Dari Risk High Menuju Transformasi Hijau, PT PP Tegaskan Komitmen Jadikan ESG sebagai DNA Bisnis

Jakarta, 6 Mei 2026 – PT PP (Persero) Tbk (“PTPP”), perusahaan konstruksi dan investasi nasional di bawah naungan Danantara Indonesia menegaskan komitmennya dalam memperkuat transformasi keberlanjutan seiring capaian ESG Risk Rating 2025 dari Sustainalytics dengan skor 32,3. Capaian tersebut melanjutkan tren perbaikan konsisten dalam tiga tahun terakhir, dari 39,5 pada 2023, menjadi 36,9 pada 2024, hingga 32,3 pada 2025. Dalam metodologi Sustainalytics, skor yang lebih rendah menunjukkan tingkat risiko ESG yang semakin terkendali (Lower Risk is Better). Perbaikan bertahap ini mencerminkan penguatan sistem manajemen risiko, tata kelola, serta integrasi prinsip keberlanjutan dalam strategi bisnis perusahaan.

Corporate Secretary PTPP Joko Raharjo menyampaikan bahwa peningkatan tersebut merupakan bagian dari transformasi terstruktur yang dijalankan secara berkelanjutan. “Perbaikan skor Sustainalytics ini menunjukkan bahwa ESG telah terintegrasi dalam manajemen risiko dan strategi bisnis PTPP. Kami memastikan setiap proyek tidak hanya memenuhi standar kualitas konstruksi, tetapi juga memperhatikan aspek tata kelola, keselamatan, serta dampak lingkungan dan sosial,” ujar Joko.

ESG Sebagai Pilar Strategis 

Industri konstruksi memiliki eksposur risiko lingkungan dan sosial yang tinggi, mulai dari emisi karbon, pengelolaan limbah, keselamatan kerja, hingga tata kelola rantai pasok. Untuk itu, PTPP menjalankan transformasi melalui sejumlah inisiatif strategis, antara lain:

• Pembentukan Komite ESG di tingkat korporasi
• Implementasi Roadmap ESG 2024–2028
• Integrasi ESG dalam Enterprise Risk Management (ERM)
• Penerapan prinsip Green Construction secara sistematis
• Digitalisasi monitoring melalui dashboard ESG dan GREENV Platform

Pendekatan berbasis data dan sistem manajemen terintegrasi menjadi fondasi utama dalam memastikan konsistensi implementasi di seluruh lini operasional. “Kami memandang ESG sebagai bagian dari sistem pengelolaan risiko perusahaan. Pendekatan ini memungkinkan perusahaan melakukan identifikasi, mitigasi, serta evaluasi kinerja keberlanjutan secara terukur dan transparan,” tambahnya.

Penguatan Implementasi ESG 2026

Memasuki 2026, PTPP menargetkan perluasan implementasi ESG ke entitas anak usaha, penguatan pengukuran emisi Scope 1, 2, dan 3, serta peningkatan efisiensi energi dan material di proyek-proyek strategis.

Langkah ini juga selaras dengan penguatan tata kelola perusahaan yang transparan dan akuntabel, serta komitmen perusahaan dalam menciptakan nilai jangka panjang bagi seluruh pemangku kepentingan.

Dengan tren perbaikan yang konsisten, PTPP terus memperkuat posisinya sebagai perusahaan konstruksi yang berorientasi pada pembangunan berkelanjutan dan pengelolaan risiko yang terintegrasi.

–SELESAI– 

Press Release juga sudah tayang di VRITIMES

  • Related Posts

    KAI Logistik Perkuat Angkutan KA Kontainer sebagai Solusi Logistik Berkelanjutan

    PT Kereta Api Logistik (KAI Logistik) terus memperkuat layanan Kereta Api (KA) kontainer sebagai bagian dari pengembangan segmen KA Multikomoditi sekaligus mendukung terciptanya ekosistem logistik nasional yang lebih efisien dan…

    Glow Society Makin Seru di K Mall at Menara Jakarta

    K Mall at Menara Jakarta menghadirkan Glow Society, rangkaian aktivitas yang berlangsung pada 11 September hingga 4 Oktober 2026. Mengusung semangat Discover Your Inner Glow, Glow Society mengajak pengunjung menikmati…

    You Missed

    KAI Logistik Perkuat Angkutan KA Kontainer sebagai Solusi Logistik Berkelanjutan

    KAI Logistik Perkuat Angkutan KA Kontainer sebagai Solusi Logistik Berkelanjutan

    Glow Society Makin Seru di K Mall at Menara Jakarta

    Glow Society Makin Seru di K Mall at Menara Jakarta

    Bea Cukai Indonesia Semakin Digital. Mampukah Sistem Bisnis Mengimbanginya?

    Bea Cukai Indonesia Semakin Digital. Mampukah Sistem Bisnis Mengimbanginya?

    Gelar ICCE 2026, ICCA Hadirkan Konferensi Layanan Pelanggan dan Pameran Teknologi di Jakarta

    Gelar ICCE 2026, ICCA Hadirkan Konferensi Layanan Pelanggan dan Pameran Teknologi di Jakarta

    Laba BRI Finance Melesat 89% hingga Juli 2026

    Laba BRI Finance Melesat 89% hingga Juli 2026

    Laba BRI Finance Melonjak 91,2% hingga Semester I2026, Ditopang Segmen Ini

    Laba BRI Finance Melonjak 91,2% hingga Semester I2026, Ditopang Segmen Ini