Perkuat Struktur Pendanaan, BRI Finance Targetkan Penerbitan Obligasi pada Semester II-2026

Jakarta, 5 Mei 2026 – PT BRI Multifinance Indonesia (“BRI Finance”) terus menyiapkan langkah strategis untuk menjaga momentum pertumbuhan bisnis melalui rencana penerbitan obligasi yang dijadwalkan pada kuartal III-2026. Inisiatif ini menjadi bagian dari strategi perseroan dalam mengoptimalkan struktur pendanaan sekaligus mengantisipasi peningkatan kebutuhan pembiayaan pada paruh kedua tahun ini.

Direktur Utama BRI Finance, Wahyudi Darmawan, menjelaskan, “Hingga kuartal I-2026, kami masih mencermati dinamika pasar dan belum menjadwalkan penerbitan obligasi. Realisasi direncanakan pada kuartal III-2026 dengan tetap menyesuaikan kebutuhan pendanaan dan ekspansi pembiayaan.”

Seiring dengan meningkatnya aktivitas bisnis yang diproyeksikan pada semester II-2026, BRI Finance menargetkan penyaluran pembiayaan baru dapat mencapai kisaran Rp1 triliun per bulan. Target tersebut mencerminkan komitmen perseroan untuk mendorong pertumbuhan secara berkelanjutan, dengan tetap mengedepankan prinsip kehati-hatian dalam pengelolaan risiko.

Untuk mendukung kebutuhan tersebut, perseroan menyiapkan rencana penerbitan obligasi dengan nilai indikatif sebesar Rp500 miliar. Langkah ini tidak hanya ditujukan untuk memperkuat likuiditas jangka pendek, tetapi juga sebagai bagian dari strategi pendanaan jangka panjang yang lebih terdiversifikasi.

Dana yang diperoleh dari penerbitan obligasi akan diarahkan untuk memperkuat penyaluran pembiayaan baru, sejalan dengan fokus pengembangan bisnis perseroan yang semakin agresif namun tetap terukur.

Lebih lanjut, BRI Finance juga terus memperkuat perannya dalam ekosistem PT Bank Rakyat Indonesia (Persero) Tbk. melalui pengembangan pembiayaan kendaraan bermotor. Melalui skema joint financing serta optimalisasi kanal distribusi, sinergi yang terjalin diharapkan mampu mendorong pertumbuhan Kredit Kendaraan Bermotor (KKB) sekaligus memperluas akses pembiayaan yang kompetitif bagi masyarakat.

Kolaborasi ini menjadi pondasi penting dalam meningkatkan volume pembiayaan sekaligus memperkuat daya saing BRI Finance di industri multifinance yang kian dinamis.

Press Release juga sudah tayang di VRITIMES

  • Related Posts

    Perkuat Pendekatan Persuasif kepada Debitur, BRI Finance Catat Penurunan Penarikan Kendaraan 78,72%

    PT BRI Multifinance Indonesia (BRI Finance) mencatat penurunan signifikan pada jumlah penarikan kendaraan sepanjang semester I 2026. Hingga Juni 2026, jumlah penarikan kendaraan turun sebesar 78,72% atau berkurang 152 unit…

    Solid! Serikat Pekerja PAM JAYA Perkuat Sinergi, Dukung Target Air Perpipaan untuk Seluruh Jakarta

    Jakarta, 2026 – PAM JAYA kembali menyelenggarakan Union Gathering 2026 sebagai agenda tahunan untuk memperkuat sinergi, harmonisasi hubungan industrial, serta membangun kesamaan visi antara manajemen dan serikat pekerja dalam mendukung…

    You Missed

    Perkuat Pendekatan Persuasif kepada Debitur, BRI Finance Catat Penurunan Penarikan Kendaraan 78,72%

    Perkuat Pendekatan Persuasif kepada Debitur, BRI Finance Catat Penurunan Penarikan Kendaraan 78,72%

    Solid! Serikat Pekerja PAM JAYA Perkuat Sinergi, Dukung Target Air Perpipaan untuk Seluruh Jakarta

    Solid! Serikat Pekerja PAM JAYA Perkuat Sinergi, Dukung Target Air Perpipaan untuk Seluruh Jakarta

    Neuron Digital and BSI sign MoU to accelerate digital transformation and positive change across the Built Environment sector

    Neuron Digital and BSI sign MoU to accelerate digital transformation and positive change across the Built Environment sector

    BRI Finance Bawa Promo Pembiayaan Kendaraan ke Consumer Expo 2026 Goes to Kota Baru Parahyangan

    BRI Finance Bawa Promo Pembiayaan Kendaraan ke  Consumer Expo 2026 Goes to Kota Baru Parahyangan

    Tren Motor Premium Terus Tumbuh, BRI Finance Hadirkan Solusi Pembiayaan yang Mudah

    Tren Motor Premium Terus Tumbuh, BRI Finance Hadirkan Solusi Pembiayaan yang Mudah

    Hadapi Cost of Fund yang Masih Tinggi, BRI Finance Fokus pada Efisiensi Operasional

    Hadapi Cost of Fund yang Masih Tinggi, BRI Finance Fokus pada Efisiensi Operasional