Rahasia Michelle Latief, Alumni Japanese Popular Culture BINUS University yang Bisa Bekerja di Bank Besar Jepang

Selama ini, jurusan di bidang humaniora seperti Japanese Popular Culture identik dengan profesi seperti pengajar bahasa, penerjemah, atau content creator. Namun, perjalanan karier Michelle Latief membuktikan bahwa peluang lulusan humaniora jauh lebih luas. Alumni BINUS University ini justru sukses meniti karier di dunia korporasi Jepang dan kini menjabat sebagai Sekretaris Direksi di salah satu bank ternama asal Jepang, Bank Mizuho Indonesia.

Michelle Latief, yang merupakan BINUSIAN 2014 dari jurusan Japanese Popular Culture, telah menempuh perjalanan profesional yang tidak biasa. Setelah lulus, ia sempat bekerja di PT Takari Kokoh Sejahtera, anak perusahaan dari Mitsubishi UFJ Financial Group, sebagai Marketing Support selama dua tahun dari 2015 hingga 2017. Pengalaman tersebut menjadi pintu gerbang awalnya mengenal lebih dalam dunia kerja di lingkungan perusahaan Jepang.

Saat ini, Michelle memegang peran penting sebagai Sekretaris Direksi di Bank Mizuho Indonesia. Dalam kesehariannya, ia bertanggung jawab untuk mengelola jadwal para direksi, mengatur rapat, serta memastikan kelancaran kebutuhan administratif pimpinan perusahaan. Peran ini menuntut ketelitian, ketepatan waktu, dan kemampuan komunikasi lintas budaya. Semua keterampilan ini sudah ia asah sejak berada di bangku kuliah.

Michelle mengakui bahwa pengalaman kuliahnya di BINUS University sangat berperan besar dalam membentuk kesiapan kariernya. Salah satu hal yang paling ia apresiasi adalah dukungan dari jaringan alumni BINUS yang luas serta kemitraan kampus dengan banyak perusahaan, termasuk perusahaan Jepang. Melalui koneksi ini, ia bisa mulai mengasah keterampilan kerja sejak sebelum lulus.

Selain itu, materi perkuliahan di jurusan Japanese Popular Culture dirancang untuk relevan dengan kebutuhan industri. Michelle tidak hanya belajar bahasa Jepang secara mendalam, tetapi juga mempelajari budaya kerja dan etika profesional di Jepang. Hal ini menjadi nilai tambah tersendiri saat ia mulai bekerja. 

Dibandingkan rekan kerja saya yang lain, saya bisa lebih cepat familiar. Dan saya bisa bilang kalau hasil kerja saya lebih bagus dan lebih cocok untuk dengan pace perusahaan Jepang,” ceritanya.

Sebagai alumni BINUS yang sukses di dunia profesional, Michelle memberikan beberapa tips untuk mahasiswa jurusan humaniora yang ingin mengikuti jejaknya. Pertama, penting untuk menentukan arah karier sejak awal: apakah ingin terjun ke dunia korporasi, pariwisata, atau pendidikan. 

Kedua, jangan menyepelekan pentingnya sertifikasi bahasa asing. Dalam konteks bahasa Jepang, sertifikasi seperti JLPT (Japanese Language Proficiency Test) bisa sangat membantu membuka peluang kerja di perusahaan Jepang. Terakhir, Michelle juga menekankan, “Lalu, benar-benar belajar yang diajarkan oleh para Sensei-nya di sini karena itu akan benar-benar berguna banget waktu terjun, terutama untuk bekerja di perusahaan Jepang.”

Cerita Michelle Latief menjadi bukti nyata bahwa lulusan jurusan humaniora, khususnya dari program Japanese Popular Culture BINUS University, dapat berkiprah di dunia profesional yang kompetitif, termasuk di lingkungan perusahaan multinasional. Bagi Anda yang tertarik dengan budaya Jepang dan ingin memiliki karier di perusahaan Jepang seperti Michelle, program Japanese Popular Culture dari BINUS University bisa membangun fondasi kesuksesan Anda.

Jangan ragu untuk memulai perjalanan Anda bersama BINUS University dan ikuti jejak para alumni BINUS yang telah membuktikan bahwa jurusan humaniora juga bisa bersinar di dunia korporasi. Informasi lebih lanjut mengenai program Japanese Popular Culture BINUS dapat Anda temukan di https://japanese.binus.ac.id/.

  • Related Posts

    Holding Perkebunan Nusantara Perkuat Produktivitas Karet, PTPN I Fokus Benahi Kebun Padang Pelawi

    Bengkulu – PTPN I, Subholding Perkebunan Nusantara terus memperkuat produktivitas komoditas karet di Regional 7. Upaya tersebut ditunjukkan melalui kunjungan Direktur Produksi PTPN I, Fauzi Omar, ke Kebun Padang Pelawi,…

    Bitcoin Mulai Stabil di Tengah Sentimen Pasar yang Membaik, Bittime Soroti Pentingnya Diversifikasi Portofolio

    Jakarta, 26 Mei 2026 – Bitcoin mulai stabil seiring membaiknya sentimen pasar global pasca periode volatilitas beberapa pekan terakhir. Sejalan dengan kondisi tersebut, Bittime menyoroti pentingnya strategi diversifikasi portofolio di…

    You Missed

    Holding Perkebunan Nusantara Perkuat Produktivitas Karet, PTPN I Fokus Benahi Kebun Padang Pelawi

    Holding Perkebunan Nusantara Perkuat Produktivitas Karet, PTPN I Fokus Benahi Kebun Padang Pelawi

    Bitcoin Mulai Stabil di Tengah Sentimen Pasar yang Membaik, Bittime Soroti Pentingnya Diversifikasi Portofolio

    Bitcoin Mulai Stabil di Tengah Sentimen Pasar yang Membaik, Bittime Soroti Pentingnya Diversifikasi Portofolio

    KAI Akomodir Kebutuhan Pengguna LRT Jabodebek di Libur Nasional dan Weekday

    KAI Akomodir Kebutuhan Pengguna LRT Jabodebek di Libur Nasional dan Weekday

    Tiga Kampus, Satu Semangat: SATU UNIVERSITY Perkuat Kolaborasi Pendidikan dan Industri di Usia Ketiga

    Tiga Kampus, Satu Semangat: SATU UNIVERSITY Perkuat Kolaborasi Pendidikan dan Industri di Usia Ketiga

    KAI Logistik Kirim 25 Kereta ke Sumatera, Dukung Penguatan Mobilitas Penumpang di Sumbagsel

    KAI Logistik Kirim 25 Kereta ke Sumatera, Dukung Penguatan Mobilitas Penumpang di Sumbagsel

    PT Pelindo Sinergi Lokaseva Berbagi Hewan Kurban, Perkuat Kepedulian Sosial dan Dukung Peternak Lokal

    PT Pelindo Sinergi Lokaseva Berbagi Hewan Kurban, Perkuat Kepedulian Sosial dan Dukung Peternak Lokal