bidang ketahanan pangan, hilirisasi, dan pemberdayaan masyarakat.

Melalui penguatan sinergi antara Kementerian Koordinator Bidang Pangan dan PTPN I, diharapkan pengembangan komoditas perkebunan strategis dapat berjalan lebih terintegrasi, memperkuat swasembada pangan nasional, meningkatkan nilai tambah hasil perkebunan, serta mendorong daya saing Indonesia sebagai salah satu negara agraris terkemuka di dunia.

Press Release juga sudah tayang di VRITIMES

  • Related Posts

    Holding Perkebunan Nusantara Perkuat Komitmen Pelestarian Lingkungan melalui Penanaman 1.000 Pohon di Gunung Mas

    Dalam menjalankan kegiatan operasional perkebunan, aspek lingkungan menjadi salah satu perhatian utama Holding Perkebunan Nusantara PTPN III (Persero). Corporate Secretary PTPN III (Persero), Bambang Hartawan mengatakan, Tanggung Jawab Sosial dan…

    Gambar Tanda Tangan di Internet dan Risiko Penyalahgunaannya

    Gambar tanda tangan yang tersebar di internet berisiko disalahgunakan untuk memalsukan dokumen tanpa sepengetahuan pemiliknya. Penggunaan tanda tangan digital bersertifikat dapat membantu mencegah pemalsuan serta memastikan keaslian dan keabsahan dokumen…

    Leave a Reply

    Your email address will not be published. Required fields are marked *

    CAPTCHA


    You Missed

    Holding Perkebunan Nusantara Perkuat Komitmen Pelestarian Lingkungan melalui Penanaman 1.000 Pohon di Gunung Mas

    Holding Perkebunan Nusantara Perkuat Komitmen Pelestarian Lingkungan melalui Penanaman 1.000 Pohon di Gunung Mas

    Gambar Tanda Tangan di Internet dan Risiko Penyalahgunaannya

    Gambar Tanda Tangan di Internet dan Risiko Penyalahgunaannya

    DJKA dan LRT Jabodebek Periksa Kesiapan Fasilitas Sarana & Prasarana Jelang Angkutan Nataru 2026/2027

    DJKA dan LRT Jabodebek Periksa Kesiapan Fasilitas Sarana & Prasarana Jelang Angkutan Nataru 2026/2027

    Sanct Social sets its ninth short film in a Johor Bahru home on Deepavali eve and uses it to teach four new features: Sancty’s schedule, community guest links, sleep music and Re-live

    Sanct Social sets its ninth short film in a Johor Bahru home on Deepavali eve and uses it to teach four new features: Sancty’s schedule, community guest links, sleep music and Re-live

    Happy Deepavali from Sanct Social: the app’s ninth short film brings two mothers who have never met into one chat, and shows what is new in version 1.2

    Happy Deepavali from Sanct Social: the app’s ninth short film brings two mothers who have never met into one chat, and shows what is new in version 1.2

    Selamat Hari Raya Deepavali dari Sanct Social: Episode 9 Pertemukan Dua Ibu yang Belum Pernah Bertemu dalam Satu Percakapan, Sekaligus Panduan Fitur Baru Versi 1.2

    Selamat Hari Raya Deepavali dari Sanct Social: Episode 9 Pertemukan Dua Ibu yang Belum Pernah Bertemu dalam Satu Percakapan, Sekaligus Panduan Fitur Baru Versi 1.2