Bitcoin Menuju US$100.000? BlackRock Dorong Lebih dari US$5 Miliar BTC Masuk ETF

Bitcoin kembali menjadi sorotan setelah langkah BlackRock memperlihatkan semakin kuatnya integrasi aset kripto dengan sistem keuangan tradisional. Melalui iShares Bitcoin Trust (IBIT), BlackRock telah memproses lebih dari US$5 miliar konversi Bitcoin langsung menjadi saham ETF.

Langkah tersebut memungkinkan pemegang Bitcoin memindahkan asetnya ke dalam ETF tanpa harus menjual BTC terlebih dahulu menjadi uang tunai. Di tengah harga Bitcoin yang berada di sekitar US$79.000, perkembangan ini kembali memunculkan spekulasi apakah BTC memiliki peluang untuk kembali menembus level psikologis US$100.000.

BlackRock Perluas Akses Konversi Bitcoin ke ETF

Salah satu perubahan penting terjadi pada Juli 2026 ketika BlackRock menurunkan batas minimum transaksi in-kind untuk IBIT dari US$25 juta menjadi US$1 juta. Artinya, mekanisme yang sebelumnya lebih terbatas bagi pemegang Bitcoin dengan aset sangat besar kini dapat menjangkau lebih banyak investor kaya, family office, maupun institusi.

Dalam mekanisme in-kind, investor menyerahkan Bitcoin secara langsung kepada ETF melalui pihak yang berwenang dan menerima saham ETF dengan nilai yang sesuai. Investor tidak perlu menjalani proses menjual BTC menjadi uang tunai kemudian membeli ETF kembali.

Perubahan ini menjadi semakin menarik karena investor tetap memperoleh eksposur terhadap Bitcoin, tetapi penyimpanannya berpindah dari kepemilikan langsung ke struktur ETF yang dikelola oleh institusi keuangan.

Lebih dari US$5 Miliar BTC Masuk IBIT

Menurut data yang dikutip Yahoo Finance dari Bloomberg, nilai konversi Bitcoin langsung ke IBIT kini telah melampaui US$5 miliar, naik dari lebih dari US$3 miliar pada Oktober 2025. Kepala digital assets BlackRock, Robbie Mitchnick, menilai aktivitas tersebut masih berpotensi terus berkembang seiring semakin luasnya akses.

IBIT sendiri telah berkembang menjadi salah satu produk Bitcoin terbesar di pasar. Aset bersihnya tercatat lebih dari US$60 miliar per 25 Agustus 2026, menunjukkan besarnya minat investor terhadap produk investasi Bitcoin berbentuk ETF.

Bagi investor institusional, ETF menawarkan alternatif terhadap tantangan menyimpan Bitcoin secara langsung, termasuk kebutuhan mengelola private key, wallet, serta risiko keamanan dan kustodian.

Apakah Bitcoin Bisa Kembali ke US$100.000?

Pergerakan dana menuju ETF menjadi salah satu alasan munculnya kembali optimisme terhadap Bitcoin. Selain konversi langsung, arus dana ke spot Bitcoin ETF juga disebut memperkuat argumen bahwa permintaan institusional terhadap BTC masih cukup kuat.

Bitcoin sempat menembus level di atas US$81.000 sebelum kembali diperdagangkan di sekitar US$79.000. Dari level tersebut, BTC membutuhkan kenaikan sekitar 27% untuk kembali mencapai US$100.000.

Sejumlah analis juga melihat potensi katalis dari kinerja Bitcoin pada kuartal keempat. Data historis sejak 2013 menunjukkan Bitcoin memiliki rata-rata return sekitar 77% pada tiga bulan terakhir tahun tersebut. Namun, pola historis tidak menjamin kinerja yang sama akan kembali terjadi. Pada kuartal IV 2025, misalnya, Bitcoin justru turun sekitar 23%.

Wall Street Makin Dekat dengan Bitcoin

Perkembangan IBIT menunjukkan perubahan besar dalam hubungan antara Bitcoin dan Wall Street. Aset yang awalnya dirancang sebagai alternatif terhadap sistem keuangan tradisional kini semakin banyak masuk melalui produk investasi yang dikelola institusi besar.

Tren tersebut bahkan mulai meluas ke aset kripto lainnya. Grayscale mencatat porsi in-kind Bitcoin dalam gross creations meningkat dari 28% pada Maret menjadi 62% pada Juni. Bitwise juga telah mendukung mekanisme serupa untuk Bitcoin, Ethereum, dan Solana.

Jika tren ini terus berkembang, meningkatnya akses institusional dapat menjadi salah satu faktor yang mendukung permintaan Bitcoin. Namun, investor tetap perlu memperhatikan volatilitas, kondisi likuiditas global, serta sentimen pasar sebelum menganggap US$100.000 sebagai target yang pasti.

Ikuti pergerakan Bitcoin (BTC) dan saham teknologi Amerika lainnya melalui aplikasi Nanovest. Dapatkan juga update terbaru mengenai AI, saham AS, earnings, dan sentimen Wall Street lewat News serta Artikel Tips Nanovest.

Press Release juga sudah tayang di VRITIMES

  • Related Posts

    Hari Pelanggan Nasional 2026, Jasa Marga Berkomitmen Perkuat Layanan Berbasis Suara Pengguna

    Jakarta (04/09), PT Jasa Marga (Persero) Tbk terus memperkuat kualitas layanan jalan tol dengan menjadikan masukan pengguna sebagai bagian dari evaluasi dan pengembangan layanan jalan tol. Momentum Hari Pelanggan Nasional…

    Biasakan Menabung pada Generasi Muda, Raya Active Fitur Terbaru dari Bank Raya Raih Penghargaan

    PT Bank Raya Indonesia Tbk kembali mendapatkan apresiasi atas komitmennya dalam menghadirkan inovasi digital melalui Anugerah Inovasi Indonesia Awards 2026 oleh IDX Channel. PT Bank Raya Indonesia Tbk kembali mendapatkan…

    Leave a Reply

    Your email address will not be published. Required fields are marked *

    CAPTCHA


    You Missed

    Assess by Lapa Labs: how we read AI skill inside your actual work

    Assess by Lapa Labs: how we read AI skill inside your actual work

    Design WAH! 2026 Puts the Commercial Potential of Singapore-Based Emerging Design IP in Focus

    Design WAH! 2026 Puts the Commercial Potential of Singapore-Based Emerging Design IP in Focus

    Hari Pelanggan Nasional 2026, Jasa Marga Berkomitmen Perkuat Layanan Berbasis Suara Pengguna

    Hari Pelanggan Nasional 2026, Jasa Marga Berkomitmen Perkuat Layanan Berbasis Suara Pengguna

    Biasakan Menabung pada Generasi Muda, Raya Active Fitur Terbaru dari Bank Raya Raih Penghargaan

    Biasakan Menabung pada Generasi Muda, Raya Active Fitur Terbaru dari Bank Raya Raih Penghargaan

    Design WAH! 2026 Soroti Peluang Baru untuk Mengembangkan Ide Kreatif Menjadi IP Bernilai Komersial

    Design WAH! 2026 Soroti Peluang Baru untuk Mengembangkan Ide Kreatif Menjadi IP Bernilai Komersial

    Rayakan Tradisi Mooncakes Festival di PIK Avenue

    Rayakan Tradisi Mooncakes Festival di PIK Avenue