Pengguna LRT Jabodebek Tembus 139 Ribu Saat Long Weekend May Day, Jadi Tulang Punggung Mobilitas Liburan

LRT Jabodebek melayani 139.874 pengguna selama libur panjang May Day 1–3 Mei 2026, atau rata-rata 46.625 per hari. Puncak terjadi Sabtu (2/5) dengan 49.005 pengguna. Dukuh Atas, Cikoko, dan Harjamukti jadi stasiun terpadat berkat integrasi dengan KRL, MRT, KA Bandara, dan TransJakarta. KAI mengoperasikan 270 perjalanan per hari dan memperbolehkan sepeda non-lipat saat akhir pekan dengan tarif Rp5.000-Rp10.000.

LRT Jabodebek mencatat 139.874 pengguna selama periode long weekend May Day pada 1–3 Mei 2026, dengan rata-rata 46.625 pengguna per hari. Capaian ini menegaskan peran LRT Jabodebek sebagai salah satu moda transportasi publik utama yang mendukung mobilitas masyarakat di kawasan perkotaan, khususnya saat periode libur panjang.

Lonjakan mobilitas terlihat dari tren penggunaan harian, dengan puncak penumpang terjadi pada Sabtu (2/5) sebanyak 49.005 pengguna. Sementara itu, pada Minggu (3/5) tercatat 45.793 pengguna, dan Jumat (1/5) sebanyak 45.076 pengguna. Pola ini menunjukkan tingginya pergerakan masyarakat untuk berlibur dan beraktivitas lintas kawasan selama akhir pekan panjang.

Sejumlah stasiun strategis menjadi pusat pergerakan pengguna. Stasiun Dukuh Atas tercatat sebagai salah satu titik dengan aktivitas tertinggi, didukung konektivitas antarmoda yang terintegrasi dengan KRL Commuter Line, KA Bandara, MRT Jakarta, dan TransJakarta. Selain itu, Stasiun Cikoko dan Stasiun Harjamukti juga menjadi simpul penting, terutama bagi masyarakat yang menuju kawasan hunian dan destinasi rekreasi di wilayah Cibubur dan sekitarnya.

Untuk mengakomodasi tingginya mobilitas tersebut, LRT Jabodebek mengoperasikan 270 perjalanan per hari selama periode libur panjang. Optimalisasi layanan ini dilakukan guna menjaga kelancaran perjalanan serta memberikan alternatif transportasi publik yang efisien di tengah meningkatnya aktivitas masyarakat.

Manager of Public Relation LRT Jabodebek, Radhitya Mardika, mengatakan bahwa tren ini menunjukkan semakin meningkatnya kepercayaan masyarakat terhadap transportasi publik yang terintegrasi.

“Pola pergerakan selama long weekend menunjukkan bahwa masyarakat semakin mengandalkan transportasi publik yang terhubung dan efisien. LRT Jabodebek hadir sebagai solusi mobilitas yang tidak hanya praktis, tetapi juga mampu menghubungkan berbagai pusat aktivitas dan destinasi secara langsung,” ujarnya.

Selain konektivitas, kemudahan akses dan fleksibilitas layanan juga menjadi faktor pendukung. Pada akhir pekan dan hari libur nasional, pengguna diperbolehkan membawa sepeda non-lipat tanpa biaya tambahan. Kebijakan ini memberikan alternatif mobilitas yang lebih ramah lingkungan sekaligus memperluas jangkauan perjalanan pengguna.

Dari sisi tarif, LRT Jabodebek tetap memberikan kemudahan dengan harga yang terjangkau, mulai dari Rp5.000 hingga maksimal Rp10.000, sehingga dapat diakses oleh berbagai lapisan masyarakat.

Ke depan, LRT Jabodebek akan terus memperkuat kualitas layanan dan integrasi antarmoda guna menjawab kebutuhan mobilitas masyarakat perkotaan yang semakin dinamis, baik untuk aktivitas harian maupun perjalanan pada periode libur.

Press Release juga sudah tayang di VRITIMES

  • Related Posts

    KAI Logistik Perkuat Angkutan KA Kontainer sebagai Solusi Logistik Berkelanjutan

    PT Kereta Api Logistik (KAI Logistik) terus memperkuat layanan Kereta Api (KA) kontainer sebagai bagian dari pengembangan segmen KA Multikomoditi sekaligus mendukung terciptanya ekosistem logistik nasional yang lebih efisien dan…

    Glow Society Makin Seru di K Mall at Menara Jakarta

    K Mall at Menara Jakarta menghadirkan Glow Society, rangkaian aktivitas yang berlangsung pada 11 September hingga 4 Oktober 2026. Mengusung semangat Discover Your Inner Glow, Glow Society mengajak pengunjung menikmati…

    You Missed

    KAI Logistik Perkuat Angkutan KA Kontainer sebagai Solusi Logistik Berkelanjutan

    KAI Logistik Perkuat Angkutan KA Kontainer sebagai Solusi Logistik Berkelanjutan

    Glow Society Makin Seru di K Mall at Menara Jakarta

    Glow Society Makin Seru di K Mall at Menara Jakarta

    Bea Cukai Indonesia Semakin Digital. Mampukah Sistem Bisnis Mengimbanginya?

    Bea Cukai Indonesia Semakin Digital. Mampukah Sistem Bisnis Mengimbanginya?

    Gelar ICCE 2026, ICCA Hadirkan Konferensi Layanan Pelanggan dan Pameran Teknologi di Jakarta

    Gelar ICCE 2026, ICCA Hadirkan Konferensi Layanan Pelanggan dan Pameran Teknologi di Jakarta

    Laba BRI Finance Melesat 89% hingga Juli 2026

    Laba BRI Finance Melesat 89% hingga Juli 2026

    Laba BRI Finance Melonjak 91,2% hingga Semester I2026, Ditopang Segmen Ini

    Laba BRI Finance Melonjak 91,2% hingga Semester I2026, Ditopang Segmen Ini