Ondo Finance dan FLOQ Kolaborasi Hadirkan Akses Tokenisasi Saham & ETF AS di Indonesia

Jakarta, 9 September 2026 – Akses investor Indonesia terhadap saham dan exchange-traded fund (ETF) Amerika Serikat (AS) berpotensi semakin luas melalui teknologi blockchain. Ondo Finance dan platform aset digital FLOQ menandatangani Memorandum of Understanding (MoU) untuk menjajaki penyediaan tokenisasi saham dan ETF AS bagi masyarakat di Indonesia.

MoU tersebut ditandatangani dalam ajang Indonesia Blockchain Week (IDBW) 2026 di Jakarta, setelah diskusi panel mengenai perkembangan tokenisasi saham dan ETF AS serta masa depan akses pasar global.

Kesepakatan ini menjadi langkah awal bagi kedua perusahaan untuk mengevaluasi potensi integrasi produk, distribusi lokal, edukasi pengguna, serta kesiapan teknis sebelum produk tokenisasi pasar modal dapat tersedia melalui FLOQ.

Ondo Finance Bawa Lebih dari 430 Saham dan ETF ke Blockchain

Ondo Finance saat ini menawarkan lebih dari 430 tokenisasi saham dan ETF melalui Ondo Stocks. Produk tersebut memungkinkan investor yang memenuhi syarat di luar AS memperoleh eksposur ekonomi secara onchain terhadap berbagai saham dan ETF yang diperdagangkan di pasar AS.

Sejumlah aset yang masuk dalam pembahasan kerja sama antara lain saham perusahaan besar seperti Nvidia, Apple, Amazon, Alphabet, Meta, dan Tesla. ETF seperti SPDR S&P 500 ETF Trust (SPY) dan Invesco QQQ juga termasuk aset yang sedang dipertimbangkan.

Meski demikian, belum ada aset atau produk tertentu yang dikonfirmasi akan diluncurkan melalui FLOQ di Indonesia.

Ondo Stocks dirancang untuk memberikan eksposur ekonomi terhadap saham dan ETF yang mendasarinya. Aset pendukung tersebut disimpan melalui broker-dealer yang terdaftar di AS.

Kolaborasi dengan FLOQ menjadi langkah bagi Ondo Finance untuk menjajaki bagaimana infrastruktur tokenisasi sekuritas tersebut dapat menjangkau pengguna di salah satu pasar aset digital terbesar di Asia Tenggara.

FLOQ dan Ondo Jajaki Akses Pasar Global

Kerja sama ini berlangsung ketika ekosistem aset digital Indonesia terus berkembang. Berdasarkan data Otoritas Jasa Keuangan (OJK), jumlah akun konsumen aset keuangan digital di Indonesia mencapai 22,93 juta akun pada Juli 2026, meningkat 1,03 persen dibandingkan bulan sebelumnya.

Pada periode yang sama, nilai transaksi aset kripto tercatat sebesar Rp20,52 triliun. Angka tersebut turun 28,20 persen secara bulanan dari Rp28,58 triliun pada Juni 2026.

CEO dan Founder FLOQ, Yudhono Rawis mengatakan, perkembangan ekosistem aset digital Indonesia tidak hanya berkaitan dengan penambahan jumlah aset, tetapi juga bagaimana pengguna dapat memperoleh akses terhadap perkembangan pasar keuangan global.

“Indonesia telah memiliki ekosistem aset digital yang besar. Kami percaya bahwa tahap berikutnya bukan sekadar menambahkan lebih banyak aset, melainkan menjajaki bagaimana produk keuangan global dan infrastruktur pasar baru dapat diakses oleh masyarakat Indonesia,” kata Yudho.

Menurut Yudho, Ondo Finance telah membangun kapabilitas dalam membawa sekuritas tradisional ke infrastruktur onchain. Sementara itu, FLOQ memiliki distribusi lokal serta pemahaman terhadap karakteristik pasar Indonesia.

Senior Director for Asia Pacific Ondo Finance, Rania Rahardja, mengatakan Indonesia merupakan pasar penting bagi perkembangan tokenisasi sekuritas karena memiliki komunitas aset digital yang besar dan aktif.

“Di Ondo, kami membangun infrastruktur untuk membawa saham dan ETF secara onchain. FLOQ memberi kami mitra lokal yang kuat untuk menjajaki bagaimana aset pasar tokenisasi dapat menjangkau masyarakat di Indonesia secara bertanggung jawab,” ujar Rania.

Selain menjajaki integrasi produk, FLOQ dan Ondo Finance juga akan mengevaluasi potensi program edukasi bagi komunitas. Materi tersebut dapat mencakup cara kerja tokenisasi saham dan ETF, hubungan antara token dengan aset yang mendasarinya, mekanisme penerbitan dan penebusan, serta risiko yang perlu dipahami pengguna.

Dengan kolaborasi ini, kedua perusahaan menjajaki kemungkinan menghubungkan ekosistem aset digital Indonesia dengan pasar publik global melalui teknologi blockchain.

Bagi FLOQ, langkah ini menjadi bagian dari upaya memperluas akses pengguna Indonesia terhadap perkembangan produk keuangan global. Sementara bagi Ondo Finance, kerja sama tersebut membuka peluang untuk memperluas jangkauan infrastruktur tokenisasi ke pasar Indonesia.

Press Release juga sudah tayang di VRITIMES

  • Related Posts

    Semarak Hari Pelanggan Nasional, BRI BO Gading Boulevard Sambut Nasabah dengan Hangat

    Dalam rangka memperingati Hari Pelanggan Nasional, BRI Branch Office (BO) Gading Boulevard menghadirkan suasana pelayanan yang berbeda bagi nasabah yang datang ke banking hall untuk melakukan berbagai transaksi perbankan. Momentum…

    ProviderSMM Rilis Request Layanan, Reseller Bisa Ajukan Kebutuhan dari Database Lebih dari 1 Juta Layanan SMM

    ProviderSMM menghadirkan fitur baru bernama Request Layanan untuk reseller yang belum menemukan layanan Social Media Marketing (SMM) yang mereka butuhkan di katalog. Permintaan tersebut nantinya masuk ke proses pengecekan dan…

    Leave a Reply

    Your email address will not be published. Required fields are marked *

    CAPTCHA


    You Missed

    Semarak Hari Pelanggan Nasional, BRI BO Gading Boulevard Sambut Nasabah dengan Hangat

    Semarak Hari Pelanggan Nasional, BRI BO Gading Boulevard Sambut Nasabah dengan Hangat

    ProviderSMM Rilis Request Layanan, Reseller Bisa Ajukan Kebutuhan dari Database Lebih dari 1 Juta Layanan SMM

    ProviderSMM Rilis Request Layanan, Reseller Bisa Ajukan Kebutuhan dari Database Lebih dari 1 Juta Layanan SMM

    Transformasi Organisasi, Bank Mandiri Taspen Perkuat Kepemimpinan Regional melalui Implementasi RCEO

    Transformasi Organisasi, Bank Mandiri Taspen Perkuat Kepemimpinan Regional melalui Implementasi RCEO

    AI Automation Is Reshaping Digital Asset Services in 2026

    AI Automation Is Reshaping Digital Asset Services in 2026

    Music Australia launches new national initiative to expand songwriting and recording opportunities for students

    Music Australia launches new national initiative to expand songwriting and recording opportunities for students

    ION Ajak Startup Bandung Melihat Celah Infrastruktur Digital sebagai Peluang Bisnis

    ION Ajak Startup Bandung Melihat Celah Infrastruktur Digital sebagai Peluang Bisnis