RAYAKAN “LIVABLE ART” DAN DEKONSTRUKSI MONOKROM: PURANA DAN PURAGRAPH RESMI LUNCURKAN KOLABORASI BERSAMA AFGANIAL DI HÖRBISS, YATS COLONY

YOGYAKARTA, 27 Juni 2026 – Hari ini, ruang kreatif rindang Hörbiss di YATS Colony Yogyakarta menjadi pusat desain kontemporer tanah air. PURANA dan PURAGRAPH secara resmi meluncurkan koleksi kolaborasi yang telah lama dinantikan bersama desainer dan seniman ternama, Anton Afganial. Peluncuran ini ditandai dengan pameran privat berkonsep tinggi dan instalasi interaktif, menerjemahkan bentuk arsitektural menjadi ekspresi busana yang hidup dan fungsional.

Koleksi kolaboratif ini menonjolkan kontras estetika yang memukau. PURANA menghadirkan busana resort kelas atas yang anggun dengan siluet mengalir di mana coretan kuas ekspresif Anton tertanam langsung dalam motif dasarnya. Sebaliknya, PURAGRAPH menarik perhatian lewat rangkaian atasan monokrom hitam dan putih polos tanpa motif (patternless deconstructive tops) yang mengandalkan potongan struktural dan selembar statement patch dari potongan lukisan Anton yang dijahit dengan presisi.

“Livable Art adalah tentang bercerita lewat apa yang kita kenakan,” kata Nonita Respati, Founder & Chief Creative Officer Purana. “Melalui lensa arsitektural Anton, aliran motif Purana dan dekonstruksi monokrom Puragraph menemukan suara yang seimbang dan menyatu. Dengan menyematkan sapuan kuas ‘Abundance’ ke dalam motif dasar orisinal kami, kami menciptakan ‘Livable Art’ dalam arti sesungguhnya—seni yang tidak hanya Anda lihat, tetapi seni yang Anda tinggali dan rasakan sehari-hari.”

Seniman Anton Afganial merefleksikan sinergi dari peluncuran langsung ini: “Energi kreatif di YATS Colony adalah kanvas yang sempurna bagi kolektif kami. ‘Abundance’ dilukis untuk merayakan kebahagiaan-kebahagiaan sederhana dalam hidup. Melihat emosi-emosi dinamis tersebut keluar dari kanvas datar untuk dihidupi di atas kain—mengalir anggun pada sutra Purana dan tersemat sebagai lencana struktural pada katun polos Puragraph—menjadikan tubuh manusia sebagai galeri utama yang bergerak.”

“Atasan hitam dan putih dekonstruktif polos khas Puragraph bertindak sebagai jangkar esensial yang memperkokoh seluruh pameran ini,” ujar Maritza Putri, Lead Designer sekaligus representasi Puragraph. “Fokus kami pada konstruksi mentah tanpa motif menyediakan garis-garis tenang namun kuat yang membiarkan statement patch artistik Anton melompat keluar dari kain dengan kontras luar biasa. Ini memberi ruang bagi generasi muda kreatif untuk mengenakan karya seni ini sebagai lencana kehormatan yang langka.”

Acara peluncuran privat ini dihadiri oleh para kurator kreatif terkemuka Yogyakarta, seniman, VIP lokal, dan penentu tren, mengukuhkan kolaborasi ini sebagai salah satu pencapaian desain paling signifikan secara budaya tahun ini.

Supported by:

Wardah · Optik Seis · KLAR · Havaianas · Fuguku

Press Release juga sudah tayang di VRITIMES

  • Related Posts

    Tingkatkan Keandalan Jalan Tol, PT Jasamarga Tollroad Maintenance Laksanakan Pekerjaan Preservasi di Ruas Jalan Tol Semarang

    Jakarta, 26 Juli 2026 – PT Jasamarga Tollroad Maintenance (PT JMTM) melaksanakan pekerjaan preservasi jalan tol melalui metode Scrapping, Filling and Overlay (SFO) serta rekonstruksi rigid pavement di Ruas Jalan…

    Bitcoin Sentuh Level Tertinggi 5 Minggu, FLOQ Lihat Momentum Positif Masih Terbuka

    Jakarta, 26 Juli 2026 — Harga Bitcoin bergerak fluktuatif setelah sempat menyentuh level tertinggi dalam lima minggu di kisaran US$66.400–US$66.500 pada 21 Juli 2026. Namun, penguatan tersebut tertahan setelah BTC terkoreksi ke area US$65.600–US$65.700 pada 22 Juli 2026.  Koreksi terjadi seiring lonjakan harga minyak dunia, dengan WTI menembus US$85 per barel dan Brent mendekati US$90 per barel. Kondisi ini kembali memicu kekhawatiran pasar terhadaptekanan inflasi global dan arah kebijakan suku bunga The Fed.  CEO dan Founder FLOQ, Yudhono Rawis, menilai koreksi Bitcoin tidak serta-merta menghapus peluang penguatan, tetapi pasar membutuhkan konfirmasi yang lebih kuat dari faktor makro dan arus dana institusional.  “Koreksi setelah Bitcoin menyentuh level tertinggi lima minggu adalah hal yang wajar, terutama ketika pasar menghadapi tekanan dari harga minyak dan geopolitik. Peluang penguatan tetap terbuka, tetapi pasar membutuhkan dukungan yang lebih solid, baik dari stabilisasi makro, meredanya risiko energi, maupun keberlanjutan inflow institusional,” ujar Yudho. …

    Leave a Reply

    Your email address will not be published. Required fields are marked *

    CAPTCHA


    You Missed

    Tingkatkan Keandalan Jalan Tol, PT Jasamarga Tollroad Maintenance Laksanakan Pekerjaan Preservasi di Ruas Jalan Tol Semarang

    Tingkatkan Keandalan Jalan Tol, PT Jasamarga Tollroad Maintenance Laksanakan Pekerjaan Preservasi di Ruas Jalan Tol Semarang

    Bitcoin Sentuh Level Tertinggi 5 Minggu, FLOQ Lihat Momentum Positif Masih Terbuka

    Bitcoin Sentuh Level Tertinggi 5 Minggu, FLOQ Lihat Momentum Positif Masih Terbuka

    Aceh Tegaskan Peran dalam Ekonomi Maritim Dunia, Dua Komoditas Unggulan Berlayar dari Pelabuhan Krueng Geukueh

    Aceh Tegaskan Peran dalam Ekonomi Maritim Dunia, Dua Komoditas Unggulan Berlayar dari Pelabuhan Krueng Geukueh

    Cara Memilih Obat Diare Kucing yang Aman dan Efektif

    Cara Memilih Obat Diare Kucing yang Aman dan Efektif

    Kenapa Finance di International Undergraduate Program Banyak Diminati

    Kenapa Finance di International Undergraduate Program Banyak Diminati

    Lions Blood Heroes Central Park 2 Luncurkan Sistem Pendaftaran Online Berbasis Slot Waktu MyLBH, Distrik 307 A1 Targetkan 10.000 Kantong Darah

    Lions Blood Heroes Central Park 2 Luncurkan Sistem Pendaftaran Online Berbasis Slot Waktu MyLBH, Distrik 307 A1 Targetkan 10.000 Kantong Darah