Sepekan Closed Beta Sanct: Gelombang Pertama Rampung, Pendaftaran Batch Kedua Dibuka

Sepekan setelah membuka closed beta di Car Free Day kawasan Senayan (23/8), platform personal networking Sanct merampungkan gelombang undangan pertamanya: lebih dari 150 pengguna pertama kini aktif di dalam, dengan lebih dari 1.600 orang di daftar tunggu. Mulai hari ini, pendaftaran batch kedua dibuka untuk siapa pun yang ingin mencoba, melalui https://sanct.social. Sepekan pertama itu juga meninggalkan satu cerita: seorang pengguna yang sedang melewati hari berat tiba-tiba dihubungi sahabatnya tepat ketika ia sedang bersedih — berkat satu fitur Sanct yang dirancang diam-diam untuk itu.

Jakarta, 29 Agustus 2026 — Sepekan lalu, sebuah booth bertenda merah di Car Free Day kawasan Senayan mengajak warga mendaftar closed beta lewat putaran roda hadiah. Minggu ini, aplikasi yang diperkenalkan di booth itu — Sanct — merampungkan gelombang undangan pertamanya: lebih dari 150 pengguna pertama sudah di dalam, dan lebih dari 1.600 orang masih menunggu di daftar tunggu.

Sanct adalah platform personal networking: sosial media yang dibuat khusus untuk sahabat dekat dan keluarga. Teman hanya bisa ditambahkan dengan bertemu langsung dan saling memindai kode QR, sehingga lingkaran tiap pengguna hanya berisi orang yang benar-benar dikenalnya.

Di dalam, sepekan pertama berjalan seperti yang dirancang: pelan dan personal. Para pengguna membagikan momen-momen pertama ke lingkaran kecilnya — bukan untuk penonton, hanya untuk orang terdekat — dan sebagian mulai saling menelepon langsung dari aplikasi. Setiap malam, Sanct juga menyiapkan rangkuman hari untuk tiap pengguna — ruang kecil untuk menengok kembali hari-hari yang sudah lewat, dan pengingat tentang apa yang penting hari ini. Dari masukan awal yang sampai ke tim, cara menutup hari seperti ini disebut-sebut sebagai salah satu bagian paling menarik dari Sanct.

Tapi cerita yang paling membekas pekan ini bukan soal angka.

Datangnya dari seorang pengguna perempuan yang pekan lalu melewati hari yang berat. Ia setuju ceritanya dibagikan, tanpa nama.

“Hari itu berat banget, dan aku nggak cerita ke siapa-siapa,” kenangnya. “Aku cuma buka Sanct, nulis sedikit buat diriku sendiri, terus udah. Eh nggak lama, sahabatku tiba-tiba ngechat: ‘Kamu nggak apa-apa?’ Aku sampai bengong. Sumpah, kagetnya bukan main. Aku belum bilang apa-apa ke siapa pun — kok dia bisa tahu?”

Jawabannya baru ia dapat belakangan, dari sahabatnya sendiri. Bukan kebetulan, bukan firasat: ada satu fitur kecil di Sanct yang memang dirancang diam-diam supaya orang terdekatmu tahu kalau kamu sedang tidak baik-baik saja — tanpa kamu harus mengumumkan apa pun.

“Malam itu kami akhirnya ketemu beneran, bukan cuman chattingan aja,” katanya. “Aku didengerin, ditemenin. Ternyata yang paling aku butuhin malam itu ya sesederhana itu.”

“Fitur ini kami bangun dengan satu keyakinan: setiap orang butuh merasa didukung oleh orang-orang terdekatnya. Dan minggu ini kami melihat sendiri buktinya,” kata Sion Abednego, pendiri Sanct. “Tapi justru di sinilah intinya. Kami tidak sedang membangun aplikasi yang membuat kalian betah berlama-lama menatap layar. Sanct adalah jembatan, supaya kalian lebih sering bertemu dan lebih tulus saling peduli dengan orang-orang terdekat kalian. Cerita tadi berakhir dengan dua sahabat yang bertemu langsung, bukan lewat layar. Di situlah Sanct bekerja. Dan harapan kami satu: lebih banyak orang di luar sana terbantu dengan cara yang sama.”

Fitur apa persisnya? Tim Sanct memilih tidak menjelaskannya. “Sebagian hal di Sanct memang lebih enak ditemukan sendiri,” ujar Sion.

Bagi yang ingin merasakannya sendiri, kesempatannya terbuka hari ini: dengan rampungnya gelombang pertama, pendaftaran batch kedua closed beta resmi dibuka untuk siapa pun. Cukup daftarkan alamat email di https://sanct.social — tautan akses dikirim sesuai giliran, dan yang mendaftar lebih awal mendapat gelombang lebih awal.

Satu lagi: untuk pengguna iPhone, ada kabar yang sedang disiapkan tim. Nantikan minggu depan.

Press Release juga sudah tayang di VRITIMES

  • Related Posts

    Perkuat Keandalan Jalan Tol, PT Jasamarga Tollroad Maintenance Laksanakan Rekonstruksi Perkerasan di Ruas Tol Jagorawi

    Jakarta, 20 September 2026 – PT Jasamarga Tollroad Maintenance (JMTM) kembali melaksanakan pekerjaan preservasi jalan tol berupa rekonstruksi perkerasan di Ruas Tol Jagorawi. Pekerjaan ini dilaksanakan secara bertahap pada sejumlah…

    Mengelola Uang Makan Harian agar Keuangan Tetap Teratur

    Uang makan menjadi salah satu pengeluaran yang hampir selalu muncul setiap hari. Jika tidak diperhatikan, pengeluaran untuk sarapan, makan siang, makan malam, kopi, atau camilan bisa membuat anggaran bulanan cepat…

    Leave a Reply

    Your email address will not be published. Required fields are marked *

    CAPTCHA


    You Missed

    Perkuat Keandalan Jalan Tol, PT Jasamarga Tollroad Maintenance Laksanakan Rekonstruksi Perkerasan di Ruas Tol Jagorawi

    Perkuat Keandalan Jalan Tol, PT Jasamarga Tollroad Maintenance Laksanakan Rekonstruksi Perkerasan di Ruas Tol Jagorawi

    Mengelola Uang Makan Harian agar Keuangan Tetap Teratur

    Mengelola Uang Makan Harian agar Keuangan Tetap Teratur

    Bitcoin Bangkit Lagi! BTC Tembus US$81.000, Level Ini Jadi Penentu Berikutnya

    Bitcoin Bangkit Lagi! BTC Tembus US.000, Level Ini Jadi Penentu Berikutnya

    Pembiayaan Dana Tunai BRI Finance Tumbuh 44,74% hingga Semester I-2026

    Pembiayaan Dana Tunai BRI Finance Tumbuh 44,74% hingga Semester I-2026

    Saat Kebutuhan Datang Tak Terduga, BRI Finance Hadirkan Solusi Dana yang Fleksibel

    Saat Kebutuhan Datang Tak Terduga, BRI Finance Hadirkan Solusi Dana yang Fleksibel

    Hadapi Tantangan Pasar Otomotif, BRI Finance Bukukan Pertumbuhan Laba 91,2%

    Hadapi Tantangan Pasar Otomotif, BRI Finance Bukukan Pertumbuhan Laba 91,2%