Holding Perkebunan Nusantara Melalui PTPN I Regional 8 Gelar Gerakan Pangan Murah, Hadirkan Beras SPHP untuk Stabilkan Harga Pangan

Makassar, 12 September 2025 – Dalam rangka mendukung program pemerintah menjaga stabilisasi pasokan dan harga pangan, Holding Perkebunan Nusantara melalui PTPN I Regional 8 kembali menyelenggarakan Gerakan Pangan Murah (GPM) dengan menghadirkan beras Stabilisasi Pasokan dan Harga Pangan (SPHP).

Kegiatan ini menjadi langkah nyata perusahaan dalam berkontribusi terhadap ketersediaan pangan dengan harga terjangkau bagi masyarakat. Melalui GPM, masyarakat dapat memperoleh beras SPHP dengan kualitas terjamin dan harga sesuai ketetapan pemerintah.

“Gerakan Pangan Murah ini merupakan bentuk kepedulian PTPN I Regional 8 terhadap kebutuhan pokok masyarakat. Dengan adanya beras SPHP, kami berharap masyarakat dapat mengakses beras berkualitas dengan harga stabil,” ujar Plt. Region Head, Maalun Lamau.

Kushendro, Kepala Bagian Manajemen Aset dan Pemasaran PTPN I Regional 8, menambahkan bahwa kegiatan ini bukan yang pertama kali dilakukan. “Program ini sudah kami laksanakan dua kali sebelumnya, salah satunya pada 23 Juli 2025. Animo masyarakat sangat tinggi, dan ini menunjukkan bahwa program ini benar-benar dibutuhkan masyarakat, terutama dalam situasi harga pasar yang fluktuatif,” ungkapannya.

Beras SPHP yang dipasarkan dalam kegiatan ini merupakan bagian dari upaya pemerintah bersama BUMN pangan dalam mengendalikan inflasi, menjaga daya beli masyarakat, sekaligus memperkuat ketahanan pangan nasional.

Masyarakat yang hadir dalam kegiatan ini menyambut baik program tersebut karena membantu mereka memenuhi kebutuhan beras dengan harga lebih terjangkau di tengah ketidakpastian pasar.

PTPN I Regional 8 berkomitmen untuk terus mendukung program pemerintah dalam menjaga stabilitas pasokan dan harga pangan, sejalan dengan peran perusahaan sebagai pengelola aset pangan strategis nasional.

  • Related Posts

    Mengawal Anggaran Pendidikan, Komisi X Perjuangkan Kesejahteraan Guru dan Pendidikan Tanpa Biaya

    PARLEMENTARIA, Jakarta – Komisi X DPR RI menyetujui pagu anggaran Kementerian Pendidikan Dasar dan Menengah (Kemendikdasmen) dalam RAPBN Tahun Anggaran 2027 sebesar Rp61,1 triliun. Dalam persetujuan tersebut, Komisi X memberikan…

    Dari Mabar ke Komunitas: Pop Mie Campus Gaming Ground Hadir di IPB, Satukan Mahasiswa Bogor Lewat Esports

    Turnamen terbuka untuk mahasiswa ini hadir di awal tahun akademik. Membuka ruang bagi mahasiswa baru untuk membanun komunitas, mengasah kemampuan dan mengenal peluang karir di industri esports Bogor, 29 Agustus…

    You Missed

    Preparing for the biggest night of the year

    Preparing for the biggest night of the year

    Mengawal Anggaran Pendidikan, Komisi X Perjuangkan Kesejahteraan Guru dan Pendidikan Tanpa Biaya

    Mengawal Anggaran Pendidikan, Komisi X Perjuangkan Kesejahteraan Guru dan Pendidikan Tanpa Biaya

    Dari Mabar ke Komunitas: Pop Mie Campus Gaming Ground Hadir di IPB, Satukan Mahasiswa Bogor Lewat Esports

    Dari Mabar ke Komunitas: Pop Mie Campus Gaming Ground Hadir di IPB, Satukan Mahasiswa Bogor Lewat Esports

    Keselamatan Jadi Prioritas, KAI Daop 2 Bandung Tutup Perlintasan Sebidang Rawan dan Bangun Palang Pintu di Sejumlah Lokasi

    Keselamatan Jadi Prioritas, KAI Daop 2 Bandung Tutup Perlintasan Sebidang Rawan dan Bangun Palang Pintu di Sejumlah Lokasi

    PTPN I (Persero, Subholding Perkebunan Nusantara Perkuat Kolaborasi untuk Dukung Swasembada Pangan

    PTPN I (Persero, Subholding Perkebunan Nusantara Perkuat Kolaborasi untuk Dukung Swasembada Pangan

    Why Percentage Return Makes Trading Competitions More Accessible Than Capital-Based Challenges

    Why Percentage Return Makes Trading Competitions More Accessible Than Capital-Based Challenges