Pelindo Multi Terminal Hadir di Universitas Al Azhar, Jembatani Dunia Pendidikan & Industri Pelabuhan

Medan, Januari 2026 – PT Pelindo Multi Terminal (SPMT), Subholding PT Pelabuhan Indonesia (Persero) yang bergerak di bidang operasional terminal nonpetikemas, memperkuat komitmen keberlanjutan dan ketahanan operasional pelabuhan dengan hadir sebagai narasumber utama dalam kegiatan Ceremony MoU dan MoA serta Kuliah Tamu bertajuk “Sinergi BMKG–Pelabuhan dalam Ketahanan Lingkungan Berbasis Cuaca” bersama Badan Meteorologi, Klimatologi, dan Geofisika (BMKG) Sumatera Utara yang diselenggarakan Universitas Al Azhar pada Selasa (20/1). Kegiatan ini menjadi langkah strategis dalam memperkuat kolaborasi lintas sektor untuk menghadapi tantangan perubahan iklim dan risiko hidrometeorologi di kawasan pelabuhan.

Rektor Universitas Al Azhar, Mawardi, mengapresiasi kehadiran Pelindo Multi Terminal dan BMKG yang menjadi momentum penting dalam menghubungkan dunia akademik dengan dunia industri.

“Kedatangan mitra dari dunia usaha dan industri diharapkan dapat membuka ruang implementasi nyata dari kerja sama ini. MoU dan MoA antara Al Azhar dengan SPMT dan BMKG menjadi jembatan bagi mahasiswa untuk memperoleh pengalaman lapangan melalui program magang, memperkaya keterampilan, serta memahami praktik kerja profesional. Pembelajaran tidak hanya teori, tetapi juga langsung terjun ke lapangan melalui kegiatan magang bersertifikat” ujar Mawardi.

Kuliah ini membahas secara komprehensif pemanfaatan informasi cuaca dalam menunjang keberlanjutan operasi pelabuhan, keterkaitannya dengan Sustainable Development Goals (SDGs), serta penguatan ketahanan infrastruktur pelabuhan. Diskusi menyoroti bagaimana isu lingkungan kini berkembang menjadi risiko bisnis yang berdampak pada operasional, biaya modal, hingga reputasi perusahaan.

Direktur SDM Pelindo Multi Terminal, Edi Priyanto, menegaskan pentingnya integrasi data meteorologi dan klimatologi dalam pengelolaan pelabuhan modern.

“Risiko iklim tidak lagi hanya isu lingkungan, tetapi telah menjadi risiko bisnis yang mempengaruhi kelancaran operasional pelabuhan, efisiensi investasi, serta kepercayaan pengguna jasa. Sinergi dengan BMKG memungkinkan Pelindo Multi Terminal memperoleh dukungan informasi cuaca yang akurat dan andal sebagai dasar mitigasi risiko dan pengambilan keputusan strategis,” jelasnya.

Perwakilan Kepala Stasiun BMKG Sumatera Utara, Wahyudin, memaparkan konteks nasional meningkatnya bencana hidrometeorologi akibat perubahan iklim dan variabilitas cuaca. Ia menjelaskan adanya korelasi antara kenaikan suhu global dan intensitas curah hujan yang berdampak signifikan pada wilayah pesisir dan pelabuhan.

“Pada sektor kepelabuhanan, banjir rob merupakan risiko dominan yang dipicu oleh pasang ekstrem, kenaikan muka air laut, dan penurunan muka tanah. Kolaborasi BMKG dan Pelindo Multi Terminal sangat penting dalam memperkuat sistem peringatan dini, perencanaan adaptasi, dan pengelolaan risiko berbasis data ilmiah,” ungkapnya.

Dalam kegiatan ini, BMKG menegaskan perannya dalam menyediakan data, informasi, serta analisis cuaca dan iklim, sementara Pelindo Multi Terminal mengimplementasikannya dalam sistem operasional dan perencanaan pelabuhan. Universitas Al Azhar menjadi mitra strategis dalam pengembangan SDM, riset, dan inovasi yang mendukung ketahanan lingkungan pesisir.

Acara ditutup dengan Penandatangan Nota Kesepahaman (Memorandum of Understanding/MoU) dan Nota Kesepakatan (Memorandum of Agreement/MoA) yang menegaskan komitmen bersama antara dunia pendidikan, kepelabuhanan, dan lembaga negara dalam pengembangan sumber daya manusia, penelitian terapan, serta pemanfaatan informasi cuaca dan iklim guna mendukung keberlanjutan dan ketahanan operasional pelabuhan. Kolaborasi ini memperkuat sinergi antara Pelindo Multi Terminal, Universitas Al Azhar, dan BMKG dalam mewujudkan pelabuhan yang adaptif terhadap perubahan iklim, mendukung pembangunan berkelanjutan, serta mencetak generasi muda yang kompeten dan siap menghadapi tantangan sektor maritim dan logistik nasional.

Press Release juga sudah tayang di VRITIMES

  • Related Posts

    Sambut HUT ke-70, SUCOFINDO dan ABPEDNAS Resmikan Sumur Air Bersih di Kepulauan Riau

    Bintan, Kepulauan Riau (25/8) – Asosiasi Badan Permusyawaratan Desa Nasional (ABPEDNAS) bersama PT SUCOFINDO (PERSERO) meresmikan sumur air bersih di Masjid At Taubah, Desa Toapaya Selatan, Kabupaten Bintan, Kepulauan Riau.…

    Semarak Merah Putih BRI Region 6 Hadirkan Pemeriksaan Kesehatan Gratis bagi Masyarakat Pasar Malaka Rorotan

    Semarak peringatan Hari Ulang Tahun (HUT) ke-81 Kemerdekaan Republik Indonesia yang digelar BRI Region 6 di Pasar Malaka Rorotan turut menghadirkan kegiatan pemeriksaan kesehatan gratis bagi masyarakat sekitar. Kegiatan ini…

    You Missed

    Cebuana Lhuillier MoneyXchange Empowers Filipinos to Make Better Financial Decisions

    Cebuana Lhuillier MoneyXchange Empowers Filipinos to Make Better Financial Decisions

    Sambut HUT ke-70, SUCOFINDO dan ABPEDNAS Resmikan Sumur Air Bersih di Kepulauan Riau

    Sambut HUT ke-70, SUCOFINDO dan ABPEDNAS Resmikan Sumur Air Bersih di Kepulauan Riau

    XRPPower Expands AI Infrastructure for Digital Asset Services

    XRPPower Expands AI Infrastructure for Digital Asset Services

    Semarak Merah Putih BRI Region 6 Hadirkan Pemeriksaan Kesehatan Gratis bagi Masyarakat Pasar Malaka Rorotan

    Semarak Merah Putih BRI Region 6 Hadirkan Pemeriksaan Kesehatan Gratis bagi Masyarakat Pasar Malaka Rorotan

    Semarak Merah Putih Kemerdekaan BRI Region 6 Meriahkan Pasar Malaka Rorotan, Dibuka dengan Simbolis Penumbukan Padi

    Semarak Merah Putih Kemerdekaan BRI Region 6 Meriahkan Pasar Malaka Rorotan, Dibuka dengan Simbolis Penumbukan Padi

    How Robotaxi Services Could Change Urban Transportation

    How Robotaxi Services Could Change Urban Transportation