Visidata dan Tableau Gelar Workshop Tata Kelola Data di BINUS University

Pada 20 Juni 2025, PT Visidata Anugerah Mitra bersama Tableau Salesforce menggelar workshop bertajuk “Optimizing Data Management with Tableau” di Universitas Bina Nusantara (BINUS). Acara ini membahas topik strategis seperti penataan proyek Tableau, manajemen pengguna, pengelolaan data source, hingga praktik terbaik performa dashboard. Melalui pendekatan hands-on, peserta belajar langsung mengelola siklus data dengan aman dan efisien. Workshop ini menjadi jembatan antara dunia akademik dan industri dalam mempersiapkan SDM unggul di bidang tata kelola data digital.

Jakarta, 20 Juni 2025 – PT Visidata Anugerah Mitra, penyedia jasa visualisasi data dan Tableau Partner Indonesia, bekerja sama dengan Tableau Salesforce dan Universitas Bina Nusantara (BINUS University) menggelar workshop eksklusif bertajuk “Optimizing Data Management with Tableau” di kampus BINUS.

Workshop ini bertujuan membekali mahasiswa, dosen, dan praktisi data dengan keterampilan strategis dan teknis dalam mengelola siklus data secara efektif di platform Tableau. Materi yang disampaikan mencakup pengelolaan proyek, pengguna, data source, hingga best practice dalam peningkatan performa dashboard.

Topik utama yang dibahas antara lain:

Tableau Asset & Project Structuring: Penataan struktur proyek dan repositori data.

User & Group Management: Kontrol akses pengguna dan grup.

Workbook Naming Standardization: Penyeragaman penamaan workbook.

Data Source Management: Manajemen koneksi dan versi data.

Governance Model: Penerapan SOP deployment, versioning, dan dokumentasi.

Tableau Data Management Add-on: Pengenalan fitur dan konsep.

Tableau Prep Builder & Virtual Connections: Pengolahan dan konektivitas data.

Best Practices Workbook Performance (Hands-On): Praktik langsung meningkatkan performa dashboard.

Dengan pendekatan hands-on, peserta diajak memahami langsung bagaimana mengelola alur data secara aman, efisien, dan dapat di-scale sesuai kebutuhan bisnis.

“Workshop ini menjadi langkah konkret dalam menghubungkan dunia akademik dan industri, serta memperkenalkan pentingnya tata kelola data dalam ekosistem digital saat ini,” ujar Rafly perwakilan Visidata.

Visidata berharap kegiatan ini dapat memperkuat pemahaman generasi muda dan profesional terhadap pentingnya manajemen data, serta memperluas pemanfaatan Tableau sebagai alat strategis dalam mendukung keputusan berbasis data di berbagai sektor.

  • Related Posts

    Deposito Fleksibel untuk Kebutuhan Tidak Pasti, Opsi Saat Dana Mungkin Dibutuhkan Sewaktu-Waktu

    Banyak orang ingin menyimpan dana di deposito karena menawarkan bunga yang umumnya lebih tinggi dibanding tabungan biasa. Namun, tidak sedikit yang ragu karena khawatir dana akan dibutuhkan sebelum jatuh tempo.…

    BSKDN Kemendagri dan VRITIMES Dorong Penguatan Personal Branding Kepala Daerah Melalui Akun Resmi Humas Pemprov

    JAKARTA, 22 Juli 2026 – Badan Strategi Kebijakan Dalam Negeri (BSKDN) Kementerian Dalam Negeri bekerja sama dengan VRITIMES sukses menyelenggarakan forum diskusi interaktif Teras BSKDN (Temu Ramah Aspirasi Strategis) bertajuk…

    You Missed

    Deposito Fleksibel untuk Kebutuhan Tidak Pasti, Opsi Saat Dana Mungkin Dibutuhkan Sewaktu-Waktu

    Deposito Fleksibel untuk Kebutuhan Tidak Pasti, Opsi Saat Dana Mungkin Dibutuhkan Sewaktu-Waktu

    BSKDN Kemendagri dan VRITIMES Dorong Penguatan Personal Branding Kepala Daerah Melalui Akun Resmi Humas Pemprov

    BSKDN Kemendagri dan VRITIMES Dorong Penguatan Personal Branding Kepala Daerah Melalui Akun Resmi Humas Pemprov

    How Much Does a Tattoo Cost in Thailand? A Guide for Australian Travellers

    How Much Does a Tattoo Cost in Thailand? A Guide for Australian Travellers

    Bangkok or Phuket: Which Is the Best Place to Get a Tattoo in Thailand?

    Bangkok or Phuket: Which Is the Best Place to Get a Tattoo in Thailand?

    BP Tapera Perkuat Kolaborasi dengan APERSI Dukung Program 3 Juta Rumah

    BP Tapera Perkuat Kolaborasi dengan APERSI Dukung Program 3 Juta Rumah

    Ledakan Industri Mobile Game Indonesia 2026: Ekosistem Digital Kian Solutif dan Aksesibel bagi Gamer

    Ledakan Industri Mobile Game Indonesia 2026: Ekosistem Digital Kian Solutif dan Aksesibel bagi Gamer