Musim Kemarau, KAI Daop 2 Bandung Himbau Masyarakat Tidak Membakar dan Membuang Sampah Sembarangan di Sekitar Jalur Rel

Info Daop 2 Bd

Kamis, 16 Juli 2026

Musim Kemarau, KAI Daop 2 Bandung Himbau Masyarakat Tidak Membakar dan Membuang Sampah Sembarangan di Sekitar Jalur Rel

Bandung (Jawa Barat), 16 Juli 2026 – PT Kereta Api Indonesia (Persero) Daerah Operasi 2 Bandung menghimbau masyarakat untuk meningkatkan kepedulian terhadap keselamatan perjalanan kereta api dengan tidak membuang maupun membakar sampah sembarangan, terutama di area yang berdekatan dengan jalur rel kereta api. Memasuki musim kemarau, kondisi cuaca yang kering menyebabkan risiko terjadinya kebakaran meningkat, sehingga diperlukan kewaspadaan dari seluruh pihak.

Kebakaran yang terjadi di sekitar jalur rel tidak hanya berpotensi merusak lingkungan, tetapi juga dapat mengganggu operasional perjalanan kereta api. Asap tebal akibat kebakaran dapat mengurangi jarak pandang masinis, sementara api yang menjalar ke prasarana perkeretaapian dapat merusak bantalan rel, kabel persinyalan, perangkat telekomunikasi, hingga instalasi kelistrikan yang menjadi bagian penting dalam operasional perjalanan kereta api.

Manager Humasda KAI Daop 2 Bandung, Kuswardojo, mengatakan bahwa keselamatan perjalanan kereta api tidak hanya menjadi tanggung jawab KAI, namun juga membutuhkan dukungan penuh dari masyarakat yang tinggal maupun beraktivitas di sekitar jalur rel.

“Memasuki musim kemarau, kami mengajak seluruh masyarakat untuk tidak membakar maupun membuang sampah sembarangan di sekitar jalur rel kereta api. Tindakan tersebut terlihat sederhana, namun dapat menimbulkan kebakaran yang membahayakan perjalanan kereta api, merusak prasarana perkeretaapian, bahkan berpotensi mengancam keselamatan pelanggan, petugas, maupun masyarakat sekitar,” ujar Kuswardojo.

Selain menghindari aktivitas yang dapat memicu kebakaran, KAI Daop 2 Bandung juga mengajak masyarakat untuk berpartisipasi aktif dalam menjaga keselamatan perjalanan kereta api dengan menjadi bagian dari sistem kewaspadaan dini (early warning) terhadap kondisi prasarana perkeretaapian.

Masyarakat diharapkan segera melaporkan kepada petugas KAI apabila menemukan kondisi yang tidak normal atau berpotensi membahayakan perjalanan kereta api, seperti rel yang mengalami deformasi atau bengkok membentuk S-Pattern, adanya longsoran yang mendekati jalur rel, pohon tumbang, genangan yang mengancam kestabilan jalur, maupun kondisi lain yang dapat mengganggu keselamatan operasional kereta api.

“Peran aktif masyarakat sangat berarti bagi keselamatan perjalanan kereta api. Apabila menemukan adanya anomali pada jalur rel, seperti rel yang bengkok berbentuk S-Pattern atau kondisi lain yang dinilai tidak aman, kami mengimbau agar segera melaporkannya kepada petugas KAI terdekat. Laporan yang cepat akan sangat membantu petugas dalam melakukan pemeriksaan dan penanganan sebelum kondisi tersebut berkembang menjadi gangguan yang lebih besar,” tambah Kuswardojo.

KAI Daop 2 Bandung secara rutin melaksanakan inspeksi jalur, patroli prasarana, serta pemantauan intensif, khususnya selama musim kemarau, guna memastikan seluruh lintas operasional tetap berada dalam kondisi aman dan andal. Namun demikian, luasnya wilayah operasional menjadikan kolaborasi dengan masyarakat sebagai salah satu faktor penting dalam menjaga keselamatan perjalanan kereta api.

KAI Daop 2 Bandung meyakini bahwa budaya keselamatan dapat terwujud apabila seluruh elemen masyarakat memiliki kepedulian terhadap lingkungan sekitar jalur kereta api. Dengan tidak melakukan aktivitas yang berpotensi memicu kebakaran serta aktif melaporkan setiap kondisi yang membahayakan, masyarakat telah turut berkontribusi dalam menjaga keselamatan perjalanan kereta api yang aman, selamat, dan andal bagi seluruh pengguna jasa.

KAI Daop 2 Bandung mengajak seluruh masyarakat untuk bersama-sama menjaga aset perkeretaapian dan menciptakan lingkungan jalur rel yang aman dari potensi gangguan. Keselamatan perjalanan kereta api merupakan tanggung jawab bersama yang memerlukan kepedulian, kewaspadaan, dan partisipasi aktif dari seluruh lapisan masyarakat.

Press Release juga sudah tayang di VRITIMES

  • Related Posts

    Tingkatkan Keselamatan di Jalan Tol, Jasa Marga Integrasikan Perangkat WIM, RFID Reader dan ANPR ke Sistem BLUe Kemenhub untuk Dukung Zero ODOL 2027

    Jakarta (11/08), PT Jasa Marga (Persero) Tbk memperkuat komitmennya untuk menghadirkan jalan tol yang lancar, aman, nyaman dan berkeselamatan melalui transformasi layanan berbasis teknologi dan data. Komitmen tersebut diwujudkan melalui…

    Masih Ada Waktu! Dupoin Blog Competition Resmi Diperpanjang

    Melihat tingginya antusiasme para blogger dan komunitas penulis di seluruh Indonesia, Dupoin Futures secara resmi memutuskan untuk memperpanjang periode Dupoin Blog Competition hingga 31 Oktober 2026. Kompetisi penulisan blog ini…

    Leave a Reply

    Your email address will not be published. Required fields are marked *

    CAPTCHA


    You Missed

    Beyond Business: Asia CEO Community Malaysia Builds a Community Around Trust, Relationships and Purpose

    Beyond Business: Asia CEO Community Malaysia Builds a Community Around Trust, Relationships and Purpose

    Tingkatkan Keselamatan di Jalan Tol, Jasa Marga Integrasikan Perangkat WIM, RFID Reader dan ANPR ke Sistem BLUe Kemenhub untuk Dukung Zero ODOL 2027

    Tingkatkan Keselamatan di Jalan Tol, Jasa Marga Integrasikan Perangkat WIM, RFID Reader dan ANPR ke Sistem BLUe Kemenhub untuk Dukung Zero ODOL 2027

    Penang Chief Minister to Open R.A.C.E to Zero 2026 Penang Edition as State Drives Semiconductor Supply-Chain Decarbonisation

    Penang Chief Minister to Open R.A.C.E to Zero 2026 Penang Edition as State Drives Semiconductor Supply-Chain Decarbonisation

    36 Years of Fertility Care: Metro IVF Responds to Growing Infertility Challenges in Malaysia with Innovation

    36 Years of Fertility Care: Metro IVF Responds to Growing Infertility Challenges in Malaysia with Innovation

    Masih Ada Waktu! Dupoin Blog Competition Resmi Diperpanjang

    Masih Ada Waktu! Dupoin Blog Competition Resmi Diperpanjang

    Mugen 2026: Hadirkan Model Context Protocol (MCP), RevComm Ciptakan Inovasi Voice Analytics untuk Bisnis

    Mugen 2026: Hadirkan Model Context Protocol (MCP), RevComm Ciptakan Inovasi Voice Analytics untuk Bisnis