Berhasil Jangkau 40.000 Peserta Skrining Demensia Gratis, Prodia Tambah Target 20.000 Peserta di 2026

Jakarta, 9 Februari 2026 – PT Prodia Widyahusada Tbk (Kode Saham: PRDA) kembali menyelenggarakan Program Skrining Demensia Gratis pada tahun 2026, sebagai respons atas tingginya partisipasi dan antusiasme masyarakat pada pelaksanaan program ini di tahun 2024–2025 yang berhasil menjangkau 40.000 peserta di seluruh Indonesia. Program ini ditujukan bagi masyarakat usia lanjut dan menargetkan 20.000 peserta di berbagai wilayah Indonesia. Melalui keberlanjutan inisiatif ini, Prodia menegaskan komitmennya dalam mendorong deteksi dini gangguan kognitif, sekaligus mengimplementasikan pilar keberlanjutan Environmental, Social, and Governance (ESG), khususnya aspek sosial melalui Promoting Healthcare Services for All, yang sejalan dengan Tujuan Pembangunan Berkelanjutan (SDGs) nomor 3, Good Health and Well-Being.

Demensia merupakan kondisi penurunan fungsi kognitif, termasuk daya ingat, kemampuan berpikir, dan pemahaman bahasa, yang dapat memengaruhi kemandirian serta kualitas hidup seseorang. Oleh karena itu, deteksi dini menjadi krusial untuk mendukung langkah pencegahan yang lebih optimal dan penanganan yang tepat sejak awal. Berdasarkan data Alzheimer’s Disease International, sekitar 55 juta orang di dunia saat ini hidup dengan demensia dan jumlah tersebut diperkirakan meningkat hingga tiga kali lipat pada tahun 2050. Di Indonesia sendiri, jumlah pengidap demensia diperkirakan telah mencapai lebih dari 1,2 juta orang, sehingga diperlukan peningkatan kesadaran dan akses terhadap deteksi dini demensia di masyarakat.

Direktur Business & Marketing Prodia, Indriyanti Rafi Sukmawati menyampaikan “Keberhasilan Program Skrining Demensia ini tidak terlepas dari tingginya keinginan dan antusiasme masyarakat sejak pertama kali program ini kami laksanakan. Hal ini menandakan semakin tingginya tingkat kesadaran masyarakat, khususnya kelompok usia lanjut, terhadap risiko demensia serta kesadaran akan pentingnya deteksi dini sebagai langkah pencegahan untuk menjaga kualitas hidup di usia lanjut,” ujar Indriyanti.

Pada 2026, Prodia kembali menyelenggarakan Program Skrining Demensia Gratis bagi masyarakat berusia 50 tahun ke atas di cabang Klinik Prodia. Skrining dilakukan secara bertahap, diawali dengan Kuesioner AD-8 INA dan dilanjutkan dengan pemeriksaan MOCA-INA oleh dokter Prodia bagi peserta dengan skor ≥2. Peserta yang terindikasi mengalami penurunan fungsi kognitif akan diarahkan untuk pemeriksaan lanjutan dan konsultasi dengan dokter spesialis saraf atau internis geriatri di Prodia Senior Health Centre yang tersedia di Jakarta, Surabaya, dan Makassar. Sepanjang 2025, program ini menjangkau hampir 30.000 peserta atau mencapai lebih dari 140% dari jumlah peserta yang ditargetkan yaitu sebanyak 20.000 orang. Hal ini mengalami peningkatan jumlah peserta yang cukup signifikan dari tahun sebelumnya yang menjangkau sekitar 10.000 peserta. Capaian ini diperkuat melalui berbagai kegiatan edukasi publik untuk meningkatkan kesadaran akan pentingnya deteksi dini demensia.

Dalam kesempatan yang sama, AVP Business Prodia, Indri Marya Wulandari, menambahkan bahwa melalui program ini, peserta tidak hanya memperoleh layanan pemeriksaan, tetapi juga edukasi lanjutan serta rujukan untuk konsultasi dan pemeriksaan lebih lanjut sesuai kebutuhan. “Kami berharap inisiatif ini dapat mendorong masyarakat untuk lebih peduli terhadap kesehatan otak dan mengambil langkah preventif guna menurunkan risiko demensia,” ujarnya.

Prodia terus memperkuat berbagai program keberlanjutan yang berorientasi pada peningkatan literasi kesehatan dan pemerataan akses layanan medis bagi masyarakat. Upaya ini diwujudkan melalui pengembangan layanan kesehatan berbasis personalized medicine, termasuk melalui Prodia Senior Health Centre, yang mengedepankan pendekatan perawatan terpadu sesuai kebutuhan masing-masing individu. Melalui keberlanjutan dan perluasan cakupan inisiatif tersebut, Prodia berharap dapat mendorong masyarakat untuk lebih proaktif menjaga fungsi kognitif otak, memanfaatkan deteksi dini, serta menerapkan langkah-langkah pencegahan demi menurunkan risiko demensia dan mendukung kualitas hidup yang lebih optimal.

#Prodia #SkriningDemensia #KesehatanOtak #DeteksiDini

Press Release juga sudah tayang di VRITIMES

  • Related Posts

    KAI Bandara Perluas Jangkauan ke Lubuk Pakam, Sinergi dengan KAI dan DJKA Tingkatkan Aksesibilitas Masyarakat

    PT Railink (KAI Bandara) resmi memperluas layanan transportasi publik berbasis kereta api di Sumatera Utara dengan menghadirkan layanan hingga Stasiun Lubuk Pakam. Pengoperasian layanan baru ini merupakan hasil sinergi antara…

    Indonesia Joins Lineup of the Largest-Ever International Rubber Glove Showcase to be Held in Kuala Lumpur

    12th IRGCE 2026 Reaches Historic 600-Booth Milestone Ahead of September Event Kuala Lumpur, 30 June 2026 — The 12th International Rubber Glove Conference and Exhibition (12th IRGCE 2026) theme “Synergising…

    You Missed

    REURASIA brings verified fuel-saving technology to Philippine shipping after MARINA PhilMarine forum

    REURASIA brings verified fuel-saving technology to Philippine shipping after MARINA PhilMarine forum

    KAI Bandara Perluas Jangkauan ke Lubuk Pakam, Sinergi dengan KAI dan DJKA Tingkatkan Aksesibilitas Masyarakat

    KAI Bandara Perluas Jangkauan ke Lubuk Pakam, Sinergi dengan KAI dan DJKA Tingkatkan Aksesibilitas Masyarakat

    Global Glove Makers Join the Largest-Ever International Rubber Glove Showcase to be Held in Kuala Lumpur

    Global Glove Makers Join the Largest-Ever International Rubber Glove Showcase to be Held in Kuala Lumpur

    Singapore Joins Lineup of the Largest-Ever International Rubber Glove Showcase to be Held in Kuala Lumpur

    Singapore Joins Lineup of the Largest-Ever International Rubber Glove Showcase to be Held in Kuala Lumpur

    Indonesia Joins Lineup of the Largest-Ever International Rubber Glove Showcase to be Held in Kuala Lumpur

    Indonesia Joins Lineup of the Largest-Ever International Rubber Glove Showcase to be Held in Kuala Lumpur

    India dan Indonesia: Hubungan Kuno yang Terjalin Melalui Sejarah, Budaya, dan Kehidupan Sehari-hari

    India dan Indonesia: Hubungan Kuno yang Terjalin Melalui Sejarah, Budaya, dan Kehidupan Sehari-hari