Revolusi Stablecoin, Dari Aset Digital Hingga Mata Uang Resmi

Jakarta, 18 Agustus 2025 – Akhir-akhir ini dunia mata uang kripto tengah mengalami pergeseran signifikan, terutama dengan semakin menonjolnya peran stablecoin. Aset digital ini, yang dirancang untuk menjaga stabilitas nilai, kini menjadi subjek perbincangan serius di kalangan ekonom, bank sentral, dan pelaku pasar. 

Perhatian global terhadap stablecoin juga semakin meningkat setelah Presiden Amerika Serikat, Donald Trump, mengesahkan undang-undang The Genius Act. 

Langkah ini dipandang sebagai sebuah eksperimen besar, di mana AS secara resmi mendorong penggunaan stablecoin dan bahkan mengizinkan cadangan devisa bank sentral untuk diinvestasikan dalam aset kripto. 

Dalam ekosistem aset kripto, stablecoin memainkan peran krusial. Mereka digunakan sebagai alat untuk mengurangi risiko volatilitas harga, dengan memfasilitasi transfer nilai yang efisien, dan menyediakan likuiditas di berbagai platform keuangan terdesentralisasi atau DeFi.

Di tengah dinamika global ini, muncul sebuah stablecoin baru bernama StablR USD (USDR). Token ini dikembangkan dalam ekosistem StablR dan dirancang sesuai dengan regulasi Markets in Crypto-Assets Regulation atau MiCAR. USDR dipatok 1:1 terhadap Dolar AS, dan nilainya dijaga melalui cadangan yang terdiri dari mata uang fiat dan obligasi pemerintah jangka pendek. 

Keberadaan USDR menunjukkan bagaimana aset digital dapat beroperasi dalam koridor regulasi yang ketat, yang menjadikannya pilihan yang menarik bagi mereka yang mencari stabilitas di pasar kripto. 

Image

Menyadari potensi besar yang dimiliki oleh aset digital ini, Bittime, salah satu platform pertukaran aset kripto terkemuka di Indonesia. Secara resmi melisting USDR pada platformnya, pada 15 Agustus lalu, dengan trading pairs IDR/USDR dan USDR/USDT. Memberi kesempatan kepada para pengguna untuk mengakses stablecoin yang berlandaskan pada regulasi dan keamanan yang terjamin.

Namun, tentu perlu dipahami bahwa bentuk investasi lain, memilih aset kripto yang akan diinvestasikan, sebaiknya berdasarkan literasi dan pemahaman yang memadai bukan euforia pasar 

Seperti diketahui, investasi aset kripto mengandung risiko tinggi. Hal tersebut termasuk fluktuasi harga, kehilangan modal, risiko likuiditas, teknologi, dan regulasi yang menjadi tanggung jawab pribadi pengguna. Karena itu sangat penting untuk terus melakukan riset, dan diskusi dengan komunitas-komunitas terpercaya.

  • Related Posts

    Teh Rancabali PTPN I, Subholding PTPN III (Persero) Jadi Sorotan Media AS

    BANDUNG — PT Perkebunan Nusantara I (PTPN I) Regional 2, bagian dari Holding Perkebunan Nusantara PTPN Group, menjadi perhatian media asal Amerika Serikat melalui proyek dokumenter bertajuk The Tea Trail.…

    PTPN IV PalmCo, Subholding PTPN III (Persero) Jadikan Kebun dan Pabrik Laboratorium Kesiapan Kerja, Serap Lebih dari 1.300 Peserta Magang

    JAKARTA — Di tengah tingginya kebutuhan dunia usaha terhadap tenaga kerja yang siap pakai, program pemagangan semakin dipandang sebagai salah satu jembatan untuk mempertemukan dunia pendidikan dengan kebutuhan industri. Subholding…

    You Missed

    Teh Rancabali PTPN I, Subholding PTPN III (Persero) Jadi Sorotan Media AS

    Teh Rancabali PTPN I, Subholding PTPN III (Persero) Jadi Sorotan Media AS

    Year-End Family Travel: 7 Things to Check Before Your December Holiday

    Year-End Family Travel: 7 Things to Check Before Your December Holiday

    PTPN IV PalmCo, Subholding PTPN III (Persero) Jadikan Kebun dan Pabrik Laboratorium Kesiapan Kerja, Serap Lebih dari 1.300 Peserta Magang

    PTPN IV PalmCo, Subholding PTPN III (Persero) Jadikan Kebun dan Pabrik Laboratorium Kesiapan Kerja, Serap Lebih dari 1.300 Peserta Magang

    Keistimewa Hari Kebangsaan: Gabungan Cita Rasa Malaysia bersama Produk Premium Latvia dan Greece

    Keistimewa Hari Kebangsaan: Gabungan Cita Rasa Malaysia bersama Produk Premium Latvia dan Greece

    Selesaikan Project FS 10 ECRL Malaysia, PLN NPC Lengkapi Keberhasilan Proyek Global Pertama

    Selesaikan Project FS 10 ECRL Malaysia, PLN NPC Lengkapi Keberhasilan Proyek Global Pertama

    Dwi Andi Rohmatika (DA) Rampungkan Training Finance for Non Finance Manager, Perkuat Kapasitas 37 Profesional di PT Gawih Jaya dengan Sistem Terintegrasi AI

    Dwi Andi Rohmatika (DA) Rampungkan Training Finance for Non Finance Manager, Perkuat Kapasitas 37 Profesional di PT Gawih Jaya dengan Sistem Terintegrasi AI