PURAGRAPH VOL. I: MENGHUBUNGKAN WARISAN SEJARAH DAN GENERASI MUDA MELALUI SILUET ARSITEKTUR HERITAGE BELANDA

JAKARTA, 10 April 2026 – Membawa akar DNA jenama Purana yang selama ini dikenal teguh melestarikan budaya, flora, dan fauna alam Indonesia, kini hadir sebuah evolusi baru di bawah naungan jenama Puragraph. Dengan napas dan misi pelestarian yang sama, Puragraph menerjemahkan nilai historis warisan Nusantara dengan cara yang sama sekali berbeda: mengadaptasi kemegahan siluet bangunan heritage dan arsitektur peninggalan kolonial Belanda di Indonesia ke dalam bentuk kemeja dekonstruktif (deconstructed shirts) yang modern.

Menahkodai visi baru ini adalah Maritza Putri (25 tahun), generasi penerus kedua dari Purana yang kini mengambil peran sebagai Lead Designer Puragraph. Mewakili suara Gen Z, arahan kreatif Putri membawa sebuah misi dan harapan besar: agar DNA pelestarian budaya Purana dapat terus diteruskan, dihargai, dan dicintai oleh generasi muda. Lahir dan dibesarkan di Solo—kota yang sarat akan sejarah—Putri sejak kecil terbiasa hidup berdampingan dengan megahnya arsitektur Indische peninggalan kolonial Belanda, mulai dari Benteng Vastenburg hingga Loji Gandrung. Rekaman memori visual dari masa kecilnya inilah yang kemudian ia tuangkan ke dalam koleksi perdananya.

Sebagai koleksi perdananya, Puragraph Vol. I hadir mendobrak pakem dengan palet warna yang sangat esensial dan minimalis, yakni hanya menggunakan warna dasar hitam dan putih. Pendekatan monokromatik ini dipilih untuk menonjolkan kekuatan struktur, garis batas, dan konstruksi busana yang terinspirasi langsung dari bentuk-bentuk arsitektur Indische dan Art Deco bersejarah tersebut.

Merayakan Hari Kartini, koleksi Puragraph Vol. I juga membawa napas emansipasi melalui rancangannya. Koleksi kemeja oversized dan dekonstruktif ini secara sadar mendobrak pakem busana heritage yang konvensional, menawarkan kebebasan bergerak tanpa batas bagi para perempuan modern. Siluetnya yang asimetris dan tegas merepresentasikan karakter perempuan masa kini yang mandiri, kuat, dan berani tampil beda.

“Sebagai desainer dari Gen Z yang tumbuh di Solo, saya terbiasa melihat keindahan bangunan-bangunan heritage kolonial di sekitar saya. Melalui Puragraph, saya ingin merayakan semangat Kartini modern—perempuan yang berani mendobrak batas dan menciptakan sejarahnya sendiri,” ungkap Maritza Putri, Lead Designer Puragraph. “Puragraph Vol. I adalah sebuah kanvas yang mengeksplorasi gagasan tentang struktur dan kebebasan. Kami menerjemahkan pilar-pilar kokoh peninggalan masa lalu menjadi busana yang memberikan ruang bagi pemakainya untuk bergerak bebas dan mandiri.”

Melalui Puragraph Vol. I, elemen-elemen arsitektural yang megah dari masa lalu—seperti garis fasad geometris, pilar tinggi, dan jendela louver (jalusi)—dijahit kembali menjadi karya busana bersiluet longgar, asimetris, dan berstruktur unik. Pendekatan dekonstruktif ini menghadirkan pernyataan mode (fashion statement) yang cerdas dan modern, sekaligus menjadi jembatan yang menghubungkan anak muda dengan sejarahnya.

Press Release juga sudah tayang di VRITIMES

  • Related Posts

    Mengawal Anggaran Pendidikan, Komisi X Perjuangkan Kesejahteraan Guru dan Pendidikan Tanpa Biaya

    PARLEMENTARIA, Jakarta – Komisi X DPR RI menyetujui pagu anggaran Kementerian Pendidikan Dasar dan Menengah (Kemendikdasmen) dalam RAPBN Tahun Anggaran 2027 sebesar Rp61,1 triliun. Dalam persetujuan tersebut, Komisi X memberikan…

    Dari Mabar ke Komunitas: Pop Mie Campus Gaming Ground Hadir di IPB, Satukan Mahasiswa Bogor Lewat Esports

    Turnamen terbuka untuk mahasiswa ini hadir di awal tahun akademik. Membuka ruang bagi mahasiswa baru untuk membanun komunitas, mengasah kemampuan dan mengenal peluang karir di industri esports Bogor, 29 Agustus…

    You Missed

    Preparing for the biggest night of the year

    Preparing for the biggest night of the year

    Mengawal Anggaran Pendidikan, Komisi X Perjuangkan Kesejahteraan Guru dan Pendidikan Tanpa Biaya

    Mengawal Anggaran Pendidikan, Komisi X Perjuangkan Kesejahteraan Guru dan Pendidikan Tanpa Biaya

    Dari Mabar ke Komunitas: Pop Mie Campus Gaming Ground Hadir di IPB, Satukan Mahasiswa Bogor Lewat Esports

    Dari Mabar ke Komunitas: Pop Mie Campus Gaming Ground Hadir di IPB, Satukan Mahasiswa Bogor Lewat Esports

    Keselamatan Jadi Prioritas, KAI Daop 2 Bandung Tutup Perlintasan Sebidang Rawan dan Bangun Palang Pintu di Sejumlah Lokasi

    Keselamatan Jadi Prioritas, KAI Daop 2 Bandung Tutup Perlintasan Sebidang Rawan dan Bangun Palang Pintu di Sejumlah Lokasi

    PTPN I (Persero, Subholding Perkebunan Nusantara Perkuat Kolaborasi untuk Dukung Swasembada Pangan

    PTPN I (Persero, Subholding Perkebunan Nusantara Perkuat Kolaborasi untuk Dukung Swasembada Pangan

    Why Percentage Return Makes Trading Competitions More Accessible Than Capital-Based Challenges

    Why Percentage Return Makes Trading Competitions More Accessible Than Capital-Based Challenges