Tokocrypto Dorong Inklusi Kripto Lewat Penguatan Edukasi Masyarakat

Jakarta, 6 Mei 2026 — Tokocrypto menegaskan komitmennya untuk mendorong pertumbuhan industri kripto nasional melalui penguatan edukasi masyarakat. Langkah ini menjadi fokus utama perusahaan dalam rangka Bulan Literasi Kripto (BLK) 2026.

Sebagai bagian dari BLK 2026, Tokocrypto menyelenggarakan rangkaian kegiatan edukasi offline di berbagai kota, antara lain Yogyakarta, Solo, Kebumen, Klaten, hingga melakukan kegiatan di Universitas Indonesia, Depok. Seluruh kegiatan tersebut telah diikuti lebih dari 300 peserta.

Melalui program ini, Tokocrypto berupaya memperluas akses masyarakat terhadap pemahaman kripto yang lebih komprehensif. Ke depan, perusahaan berencana menjangkau lebih banyak kota untuk memperkuat literasi dan inklusi kripto di Indonesia.

“Industri kripto hanya bisa tumbuh secara berkelanjutan jika masyarakat memahami manfaat, risiko, dan cara menggunakannya dengan bijak. Karena itu, edukasi akan terus menjadi fokus perusahaan,” ujar CEO Tokocrypto, Calvin Kizana.

Calvin mengatakan edukasi menjadi prioritas paling berdampak untuk memperluas inklusi kripto saat ini. Menurutnya, pemahaman yang baik menjadi fondasi penting agar masyarakat dapat mengenal aset digital secara lebih sehat dan bertanggung jawab.

“Edukasi adalah pintu masuk kepercayaan. Pengguna perlu memahami apa itu kripto, bagaimana potensinya, serta apa saja risikonya sebelum mengambil keputusan investasi,” ujar Calvin.

Fokus Edukasi dan Literasi

Calvin menilai regulasi dan inovasi produk tetap memiliki peran penting dalam perkembangan industri kripto. Namun, dampak keduanya akan lebih kuat apabila masyarakat memiliki tingkat literasi yang memadai.

“Regulasi dan inovasi produk tetap penting, tetapi manfaatnya akan lebih optimal ketika pengguna memahami cara kerja industri ini. Edukasi bisa langsung diterjemahkan menjadi aksi, mulai dari cara mengelola risiko, menjaga keamanan aset, hingga mengambil keputusan investasi yang lebih sehat,” jelasnya.

Fokus pada edukasi juga sejalan dengan meningkatnya kesadaran masyarakat terhadap pentingnya literasi keuangan. Hasil survei oleh tim internal Tokocrypto menunjukkan sekitar 66% responden menganggap seseorang yang memahami keuangan pribadi lebih menarik.

Angka tersebut mencerminkan pergeseran preferensi dalam menilai calon pasangan, tidak hanya dari aspek emosional, tetapi juga dari sisi rasionalitas dan stabilitas keuangan.

Generasi Muda Sadar Kelola keuangan

Di kalangan Generasi Z dan milenial, persentase tersebut lebih tinggi, masing-masing mencapai sekitar 76% dan 75%. Hal ini menunjukkan bahwa generasi muda semakin menyadari pentingnya kemampuan mengelola keuangan jangka panjang, termasuk memahami berbagai instrumen investasi seperti aset kripto.

Pengetahuan tentang kripto kini juga mulai dipandang sebagai bagian dari literasi digital. Aset digital berbasis blockchain tidak lagi dianggap eksklusif bagi pelaku industri teknologi, tetapi semakin masuk ke arus utama sebagai bagian dari transformasi ekonomi digital.

Meski demikian, Tokocrypto menekankan bahwa kepemilikan aset kripto saja tidak cukup. Yang lebih penting adalah kemampuan memahami dan menjelaskan risiko serta potensi dari aset digital tersebut.

Calvin menyebut salah satu miskonsepsi terbesar yang masih perlu diluruskan adalah anggapan bahwa kripto merupakan jalan cepat untuk menjadi kaya.

“Kripto bukan skema cepat kaya. Kripto adalah aset digital dan teknologi finansial yang memiliki potensi, tetapi juga memiliki risiko tinggi, terutama dari sisi volatilitas harga, keamanan, dan perilaku spekulatif,” kata Calvin.

Press Release juga sudah tayang di VRITIMES

  • Related Posts

    Menteri PKP Pimpin Rapat Percepatan Realisasi FLPP 2026, BP Tapera Siapkan Akad Massal 71.000 Unit

    Sebagai bagian dari strategi percepatan, BP Tapera menyiapkan sekitar 71.000 unit rumah subsidi untuk akad massal pada Desember 2026. Kegiatan yang direncanakan berlangsung di Jawa Timur tersebut akan mencakup rumah…

    Bitcoin Tembus US$87.000, Seberapa Tinggi BTC Bisa Melaju?

    Jakarta, 22 September 2026 — Bitcoin (BTC) kembali menjadi sorotan setelah menembus level US$86.000 dan sempat bergerak mendekati US$87.000 pada Selasa (22/9/2026). Kenaikan tersebut membawa Bitcoin ke level tertinggi dalam sekitar…

    You Missed

    P.A. Properties Hankyu Hanshin named Best Developer – Luzon at Philippines Real Estate Awards 2026

    P.A. Properties Hankyu Hanshin named  Best Developer – Luzon at Philippines Real Estate Awards 2026

    Menteri PKP Pimpin Rapat Percepatan Realisasi FLPP 2026, BP Tapera Siapkan Akad Massal 71.000 Unit

    Menteri PKP Pimpin Rapat Percepatan Realisasi FLPP 2026, BP Tapera Siapkan Akad Massal 71.000 Unit

    Bitcoin Tembus US$87.000, Seberapa Tinggi BTC Bisa Melaju?

    Bitcoin Tembus US.000, Seberapa Tinggi BTC Bisa Melaju?

    Alita Gandeng Fujitsu Bawa Teknologi Analitik Gerak Berbasis AI ke Indonesia

    Alita Gandeng Fujitsu Bawa Teknologi Analitik Gerak Berbasis AI ke Indonesia

    RYC Wellness Expands Beyond Its Doors: Grab Delivery Launch Brings Healing Home with New Poke Bowl

    RYC Wellness Expands Beyond Its Doors: Grab Delivery Launch Brings Healing Home with New Poke Bowl

    Cebuana Lhuillier: Building Future-Ready Filipinos Through Holistic Youth Empowerment

    Cebuana Lhuillier: Building Future-Ready Filipinos Through Holistic Youth Empowerment