Tambak Indonesia Merdeka dari Produk Impor, FisTx Hadirkan Alat Uji Nawasena Test Kit dan Nano Disinfektan Buatan Lokal

Tambak Indonesia merdeka dari produk impor: FisTx hadirkan Nawasena Test Kit, Nano Disinfektan, dan Nano Silver buatan lokal untuk petambak Indonesia.

Yogyakarta, Agustus 2026 — FisTx, perusahaan teknologi akuakultur asal Sleman, Yogyakarta, terus memperluas lini produk yang dirancang dan diproduksi secara mandiri di dalam negeri, sebagai bagian dari seruan Tambak Merdeka dari Produk Impor dalam gerakan #Merdeka Bersama FisTx dalam rangka memeriahkan HUT NKRI ke 81 Tahun. Tiga produk yang menjadi sorotan dalam sub-campaign ini adalah Nawasena Test Kit, Nano Disinfektan, dan Nano Silver.

Selama ini, sebagian kebutuhan alat uji kualitas air maupun bahan desinfeksi tambak di Indonesia masih bergantung pada produk impor, yang umumnya datang dengan harga lebih tinggi dan waktu tunggu distribusi yang lebih lama, terutama bagi petambak di wilayah yang jauh dari pusat distribusi. FisTx menjawab kebutuhan itu dengan mengembangkan dan memproduksi alternatif lokal yang dirancang khusus untuk kondisi perairan tambak di Indonesia.

Sekilas tentang ketiga produk:

– Nawasena Test Kit adalah alat uji kualitas air yang dapat digunakan langsung di tepi kolam untuk mendeteksi parameter seperti amonia, nitrit, total alkalinitas, dan kadar oksigen terlarut secara realtime, tanpa perlu mengirim sampel ke laboratorium eksternal. Salah fitur menarik dari Nawasena Test Kit, dilengkapi dengan fitur Smart Virtual Assistant selama 7*24 Jam Non Stop. Fitur ini gratis untuk setiap customer yang sudah melakukan pembelian Nawasena test kit. Fitur Smart Virtual Assistant memastikan pengguna mendapatkan panduan instan kapan saja tanpa kendala waktu.

– Nano Disinfektan adalah larutan disinfektan berbasis ion tembaga dengan kandungan 150.000 ppm yang bekerja menekan populasi patogen penyebab penyakit pada air budidaya, digunakan sebagai bagian dari rutinitas sterilisasi air tambak. Dosis pencegahan Nano Disinfektan (nano copper) FisTx adalah 0,05 ppm setiap 7–14 hari, dan dosis pengobatan 0,1 ppm setiap 3 hari hingga mortalitas menurun signifikan, disesuaikan dengan volume air kolam aktual.

– Nano Silver adalah produk desinfektan berbasis ion perak dengan kandungan Mulai Dari 1.000 ppm s/d 10.000 ppm ion nano silver yang bekerja melengkapi perlindungan terhadap patogen memiliki pH netral (8) dan dirancang khusus untuk dicampur pakan dengan dosis pencegahan 0,05 ppt, sehingga aman dikonsumsi udang secara rutin tanpa mengganggu proses hidupnya.

Ketiganya dikembangkan melalui riset internal FisTx dan diproduksi di fasilitas dalam negeri.

Rico Wisnu Wibisono, Founder dan CEO FisTx, mengatakan pengembangan produk lokal ini merupakan bagian dari komitmen jangka panjang perusahaan untuk memperkuat kemandirian teknologi akuakultur nasional. “Petambak Indonesia berhak mendapatkan teknologi yang dirancang khusus untuk kondisi perairan Indonesia, dengan harga yang lebih terjangkau dan distribusi yang lebih cepat, tanpa harus bergantung pada produk dari luar negeri,” kata Rico. 

Di Kulon Progo, seorang petambak binaan FisTx sempat mengalami lonjakan kematian udang sejak hari ke-30 budidaya (DOC 30). Setelah rutin menerapkan Nano Disinfektan, kondisi kolam berangsur pulih. “Alhamdulillah sudah membaik, yang bermasalah kemarin kolam 8 dan kolam 6, sudah mau makan dan kematian menurun,” tulis petambak tersebut kepada tim FisTx. Tambak ini akhirnya berhasil dipanen tuntas pada DOC 120 dengan size 28, total hasil panen 9,5 ton dari tiga kolam.

Berdasarkan data internal perusahaan, adopsi teknologi FisTx secara keseluruhan selama lebih dari lima tahun terakhir berkontribusi pada peningkatan success rate budidaya hingga 83,6%, dan penurunan biaya produksi hingga 27%. FisTx tercatat telah menjangkau lebih dari 1.500 petambak dan pembudidaya di 25 provinsi di Indonesia.

Seruan Tambak Merdeka dari Produk Impor merupakan salah satu tema dan seruan dalam “Merdeka Bersama FisTx”, yang secara keseluruhan menyasar lima masalah klasik budidaya, mulai dari sterilisasi air, penyakit, efisiensi pakan, kualitas air, hingga ketergantungan produk impor.

Press Release juga sudah tayang di VRITIMES

  • Related Posts

    5 Hal Tidak Terduga yang Terjadi ketika Sedang Liburan ke Luar Negeri

    Liburan ke luar negeri bisa menjadi kesempatan untuk mencoba pengalaman baru, mulai dari menjelajahi kota yang belum pernah dikunjungi hingga mencicipi kuliner khas setempat. Namun, perjalanan tidak selalu berjalan sesuai…

    Bank Mandiri Taspen Raih Dua Penghargaan Terbaik 1 Kinerja Pembayaran Pensiunan

    PT Bank Mandiri Taspen meraih dua penghargaan Terbaik 1 Kinerja Pembayaran Pensiunan Kategori Besar, masing-masing untuk layanan pembayaran pensiunan PT TASPEN (Persero) dan PT ASABRI (Persero). Penghargaan ini menjadi apresiasi…

    Leave a Reply

    Your email address will not be published. Required fields are marked *

    CAPTCHA


    You Missed

    5 Hal Tidak Terduga yang Terjadi ketika Sedang Liburan ke Luar Negeri

    5 Hal Tidak Terduga yang Terjadi ketika Sedang Liburan ke Luar Negeri

    Bank Mandiri Taspen Raih Dua Penghargaan Terbaik 1 Kinerja Pembayaran Pensiunan

    Bank Mandiri Taspen Raih Dua Penghargaan Terbaik 1 Kinerja Pembayaran Pensiunan

    BRI Finance Hadir di Multifinance Day 2026, Perkuat Edukasi dan Inklusi nKeuangan

    BRI Finance Hadir di Multifinance Day 2026, Perkuat Edukasi dan Inklusi nKeuangan

    SCALECON 2027, Konferensi Agentic AI Untuk Bisnis Indonesia

    SCALECON 2027, Konferensi Agentic AI Untuk Bisnis Indonesia

    KAI Daop 2 Bandung Layani Lebih dari 56ribu Wisatawan Mancanegara pada Januari–Agustus 2026

    KAI Daop 2 Bandung Layani Lebih dari 56ribu Wisatawan Mancanegara pada Januari–Agustus 2026

    Sebelum Jual Emas Perhiasan atau Logam Mulia, Pandai Emas Ingatkan 7 Hal yang Perlu Dicek

    Sebelum Jual Emas Perhiasan atau Logam Mulia, Pandai Emas Ingatkan 7 Hal yang Perlu Dicek