Menjembatani Kampus dan Industri, FIKOM UNASMAN Perkuat Kompetensi Mahasiswa melalui Studi Banding ke Telkom AI Center

AI Center of Excellence Makassar memperluas akses pembelajaran AI dan inovasi digital melalui kunjungan 35 mahasiswa UNASMAN untuk mengenal ekosistem teknologi serta penerapannya dalam kehidupan sehari-hari.

Makassar, 23 September 2026 – Telkom AI Center of Excellence Makassar menerima kunjungan studi banding dari Fakultas Ilmu Komputer (FIKOM) Universitas Al Asyariah Mandar (UNASMAN) pada 31 Agustus 2026. Kegiatan ini menjadi ruang pembelajaran bagi mahasiswa untuk mengenal perkembangan Artificial Intelligence (AI), inovasi digital, serta bagaimana teknologi dapat diterapkan untuk menjawab kebutuhan nyata di dunia industri dan masyarakat.

Sebanyak 35 mahasiswa semester V dari Program Studi Sistem Informasi dan Teknik Informatika mengikuti kegiatan tersebut bersama Dekan Fakultas Ilmu Komputer dan dosen pendamping. Melalui kunjungan ini, mahasiswa tidak hanya mendapatkan wawasan mengenai perkembangan teknologi, tetapi juga diperkenalkan dengan ekosistem yang mendorong lahirnya talenta dan solusi digital yang relevan.

Dalam sesi sharing, mahasiswa diajak memahami bahwa pengembangan kompetensi di bidang teknologi tidak berhenti pada kemampuan mempelajari atau menggunakan teknologi baru. Proses tersebut perlu dilanjutkan dengan kemampuan mengidentifikasi masalah nyata, membangun solusi, berkolaborasi, menguji solusi kepada pengguna, hingga mendokumentasikan hasilnya menjadi portofolio.

Sunarti M.R., selaku Business and Community Lead Telkom AI Connect Makassar, menyampaikan bahwa mahasiswa perlu memiliki proses belajar yang berorientasi pada penyelesaian masalah dan kebutuhan pengguna. “Belajar teknologi saja tidak cukup. Mahasiswa perlu naik tahap, mulai dari mengidentifikasi masalah nyata, membangun dan menguji solusi, berkolaborasi, hingga menghasilkan portofolio. Dengan proses tersebut, harapannya mahasiswa tidak hanya lulus sebagai sarjana, tetapi juga tumbuh menjadi talenta yang siap memahami kebutuhan industri dan menyelesaikan masalah nyata,” ujar Sunarti.

Menurutnya, kemampuan tersebut menjadi penting di tengah perkembangan AI yang semakin cepat. Mahasiswa perlu membangun keseimbangan antara pemahaman teknologi, kemampuan problem solving, kolaborasi, serta kemampuan menunjukkan hasil kerja yang dapat menjadi bukti kompetensi.

Pendekatan tersebut kemudian diperkenalkan melalui sebuah peta jalan pengembangan kompetensi mahasiswa menuju talenta siap industri. Tahapannya dimulai dari belajar teknologi baru, kemudian mengidentifikasi masalah, membangun proyek, berkolaborasi, menguji solusi kepada pengguna, hingga menghasilkan portofolio. Seluruh proses tersebut diarahkan agar mahasiswa mampu menciptakan dampak yang terukur.

Kunjungan studi banding ini juga menjadi kesempatan bagi mahasiswa untuk melihat bahwa teknologi dan AI tidak berdiri sendiri. Pemanfaatannya membutuhkan pemahaman terhadap konteks permasalahan, kebutuhan pengguna, serta kemampuan mengubah ide menjadi solusi yang dapat diuji dan dikembangkan.

Bagi Telkom AI Center of Excellence Makassar, kolaborasi dengan perguruan tinggi merupakan bagian dari upaya memperluas akses pembelajaran dan memperkuat pengembangan talenta digital. Melalui interaksi langsung dengan mahasiswa, AI Center Makassar membuka ruang bagi generasi muda untuk mengenal perkembangan AI sekaligus memahami bagaimana kompetensi tersebut dapat dikembangkan melalui pengalaman dan proyek nyata.

Kegiatan ini diharapkan dapat memperkuat hubungan antara dunia pendidikan dan industri, sekaligus mendorong mahasiswa untuk lebih aktif mengeksplorasi teknologi, membangun karya, dan mengembangkan portofolio sejak masa perkuliahan. Pada akhirnya, kesiapan mahasiswa menghadapi dunia industri tidak hanya ditentukan oleh seberapa banyak teknologi yang mereka kuasai, tetapi juga oleh kemampuan memahami masalah, membangun solusi, bekerja bersama orang lain, menguji hasil, dan menghasilkan dampak nyata.

Press Release juga sudah tayang di VRITIMES

  • Related Posts

    NEXTGEN MANAGER 2026 – KESEMPATAN UNTUK MENGUJI DAN MENGEMBANGKAN KETERAMPILAN MANAJERIAL

    NextGen Manager 2026 – Shaping the AI-Era Leader merupakan kompetisi yang diselenggarakan oleh Fakultas Ekonomi dan Manajemen, VNU-International School, Vietnam National University, Hanoi, dengan dukungan dari Federation of Economics and…

    BRI Unit Ciracas Konsisten Dukung Pelaku UMKM Menjadikan Atin Kurniawati Sukses Kembangkan Usaha Siomay dan Batagor Berkat KUR BRI

    Siomay dan batagor merupakan jajanan kuliner yang begitu populer dan digemari oleh berbagai kalangan masyarakat. Peluang inilah yang ditangkap oleh Atin Kurniawati bersama sang suami untuk memulai usaha kuliner siomay…

    Leave a Reply

    Your email address will not be published. Required fields are marked *

    CAPTCHA


    You Missed

    NEXTGEN MANAGER 2026 – KESEMPATAN UNTUK MENGUJI DAN MENGEMBANGKAN KETERAMPILAN MANAJERIAL

    NEXTGEN MANAGER 2026 – KESEMPATAN UNTUK MENGUJI DAN MENGEMBANGKAN KETERAMPILAN MANAJERIAL

    BRI Unit Ciracas Konsisten Dukung Pelaku UMKM Menjadikan Atin Kurniawati Sukses Kembangkan Usaha Siomay dan Batagor Berkat KUR BRI

    BRI Unit Ciracas Konsisten Dukung Pelaku UMKM Menjadikan Atin Kurniawati Sukses Kembangkan Usaha Siomay dan Batagor Berkat KUR BRI

    Kawal Hilirisasi dan Kedaulatan Mineral, MIND ID Gandeng KPK Integrasikan WBS

    Kawal Hilirisasi dan Kedaulatan Mineral, MIND ID Gandeng KPK Integrasikan WBS

    Sebelum Gadai Barang Mewah, Konsumen Perlu Memeriksa Legalitas hingga Ketentuan Penebusan

    Sebelum Gadai Barang Mewah, Konsumen Perlu Memeriksa Legalitas hingga Ketentuan Penebusan

    Pasar Kripto Dilanda Extreme Fear, Bitcoin Hadapi Tekanan Baru

    Pasar Kripto Dilanda Extreme Fear, Bitcoin Hadapi Tekanan Baru

    Perkuat Penanganan Dampak Karhutla, Elnusa Petrofin Pasok Alat Medis untuk 3 Rumah Oksigen di Kalsel

    Perkuat Penanganan Dampak Karhutla, Elnusa Petrofin Pasok Alat Medis untuk 3 Rumah Oksigen di Kalsel