Terima Kunjungan Kerja Komisi IV DPRD Provinsi Banten, Holding Perkebunan Nusantara Perkuat Nilai Tambah Karet Lewat Inovasi Aspal Karet

Bogor — PT Riset Perkebunan Nusantara (PT RPN), salah satu entitas dari Holding Perkebunan Nusantara menerima kunjungan kerja Komisi IV DPRD Provinsi Banten. Agenda tersebut dilakukan dalam rangka konsultasi dan diskusi terkait hasil riset serta implementasi aspal karet sebagai solusi peningkatan kualitas infrastruktur jalan yang ramah lingkungan dan berkelanjutan.

Kunjungan tersebut menjadi momentum strategis dalam memperkuat sinergi antara lembaga legislatif dan lembaga riset untuk mendorong inovasi berbasis sumber daya dalam negeri, sekaligus menjawab tantangan kerusakan jalan akibat beban lalu lintas berat serta faktor cuaca ekstrem.

Ketua Komisi IV DPRD Provinsi Banten, Muhammad Nizar, menyampaikan apresiasi atas paparan dan kesiapan PT RPN dalam mengembangkan teknologi aspal karet.

“Kunjungan ini relevan dengan tugas dan fungsi Komisi IV yang membidangi lingkungan hidup dan infrastruktur. Kami ingin berdiskusi lebih mendalam mengenai aspal karet, dengan harapan inovasi ini dapat menjadi alternatif solusi yang dapat diterapkan di daerah kami untuk meningkatkan kualitas jalan,” ujar Nizar.

Sementara itu, Peneliti PT RPN, Henry Prastanto, menyampaikan terima kasih atas kunjungan dan perhatian Komisi IV terhadap inovasi yang dikembangkan perusahaan. “Kami berharap kunjungan ini dapat ditindaklanjuti melalui komunikasi dan kolaborasi yang berkelanjutan, sehingga hasil riset dapat diimplementasikan secara lebih luas,” ungkap Henry.

Henry menjelaskan, penelitian aspal karet di PT RPN telah dimulai sejak tahun 2010 dan kembali diintensifkan pada tahun 2016 seiring dengan tren penurunan harga karet alam yang berdampak pada kesejahteraan petani. Inovasi tersebut menjadi salah satu strategi peningkatan nilai tambah karet melalui diversifikasi pemanfaatan di sektor infrastruktur.

“Aspal karet terbukti mampu menjadi solusi terhadap berbagai permasalahan jalan seperti retak dan gelombang, yang umumnya disebabkan oleh beban lalu lintas berat serta faktor lingkungan. Dengan karakteristik yang lebih elastis dan fleksibel, daya tahan jalan menjadi lebih baik,” jelas Henry.

Melalui forum diskusi tersebut, PT RPN menegaskan komitmennya untuk terus membuka ruang konsultasi dan kerja sama dengan pemerintah daerah. Teknologi aspal karet diharapkan dapat diadopsi secara lebih luas, termasuk di Provinsi Banten, guna mendukung pembangunan infrastruktur yang berkelanjutan sekaligus memperkuat ekonomi karet nasional.

Sebagai bagian dari PTPN III (Persero) selaku Holding Perkebunan Nusantara, PT RPN meyakini bahwa kolaborasi antara lembaga riset, pemerintah daerah, dan pemangku kepentingan lainnya menjadi kunci dalam mendorong inovasi berbasis sumber daya dalam negeri demi pembangunan yang lebih tangguh dan berdaya saing.

Press Release juga sudah tayang di VRITIMES

  • Related Posts

    Apa yang Harus Disiapkan untuk Kuliah di Luar Negeri?

    Kuliah di luar negeri adalah impian bagi banyak mahasiswa walau proses transisinya sering kali penuh tantangan. Tanpa persiapan yang matang, perbedaan sistem akademik dan standar penilaian bisa menjadi kendala serius…

    Mobilitas Komuter Bekasi–Jakarta Meningkat, LRT Jabodebek Tambah Kapasitas Pagi Hari

    PT KAI (Persero) melalui LRT Jabodebek melakukan uji coba pengoperasian Kereta Luar Biasa (KLB) relasi Jatimulya–Dukuh Atas BSI pada jam sibuk pagi untuk mengakomodasi meningkatnya mobilitas masyarakat menuju pusat aktivitas…

    You Missed

    Casino Plus CEO Evan Spytma Honored with ‘Hall of Game’ Award at SiGMA Asia 2026

    Casino Plus CEO Evan Spytma Honored with ‘Hall of Game’ Award at SiGMA Asia 2026

    Apa yang Harus Disiapkan untuk Kuliah di Luar Negeri?

    Apa yang Harus Disiapkan untuk Kuliah di Luar Negeri?

    Bali Property Investors Face Growing Awareness Gap Over Rental Regulations

    Bali Property Investors Face Growing Awareness Gap Over Rental Regulations

    The Philippine Energy Crisis Nobody Wants to Be Accountable For

    The Philippine Energy Crisis Nobody Wants to Be Accountable For

    Mayfair Wellness Highlights Positive Skincare Experience of 56-Year-Old Client Through Advanced Facial Wellness Treatment

    Mayfair Wellness Highlights Positive Skincare Experience of 56-Year-Old Client Through Advanced Facial Wellness Treatment

    Mayfair Wellness Highlights Skincare Transformation Journey of 51-Year-Old Through Advanced Nutrition-Based Wellness

    Mayfair Wellness Highlights Skincare Transformation Journey of 51-Year-Old Through Advanced Nutrition-Based Wellness