Tren Bersepeda Terus Tumbuh, Pengiriman Sepeda KAI Logistik Meningkat 30 Persen

Minat masyarakat terhadap aktivitas bersepeda kian tinggi. Tidak lagi sekadar menjadi olahraga, bersepeda kini telah berkembang menjadi bagian dari gaya hidup, alternatif transportasi yang ramah lingkungan, hingga aktivitas rekreasi yang semakin diminati. Seiring meningkatnya aktivitas komunitas pesepeda dan penyelenggaraan berbagai event cycling di berbagai daerah, kebutuhan akan layanan pengiriman sepeda yang aman dan praktis pun ikut mengalami peningkatan.

Menjawab kebutuhan
tersebut, PT Kereta Api Logistik (KAI Logistik) melalui layanan retail KALOG
Express mencatatkan peningkatan pengiriman sepeda sekitar 30 persen pada
periode Januari hingga Juli 2026 dibandingkan periode yang sama tahun
sebelumnya. Hingga akhir Juli 2026, KAI Logistik telah mendistribusikan sekitar
2.950 unit sepeda, meningkat dari 2.272 unit sepeda pada periode Januari–Juli
2025. Capaian tersebut menunjukkan semakin tingginya kepercayaan masyarakat
terhadap layanan logistik berbasis kereta api untuk mendukung mobilitas sepeda
ke berbagai daerah.

VP of Commercial
KAI Logistik, Ferdian Pardosi, mengatakan bahwa meningkatnya pengiriman sepeda
mencerminkan perubahan kebutuhan masyarakat yang semakin mengutamakan kemudahan
dalam mendukung aktivitas dan mobilitas bersepeda. “Kami melihat tren
bersepeda masih memiliki daya tarik yang kuat di berbagai kalangan. Kondisi ini
turut mendorong meningkatnya kebutuhan akan layanan logistik yang mampu
memberikan rasa aman, praktis, dan efisien bagi pelanggan dalam mengirimkan
sepedanya, baik untuk kebutuhan pribadi, kegiatan komunitas, maupun mengikuti
berbagai event bersepeda di berbagai daerah,” ujar Ferdian.

Sebagai
bentuk dukungan terhadap perkembangan komunitas pesepeda di Indonesia, KAI
Logistik turut ambil bagian dalam penyelenggaraan “KAI Ngebel KOM 2026”, ajang
bersepeda yang diselenggarakan pada 1 Agustus 2026 di Kabupaten Ponorogo, Jawa
Timur. Berkolaborasi dengan PT Kereta Api Indonesia (Persero), KAI Logistik
menghadirkan layanan logistik terpadu melalui penyediaan gerbong khusus sepeda
yang memungkinkan peserta membawa sepeda menuju lokasi kegiatan dengan lebih
mudah, aman, dan nyaman.

Melalui
layanan tersebut, peserta tidak perlu membongkar atau melepas komponen sepeda
sebelum pengiriman. Sepeda cukup dikemas sesuai standar pengemasan KAI
Logistik, kemudian ditempatkan pada gerbong khusus yang telah dirancang untuk
mengakomodasi penyimpanan sepeda secara aman selama perjalanan. Selain menjaga
kondisi sepeda tetap optimal, penggunaan moda transportasi kereta api juga
memberikan pengalaman perjalanan yang lebih efisien, sehingga peserta dapat memanfaatkan
waktu perjalanan untuk beristirahat sebelum mengikuti event

Ferdian
menambahkan bahwa kolaborasi ini menjadi salah satu langkah KAI Logistik dalam
menghadirkan layanan yang semakin dekat dengan kebutuhan pelanggan sekaligus
mendukung berkembangnya ekosistem olahraga bersepeda di Indonesia. “Kami
melihat peluang yang besar untuk menjalin kolaborasi dengan berbagai komunitas
maupun penyelenggara event sepeda di masa mendatang. Dengan dukungan
jaringan layanan KALOG Express dan moda transportasi kereta api, kami berharap
dapat memberikan solusi logistik yang semakin mudah, aman, dan efisien bagi
para cyclist di berbagai daerah,” tambah Ferdian.

Melalui
inovasi layanan dan kolaborasi yang terus dikembangkan, KAI Logistik
berkomitmen menghadirkan solusi logistik yang adaptif terhadap kebutuhan
masyarakat. Seiring meningkatnya minat bersepeda di Indonesia, KAI Logistik
optimistis layanan pengiriman sepeda akan terus berkembang dan menjadi pilihan
masyarakat dalam mendukung mobilitas, aktivitas olahraga, maupun
penyelenggaraan berbagai event bersepeda di masa mendatang.

Press Release juga sudah tayang di VRITIMES

  • Related Posts

    Holding Perkebunan Nusantara Perkuat Kontribusi pada Ketahanan Pangan, Buka Peluang Sinergi dengan Koperasi Desa

    JAKARTA – Holding Perkebunan Nusantara PTPN III (Persero) terus memperkuat kontribusi dalam mendukung ketahanan pangan nasional melalui pengembangan komoditas strategis. Upaya tersebut sejalan dengan langkah pemerintah mengoperasionalkan Koperasi Desa/Kelurahan Merah…

    Melampaui Nama Merek: Kolaborasi di Balik Hunian Bermerek

    Beyond the Showcase: The Branded Residence Blueprint di IFFINA+ 2026 Nama merek yang dikenal luas dapat menarik perhatian pada sebuah proyek hunian. Namun, menjadikan nama tersebut sebagai pengalaman tinggal yang…

    Leave a Reply

    Your email address will not be published. Required fields are marked *

    CAPTCHA


    You Missed

    Holding Perkebunan Nusantara Perkuat Kontribusi pada Ketahanan Pangan, Buka Peluang Sinergi dengan Koperasi Desa

    Holding Perkebunan Nusantara Perkuat Kontribusi pada Ketahanan Pangan, Buka Peluang Sinergi dengan Koperasi Desa

    Melampaui Nama Merek: Kolaborasi di Balik Hunian Bermerek

    Melampaui Nama Merek: Kolaborasi di Balik Hunian Bermerek

    From Margins to Mainstream: 350 health leaders tackle the next frontier of voluntary assisted dying care

    From Margins to Mainstream: 350 health leaders tackle the next frontier of voluntary assisted dying care

    2026 Exam Predictions Give Year 12 Students More Targeted Practice

    2026 Exam Predictions Give Year 12 Students More Targeted Practice

    DIPRAKARSAI AGUS GUMIWANG, KEBIJAKAN GAS MURAH TOPANG INDUSTRI MESKI PASOKAN TAK PERNAH PENUH

    DIPRAKARSAI AGUS GUMIWANG, KEBIJAKAN GAS MURAH TOPANG INDUSTRI MESKI  PASOKAN TAK PERNAH PENUH

    PLUS Bunganya dari neobank Plus: Bunga Deposito WOW hingga 7,25% per Tahun

    PLUS Bunganya dari neobank Plus: Bunga Deposito WOW hingga 7,25% per Tahun