Tingkatkan Kenyamanan Pengguna Jalan, PT Jasamarga Tollroad Maintenance Laksanakan Rekonstruksi Beton di Jalan Tol JORR Non S dan Jalan Tol Pondok Aren–Ulujami

Jakarta, 23 Agustus 2026 — PT Jasamarga Tollroad Maintenance (JMTM) melalui Maintenance Service Area (MSA) JORR melaksanakan pekerjaan preservasi berupa rekonstruksi beton 24 jam di sejumlah titik Jalan Tol JORR Non S. Pekerjaan ini merupakan bagian dari upaya JMTM dalam menjaga kualitas dan keandalan jalan tol serta mendukung keamanan dan kenyamanan pengguna jalan.

Pekerjaan rekonstruksi beton dilaksanakan pada beberapa lokasi, yaitu Off Ramp Cakung Barat, Off Ramp Bambu Apus 1, On Ramp Cikunir 1, On dan Off Ramp Veteran, serta Off Ramp Bintaro Viaduct pada ruas Tol Ulujami–Pondok Aren.

Adapun pekerjaan dilaksanakan dengan rincian sebagai berikut:

– Off Ramp Cakung Barat – JORR Non S

Jalur A/L1, panjang penanganan 160 meter.

– Off Ramp Bambu Apus 1 – JORR Non S

Jalur A/L1, panjang penanganan 30 meter.

– On Ramp Cikunir 1 – JORR Non S

Jalur A/L1, panjang penanganan 45 meter.

– On dan Off Ramp Veteran – JORR Non S

Jalur A/L1, panjang penanganan 75 meter.

– Off Ramp Bintaro Viaduct – Tol Ulujami–Pondok Aren

Jalur B/L1, panjang penanganan 25 meter.

Seluruh pekerjaan tersebut direncanakan berlangsung mulai 24 Agustus 2026 pukul 21.00 WIB hingga 28 Agustus 2026 pukul 05.00 WIB.

Direktur Utama PT Jasamarga Tollroad Maintenance menyampaikan bahwa pekerjaan rekonstruksi merupakan bagian dari pemeliharaan rutin dan preservasi untuk memastikan kondisi jalan tetap memenuhi standar pelayanan.

“JMTM terus berkomitmen menjaga keandalan infrastruktur jalan tol melalui pekerjaan preservasi yang dilakukan secara terencana. Rekonstruksi beton pada sejumlah titik ini diharapkan dapat mempertahankan kualitas perkerasan serta memberikan rasa aman dan nyaman bagi pengguna jalan,” ujar Direktur Utama PT Jasamarga Tollroad Maintenance.

Dalam pelaksanaannya, JMTM menerapkan manajemen lalu lintas dan keselamatan kerja di sekitar lokasi pekerjaan. Pengguna jalan diimbau untuk mengurangi kecepatan, mematuhi rambu-rambu serta arahan petugas, dan menjaga jarak aman saat melintasi area pekerjaan.

JMTM terus melakukan pemeliharaan dan preservasi secara berkelanjutan sebagai bagian dari komitmen untuk mendukung terwujudnya jalan tol yang aman, nyaman, dan andal bagi seluruh pengguna jalan.

Press Release juga sudah tayang di VRITIMES

  • Related Posts

    WASPADAI OSTEOPOROSIS, PATAH TULANG PANGGUL DAPAT MENINGKATKAN RISIKO KEMATIAN PADA LANSIA

    Jakarta, 16 Oktober 2026 – Osteoporosis merupakan kondisi ketika kepadatan dan kualitas tulang menurun sehingga tulang menjadi lebih rapuh dan rentan mengalami patah tulang. Penyakit ini sering kali berkembang tanpa…

    7 Tips Meeting Management untuk Rapat Multinasional

    Mengadakan rapat dengan partisipan yang tersebar di berbagai negara adalah tantangan tersendiri bagi bisnis multinasional. Sebab, waktu kerja yang tidak selalu sinkron karena perbedaan zona waktu dan hari libur nasional…

    Leave a Reply

    Your email address will not be published. Required fields are marked *

    CAPTCHA


    You Missed

    WASPADAI OSTEOPOROSIS, PATAH TULANG PANGGUL DAPAT MENINGKATKAN RISIKO KEMATIAN PADA LANSIA

    WASPADAI OSTEOPOROSIS, PATAH TULANG PANGGUL DAPAT MENINGKATKAN RISIKO KEMATIAN PADA LANSIA

    7 Tips Meeting Management untuk Rapat Multinasional

    7 Tips Meeting Management untuk Rapat Multinasional

    5 Tips Membuat Follow Up Email Setelah Meeting dengan Prospek

    5 Tips Membuat Follow Up Email Setelah Meeting dengan Prospek

    7 Teknik Persuasi Ampuh untuk Meyakinkan Calon Pelanggan

    7 Teknik Persuasi Ampuh untuk Meyakinkan Calon Pelanggan

    Telco bills pass Senate, but Australians left waiting on roaming, compensation and coverage guarantees

    Telco bills pass Senate, but Australians left waiting on roaming, compensation and coverage guarantees

    TEI 2026 Perkuat Ekspor, Ketahanan Energi, dan Ketahanan Pangan melalui Sinergi dengan BPDP

    TEI 2026 Perkuat Ekspor, Ketahanan Energi, dan Ketahanan Pangan melalui Sinergi dengan BPDP