Myusic AI Karya Anak Bangsa Hadirkan Solusi Web3 untuk Royalti Musik, Distribusi Otomatis dan Kepemilikan Karya Lewat NFT.

​Jakarta, 7 Agustus 2025 – 

Di tengah polemik publik mengenai pembayaran royalti musikdi ruang-ruang publik seperti café dan restoran, Startup Teknologi lokal Myusic AI memperkenalkan pendekatan baru dalam distribusi royalti melalui teknologi Web3 dan NFT.​

Myusic AI adalah platform musik generatif berbasis artificial intelligence (AI) yang memungkinkan siapa pun menciptakan musik berkualitas tinggi, memilikinya secara legal, dan mendistribusikan hak cipta dalam bentuk NFT sebagai aset kekayaan intelektual. 

Dengan teknologi ini, distribusi royalti musik dapat dilakukan secara otomatis, transparan, dan real-time langsung ke wallet para kreator, tanpa melalui rantai perantara yang panjang.​“Kami inginmenghapus batasan antara musisi dan pendapatannya. Di era digital, royalti seharusnya bisa cairotomatis, tercatat on-chain, dan dimiliki penuh oleh kreatornya,” ujar Aldo Wardana, Founder Myusic AI.​

Melalui fitur utama seperti music generator AI, NFT minting otomatis, dan smart contract royalty, Myusic AI mendorong musisi bahkan tanpa studio, label, atau keahlianteknis – untuk bisa  Membuat karya orisinal secara digital, Mendaftarkannya sebagai NFT (aset kekayaan intelektual), Menerima royalti langsung setiap kali karyanya digunakan di platform mana pun

Sistem ini juga mampu memetakan pemutaran lagu di berbagai kanal secaraotomatis, memberikan visibilitas data pemutaran kepada para pemilik lagu.​

Belakangan ini, perbincangan mengenai royalti musik menjadi viral, terutama setelah kebijakan penarikanroyalti terhadap pelaku usaha ruang publik kembali ditegakkan. Sayangnya, sistem distribusiyang konvensional dianggap tidak efisien dan kurang transparan.“Musik bukan cuma soaldidengar, tapi soal dihargai. Kami hadir bukan untuk melawan sistem yang ada, tapimenyempurnakannya dengan transparansi, efisiensi, dan desentralisasi,” tambah Aldo.
​Saat ini, Myusic AI telah memasuki tahap beta publik dengan ratusan pengguna awal dan lebih dari 100 lagu orisinal yang telah digenerasi, dimint sebagai NFT, dan didaftarkan dalamsistem blockchain milik platform. Platform ini juga terbuka untuk kolaborasi bersama musisi, content creator, komunitas Web3, lembaga hak cipta, dan investor yang ingin memperkuat sistemroyalti digital Indonesia.​

Myusic AI adalah platform Web3 berbasis AI yang memungkinkan siapa pun membuat musik digital, mengklaim hak kepemilikan lewat NFT, dan menerima royalti secara otomatis. Proyek ini berfokus pada desentralisasi kepemilikan dan transparansi royalti di era ekonomi kreatif digital.

“Bukan label besar yang menentukan nasib musisi hari ini. Tapi teknologi yang memberi haklangsung kepada penciptanya.”— Myusic AI 

  • Related Posts

    Mengawal Anggaran Pendidikan, Komisi X Perjuangkan Kesejahteraan Guru dan Pendidikan Tanpa Biaya

    PARLEMENTARIA, Jakarta – Komisi X DPR RI menyetujui pagu anggaran Kementerian Pendidikan Dasar dan Menengah (Kemendikdasmen) dalam RAPBN Tahun Anggaran 2027 sebesar Rp61,1 triliun. Dalam persetujuan tersebut, Komisi X memberikan…

    Dari Mabar ke Komunitas: Pop Mie Campus Gaming Ground Hadir di IPB, Satukan Mahasiswa Bogor Lewat Esports

    Turnamen terbuka untuk mahasiswa ini hadir di awal tahun akademik. Membuka ruang bagi mahasiswa baru untuk membanun komunitas, mengasah kemampuan dan mengenal peluang karir di industri esports Bogor, 29 Agustus…

    You Missed

    Preparing for the biggest night of the year

    Preparing for the biggest night of the year

    Mengawal Anggaran Pendidikan, Komisi X Perjuangkan Kesejahteraan Guru dan Pendidikan Tanpa Biaya

    Mengawal Anggaran Pendidikan, Komisi X Perjuangkan Kesejahteraan Guru dan Pendidikan Tanpa Biaya

    Dari Mabar ke Komunitas: Pop Mie Campus Gaming Ground Hadir di IPB, Satukan Mahasiswa Bogor Lewat Esports

    Dari Mabar ke Komunitas: Pop Mie Campus Gaming Ground Hadir di IPB, Satukan Mahasiswa Bogor Lewat Esports

    Keselamatan Jadi Prioritas, KAI Daop 2 Bandung Tutup Perlintasan Sebidang Rawan dan Bangun Palang Pintu di Sejumlah Lokasi

    Keselamatan Jadi Prioritas, KAI Daop 2 Bandung Tutup Perlintasan Sebidang Rawan dan Bangun Palang Pintu di Sejumlah Lokasi

    PTPN I (Persero, Subholding Perkebunan Nusantara Perkuat Kolaborasi untuk Dukung Swasembada Pangan

    PTPN I (Persero, Subholding Perkebunan Nusantara Perkuat Kolaborasi untuk Dukung Swasembada Pangan

    Why Percentage Return Makes Trading Competitions More Accessible Than Capital-Based Challenges

    Why Percentage Return Makes Trading Competitions More Accessible Than Capital-Based Challenges