Perkuat Konektivitas Menuju Kawasan Wisata Unggulan, Jasa Marga Pastikan Kesiapan Akses Ratu Boko Jalan Tol Jogja-Solo

Jakarta (23/04), Direktur Utama PT Jasa Marga (Persero) Tbk Rivan A. Purwantono didampingi Direktur Pengembangan Usaha Jasa Marga Ari Respati dan Direktur Operasi Jasa Marga Fitri Wiyanti meninjau progres proyek pembangunan Jalan Tol Solo-Yogyakarta-NYIA Kulonprogo (Jogja-Solo) segmen Prambanan-Purwomartani, pada Rabu (22/04). Turut hadir dalam tinjauan tersebut Direktur Utama PT Jasamarga Jogja Solo (JMJ) Rudy Hardiansyah, Kepala Bidang Bina Marga, Dinas Pekerjaan Umum, Perumahan dan Energi Sumber Daya Mineral (PUPESDM) DIY Tri Murtoposidi, serta Ketua Tim Pembangunan Jalan Tol, Bidang Pembangunan Jalan Jembatan, Balai Besar Pelaksanaan Jalan Nasional Jawa Tengah-DIY Zulaikha Budi Astuti.

“Kunjungan ini sebagai tindak lanjut hasil rapat pembahasan permohonan percepatan pembangunan akses Bokoharjo Jalan Tol Jogja-Solo yang ditargetkan dapat mendukung kesiapan operasional Natal dan Tahun Baru (Nataru) 2026/2027 serta Lebaran 2027,” ujar Rivan.

Rivan menambahkan, Jasa Marga berkomitmen untuk mempercepat penyediaan akses menuju kawasan Bokoharjo sebagai pintu masuk ke destinasi wisata Ratu Boko, sehingga dapat meningkatkan kemudahan mobilitas masyarakat sekaligus mendukung pertumbuhan sektor pariwisata.

Akses tersebut rencananya akan dikembangkan sebagai Exit Gerbang Tol (GT) Purwomartani dengan panjang sekitar 1,95 KM yang mengarah ke wilayah Bokoharjo. Kehadiran akses nantinya diharapkan menjadi solusi dalam mengantisipasi potensi kepadatan lalu lintas di jalan nasional Yogyakarta–Solo, serta meningkatkan kenyamanan dan efisiensi waktu tempuh bagi pengguna jalan.

Saat ini, proses persiapan lahan untuk mendukung pembangunan akses telah mulai dilakukan sebagai bagian dari tahapan awal proyek. Sementara itu, berdasarkan data hingga 15 April 2026, secara keseluruhan progres konstruksi Jalan Tol Jogja-Solo Segmen Prambanan-Purwomartani telah mencapai 94,8%. Jasa Marga memastikan seluruh proses berjalan sesuai dengan ketentuan yang berlaku dengan tetap mengedepankan prinsip tata kelola perusahaan yang baik.

Melalui pengembangan akses ini, Jasa Marga menegaskan perannya sebagai penggerak konektivitas nasional yang tidak hanya meningkatkan kelancaran mobilitas, tetapi juga memberikan dampak ekonomi yang nyata. Selain dapat mengurangi beban lalu lintas di jalur arteri, kehadiran konektivitas langsung menuju kawasan wisata unggulan Ratu Boko melalui akses GT Purwomartani diharapkan mampu meningkatkan arus kunjungan wisatawan, mendorong pertumbuhan pelaku usaha lokal, serta membuka peluang ekonomi baru bagi masyarakat sekitar sehingga memperkuat kontribusi infrastruktur jalan tol dalam mendukung pertumbuhan ekonomi daerah dan nasional secara berkelanjutan.

Press Release juga sudah tayang di VRITIMES

  • Related Posts

    Mengawal Anggaran Pendidikan, Komisi X Perjuangkan Kesejahteraan Guru dan Pendidikan Tanpa Biaya

    PARLEMENTARIA, Jakarta – Komisi X DPR RI menyetujui pagu anggaran Kementerian Pendidikan Dasar dan Menengah (Kemendikdasmen) dalam RAPBN Tahun Anggaran 2027 sebesar Rp61,1 triliun. Dalam persetujuan tersebut, Komisi X memberikan…

    Dari Mabar ke Komunitas: Pop Mie Campus Gaming Ground Hadir di IPB, Satukan Mahasiswa Bogor Lewat Esports

    Turnamen terbuka untuk mahasiswa ini hadir di awal tahun akademik. Membuka ruang bagi mahasiswa baru untuk membanun komunitas, mengasah kemampuan dan mengenal peluang karir di industri esports Bogor, 29 Agustus…

    You Missed

    Preparing for the biggest night of the year

    Preparing for the biggest night of the year

    Mengawal Anggaran Pendidikan, Komisi X Perjuangkan Kesejahteraan Guru dan Pendidikan Tanpa Biaya

    Mengawal Anggaran Pendidikan, Komisi X Perjuangkan Kesejahteraan Guru dan Pendidikan Tanpa Biaya

    Dari Mabar ke Komunitas: Pop Mie Campus Gaming Ground Hadir di IPB, Satukan Mahasiswa Bogor Lewat Esports

    Dari Mabar ke Komunitas: Pop Mie Campus Gaming Ground Hadir di IPB, Satukan Mahasiswa Bogor Lewat Esports

    Keselamatan Jadi Prioritas, KAI Daop 2 Bandung Tutup Perlintasan Sebidang Rawan dan Bangun Palang Pintu di Sejumlah Lokasi

    Keselamatan Jadi Prioritas, KAI Daop 2 Bandung Tutup Perlintasan Sebidang Rawan dan Bangun Palang Pintu di Sejumlah Lokasi

    PTPN I (Persero, Subholding Perkebunan Nusantara Perkuat Kolaborasi untuk Dukung Swasembada Pangan

    PTPN I (Persero, Subholding Perkebunan Nusantara Perkuat Kolaborasi untuk Dukung Swasembada Pangan

    Why Percentage Return Makes Trading Competitions More Accessible Than Capital-Based Challenges

    Why Percentage Return Makes Trading Competitions More Accessible Than Capital-Based Challenges