Dukung OJK dan AAJI, Prudential Syariah Perkuat Literasi untuk Mahasiswa UNAIR

Surabaya, 13 Agustus 2026 — PT Prudential Sharia Life Assurance (Prudential
Syariah) memperkuat komitmen investasi sosialnya melalui Literasi dan Inklusi
Keuangan bagi generasi muda serta Industry Social Responsibility (ISR) bagi
masyarakat produktif — dua wujud kehadiran di berbagai lapisan kehidupan
masyarakat Indonesia. Rangkaian ini dimulai dengan edukasi perencanaan keuangan
dan perlindungan berbasis prinsip syariah bagi 700 mahasiswa Universitas
Airlangga, Surabaya, berkolaborasi bersama Asosiasi Asuransi Jiwa Indonesia (AAJI).

Penguatan literasi bagi generasi muda kian mendesak.
Indonesia Millennial & Gen Z Report¹ mencatat lebih dari 66% generasi muda
menghadapi kesulitan finansial akibat kenaikan biaya hidup dan stagnasi upah.
Tanpa perencanaan yang memadai sejak dini, mereka berisiko menjadi sandwich
generation
— menanggung kebutuhan diri sendiri sekaligus keluarga di
generasi atas dan bawah.

Kebutuhan
tersebut semakin terasa pada keuangan syariah. Survei Nasional Literasi dan
Inklusi Keuangan (SNLIK) 2026 dari Otoritas Jasa Keuangan (OJK) mencatat indeks
literasi keuangan syariah baru 43,07% dengan inklusi 13,24%, jauh di bawah
indeks nasional yang mencapai 69,57% dan 93,61%. Pada kelompok usia mahasiswa
(18–25 tahun), literasi tercatat 73,32% dan inklusi 95,69%. Generasi muda sudah
terbiasa dengan layanan keuangan, namun pemahaman terhadap prinsip syariah
masih perlu diperkuat. Untuk itu, Prudential Syariah terus aktif menghadirkan
kegiatan literasi keuangan bagi generasi muda guna mendorong peningkatan angka
literasi dan inklusi keuangan syariah di Indonesia.

Vivin
Arbianti Gautama, Chief Customer & Marketing Officer Prudential Syariah,
mengatakan, “Generasi muda hari ini tumbuh bersama teknologi dan cepat
mengakses layanan keuangan, tetapi kecepatan itu belum selalu diimbangi
pemahaman yang memadai. Karena
itu kami hadir langsung di kampus, membekali mereka dengan perencanaan
keuangan, manajemen risiko, dan perlindungan berbasis prinsip syariah. Dengan
bekal sejak dini, generasi inilah yang akan menentukan arah ekonomi Indonesia —
dan mampu menjaga janji-janji mereka, kepada diri sendiri maupun keluarga yang
kelak mereka lindungi.”

Kegiatan ini melanjutkan kolaborasi Prudential Syariah
dengan institusi pendidikan tinggi, antara lain Universitas Indonesia, UIN di
Jakarta, Banten, dan Purwokerto, serta UHAMKA dan Universitas Muhammadiyah
Purwokerto. Sepanjang 2025, lebih dari 1 juta individu telah menerima manfaat
dari program literasi dan inklusi keuangan syariah Prudential Syariah bersama
organisasi muslim, universitas, dan komunitas — diperluas secara digital
melalui Sharia Knowledge Centre (SKC) bagi masyarakat luas.

Komitmen yang sama hadir di luar ruang kelas. Bagi
masyarakat yang menjaga sumber penghidupannya, Prudential Syariah berkontribusi
melalui ISR bagi petambak garam di Jawa Timur — penyediaan sarana penutup
tambak (geomembrane) yang melindungi proses produksi dari paparan air laut dan
cuaca yang memengaruhi kualitas panen. “Perlindungan yang kami hadirkan
tidak berhenti pada solusi finansial, tetapi juga edukasi dan pemberdayaan yang
manfaatnya dirasakan langsung oleh masyarakat,” ujar Vivin.

Seluruh inisiatif ini berjalan dalam semangat Janji Jadi
Nyata — keyakinan bahwa setiap orang berhak menjaga janji kepada yang paling
mereka cintai. Baik mahasiswa yang merencanakan masa depan maupun petambak
garam yang menjaga penghidupan keluarganya, Prudential Syariah hadir untuk
melindungi yang nomor satu di hati mereka — agar setiap janji bisa jadi nyata.

Press Release juga sudah tayang di VRITIMES

  • Related Posts

    SINERGI SUCOFINDO-SUKAWA EDUPARK: WUJUDKAN PUSAT PETERNAKAN BERKELANJUTAN DARI HULU HINGGA HILIR

    Magelang, 13 Agustus 2026 – PT SUCOFINDO (PERSERO) terus memperkuat komitmennya dalam mendorong pemberdayaan masyarakat yang berkelanjutan melalui program Tanggung Jawab Sosial dan Lingkungan (TJSL). Salah satunya diwujudkan melalui kolaborasi…

    Bank Sentral Didorong Perkuat Cadangan Emas, RI Punya 3.600 Ton

    JAKARTA — Indonesia memiliki cadangan emas sekitar 3.600 ton dan menempati posisi keempat dunia sebagai negara dengan cadangan terbesar. Namun, emas yang tercatat sebagai cadangan moneter Bank Indonesia (BI) baru…

    Leave a Reply

    Your email address will not be published. Required fields are marked *

    CAPTCHA


    You Missed

    SINERGI SUCOFINDO-SUKAWA EDUPARK: WUJUDKAN PUSAT PETERNAKAN BERKELANJUTAN DARI HULU HINGGA HILIR

    SINERGI SUCOFINDO-SUKAWA EDUPARK: WUJUDKAN PUSAT PETERNAKAN BERKELANJUTAN DARI HULU HINGGA HILIR

    Bank Sentral Didorong Perkuat Cadangan Emas, RI Punya 3.600 Ton

    Bank Sentral Didorong Perkuat Cadangan Emas, RI Punya 3.600 Ton

    Lampung Selatan Jadi Lokasi Relawan Bakti BUMN 2026, PTPN Group dan InJourney Group Siap Bersinergi

    Lampung Selatan Jadi Lokasi Relawan Bakti BUMN 2026, PTPN Group dan InJourney Group Siap Bersinergi

    BP Tapera Perkuat Sinergi Perumahan melalui REI Kalsel Expo ke-20

    BP Tapera Perkuat Sinergi Perumahan melalui REI Kalsel Expo ke-20

    BP Tapera Tinjau Mahantas Modern Land, Pekerja Muda Belum Menikah Sudah Miliki Rumah

    BP Tapera Tinjau Mahantas Modern Land, Pekerja Muda Belum Menikah Sudah Miliki Rumah

    From infection to protection: Could mosquitoes help eradicate malaria?

    From infection to protection: Could mosquitoes help eradicate malaria?