Mengenal Plinth Track, Struktur Jalan Rel yang Menjaga Keandalan LRT Jabodebek

KAI jaga keandalan infrastruktur LRT Jabodebek lewat perawatan rutin sistem jalan rel plinth track. Berbeda dari rel konvensional, plinth track dipasang langsung di beton + fastening system untuk jaga posisi rel tetap presisi, stabil, dan aman. Setiap hari setelah operasional, petugas periksa seluruh lintas, perbaiki kerusakan ringan, dan lakukan injeksi beton bila ada rongga demi kekuatan jangka panjang. Pemeriksaan berkala juga dilakukan untuk geometri jalur, kondisi rel, wesel, dan fastening system. Langkah ini penting karena LRT melayani ratusan perjalanan harian. Tujuannya: pastikan perjalanan aman, nyaman, dan tepat waktu bagi masyarakat Jabodebek.

KAI terus menjaga keandalan infrastruktur LRT Jabodebek sebagai bagian dari upaya menghadirkan perjalanan yang aman, nyaman, dan tepat waktu bagi masyarakat. Salah satu komponen penting yang mendukung operasional tersebut adalah sistem jalan rel plinth track yang digunakan pada lintas LRT Jabodebek.

Manager of Public Relation LRT Jabodebek, Radhitya Mardika, mengatakan bahwa di balik perjalanan kereta yang berlangsung setiap hari, terdapat berbagai kegiatan pemeriksaan dan perawatan prasarana yang dilakukan secara rutin untuk memastikan seluruh komponen jalur berada dalam kondisi optimal.

“Keselamatan dan ketepatan waktu perjalanan LRT Jabodebek tidak hanya tentang operasional kereta, namun juga keandalan infrastruktur. Karena itu, pemeriksaan dan perawatan jalur dilakukan secara rutin dan berkelanjutan,” ujarnya.

Berbeda dengan jalur kereta konvensional yang umumnya menggunakan bantalan rel, LRT Jabodebek mengoperasikan sistem plinth track, yaitu struktur jalan rel yang dipasang langsung pada konstruksi beton. Sistem ini dirancang untuk memberikan kestabilan yang tinggi sehingga mendukung keselamatan dan keandalan perjalanan LRT Jabodebek.

Pada struktur tersebut terpasang fastening system atau sistem penambat rel yang berfungsi menjaga posisi rel tetap presisi saat dilalui rangkaian kereta. Komponen ini memiliki peran penting dalam menjaga kestabilan jalur serta mendukung kelancaran operasional sehari-hari.

Sebagai moda transportasi yang melayani ratusan perjalanan setiap hari, keandalan jalan rel menjadi salah satu faktor utama dalam menjaga keselamatan dan ketepatan waktu operasional LRT Jabodebek.

Untuk menjaga kondisi plinth track tetap optimal, LRT Jabodebek melakukan pemeriksaan dan perawatan jalur setiap hari setelah operasional berakhir. Kegiatan tersebut dilakukan di seluruh lintas operasional guna memastikan kondisi infrastruktur tetap memenuhi standar keselamatan.

Penanganan yang dilakukan antara lain berupa perbaikan pada plinth track yang mengalami kerusakan ringan. Selain itu, petugas juga dapat melakukan injeksi beton apabila ditemukan indikasi rongga pada struktur guna menjaga kekuatan konstruksi jalan rel dan mendukung keandalan jalur dalam jangka panjang. Langkah ini dilakukan untuk menjaga kekuatan konstruksi dan mendukung keandalan jalur dalam jangka panjang.

Selain pemeriksaan harian, LRT Jabodebek juga melaksanakan pemeriksaan berkala terhadap geometri jalur, kondisi rel, wesel, serta fastening system. Pengukuran geometri dilakukan untuk memastikan lintasan tetap memenuhi standar keselamatan dan kenyamanan sehingga perjalanan LRT Jabodebek dapat beroperasi dengan selamat, nyaman, dan tepat waktu.

Dikatakannya, kegiatan perawatan prasarana merupakan bagian yang tidak terpisahkan dari upaya menjaga keselamatan serta kualitas layanan kepada pengguna LRT Jabodebek. Melalui pemeriksaan dan perawatan yang dilakukan secara berkelanjutan, LRT Jabodebek terus memperkuat keandalan infrastrukturnya guna mendukung perjalanan yang aman, nyaman, dan tepat waktu bagi masyarakat Jabodebek

Press Release juga sudah tayang di VRITIMES

  • Related Posts

    Bea Cukai Indonesia Semakin Digital. Mampukah Sistem Bisnis Mengimbanginya?

    Indonesia tengah mempercepat digitalisasi ekosistem kepabeanan dan perdagangan. Namun, perkembangan sistem pemerintah belum selalu diikuti oleh kesiapan sistem bisnis untuk terhubung dan beradaptasi. Dengan berbagai platform pemerintah yang memiliki fungsi…

    Gelar ICCE 2026, ICCA Hadirkan Konferensi Layanan Pelanggan dan Pameran Teknologi di Jakarta

    JAKARTA — Indonesia Contact Center Association(ICCA) kembali menggelar konferensi tahunan Indonesia Contact Center Conference & Exhibition (ICCE) pada 22–23 September 2026 di Birawa Assembly Hall, Hotel Bidakara, Jakarta Selatan. Pertemuan…

    Leave a Reply

    Your email address will not be published. Required fields are marked *

    CAPTCHA


    You Missed

    Bea Cukai Indonesia Semakin Digital. Mampukah Sistem Bisnis Mengimbanginya?

    Bea Cukai Indonesia Semakin Digital. Mampukah Sistem Bisnis Mengimbanginya?

    Gelar ICCE 2026, ICCA Hadirkan Konferensi Layanan Pelanggan dan Pameran Teknologi di Jakarta

    Gelar ICCE 2026, ICCA Hadirkan Konferensi Layanan Pelanggan dan Pameran Teknologi di Jakarta

    Laba BRI Finance Melesat 89% hingga Juli 2026

    Laba BRI Finance Melesat 89% hingga Juli 2026

    Laba BRI Finance Melonjak 91,2% hingga Semester I2026, Ditopang Segmen Ini

    Laba BRI Finance Melonjak 91,2% hingga Semester I2026, Ditopang Segmen Ini

    Dari Masalah di Sekitar, Telkom AI Center Bandung Himpun Ide untuk Local AI Use Case

    Dari Masalah di Sekitar, Telkom AI Center Bandung Himpun Ide untuk Local AI Use Case

    Dikta Meriahkan Jam Session di Grand Galaxy Park

    Dikta Meriahkan Jam Session di Grand Galaxy Park