Lokomotif Baru Seri CC 205 Resmi Beroperasi, Perkuat Armada Angkutan Barang KAI Divre IV Tanjungkarang

PT Kereta Api Indonesia (Persero), Rabu (20/8) resmi mengoperasikan lokomotif baru tipe CC 205 buatan Progress Rail, Amerika Serikat, sebagai bagian dari pengadaan 54 unit sarana angkutan barang di Stasiun Tanjungkarang.

Direktur Pengelola Sarana Prasarana KAI Heru Kuswanto menyampaikan bahwa pengoperasian lokomotif CC 205 baru perdana di Stasiun Tanjungkarang merupakan langkah penting untuk memperkuat sektor logistik nasional, khususnya dalam angkutan batu bara yang berperan vital dalam ketahanan energi nasional. Lokomotif ini mampu menarik hingga 61 gerbong, setara dengan 3.050 ton barang, menggantikan sekitar 120 truk kontainer berukuran 40 kaki, sehingga memberikan efisiensi waktu serta turut mengurangi kemacetan dan polusi udara.

Pada kesempatan yang sama, President & Chief Executive Officer Progress Rail John Newman menyampaikan apresiasinya atas kepercayaan yang diberikan oleh KAI.

“Kami sangat menghargai kepercayaan yang telah diberikan KAI kepada Progress Rail untuk mendukung bisnisnya, dan kami berkomitmen penuh untuk mendukung KAI dalam mengembangkan usahanya secara efisien, aman, menguntungkan, dan berkelanjutan untuk tahun-tahun yang akan datang,” ujar John.

Proyek ini merupakan bagian dari investasi KAI sebesar USD 222,5 juta atau sekitar Rp3,56 triliun, yang mendukung proyeksi angkutan batu bara sebesar 111,2 juta ton dan 10,9 juta ton angkutan non-batu bara pada tahun 2029. Lokomotif CC 205 juga dirancang untuk mengurangi emisi CO₂ hingga 84%, sejalan dengan visi KAI mendukung sistem logistik nasional yang lebih efisien dan ramah lingkungan.

Sebelumnya, sebanyak 13 Lokomotif dari total 54 pengadaan unit lokomotif baru ini tiba di Pelabuhan Panjang, Lampung pada 17 Juli 2025 dan langsung menjalani pengecekan di Dipo Lokomotif Tanjungkarang, Lampung. Setelah menjalani proses pengecekan dan commissioning, lokomotif ini kini siap digunakan untuk mengangkut batu bara sebagai komoditas utama untuk pasokan energi nasional.

Manager Humas Divre IV Tanjungkarang Azhar Zaki Assjari menambahkan bahwa pengadaan lokomotif CC 205 ini merupakan upaya strategis untuk mempercepat pergeseran logistik dari moda darat ke moda rel, yang lebih efisien dan ramah lingkungan. Langkah ini juga mendukung pertumbuhan sektor logistik yang berkelanjutan di Indonesia.

Selain itu, Ia mengatakan sarana tambahan ini disiapkan untuk mendukung proyeksi angkutan batu bara sebesar 111,2 juta ton dan 10,9 juta ton angkutan non-batu bara pada 2029, termasuk dari proyek Sumbagsel, Tarahan II, dan Kertapati yang diperkirakan menambah total volume.

“Kami berharap dengan tambahan sarana ini, sistem logistik nasional akan semakin terintegrasi dan efisien, mendukung pertumbuhan ekonomi yang lebih hijau dan berkelanjutan,” tutup Zaki.

Image

  • Related Posts

    PTPP Kembali Diakui dalam Fortune Southeast Asia 500 Tahun 2026, Tegaskan Daya Saing dan Ketahanan Bisnis di Tingkat Regional

    Jakarta, 1 Juli 2026 – PT PP (Persero) Tbk (“PTPP”), kembali mencatatkan pencapaian di tingkat regional dengan berhasil mempertahankan posisinya selama tiga tahun berturut-turut dalam daftar Fortune Southeast Asia 500.…

    Aice Got You! Panggung Crispymu! Season 2 Resmi Dimulai di Tangerang

    Jakarta – Gelaran perdana Aice Got You! Panggung Crispymu! Season 2 di Alun-alun Kota Tangerang, 19-21 Juni 2026, resmi berakhir dengan meriah. Selama tiga hari penuh, panggung berbentuk Show Truck…

    You Missed

    PTPP Kembali Diakui dalam Fortune Southeast Asia 500 Tahun 2026, Tegaskan Daya Saing dan Ketahanan Bisnis di Tingkat Regional

    Aice Got You! Panggung Crispymu! Season 2 Resmi Dimulai di Tangerang

    Holding Perkebunan Nusantara Perkuat Hilirisasi, PTPN I (Persero) Bidik Pasar Eropa melalui Cerutu Premium Jember

    Sawit Nusantara Award 2026 Segera Hadir, SawitPRO Siapkan Ajang Penghargaan Terbesar di Indonesia

    Kementerian Perdagangan Ajak Pelaku Usaha Jawa Tengah Perluas Pasar Ekspor melalui Trade Expo Indonesia 2026

    Bank Raya Ajak Mahasiswa dan UMKM Tingkatkan Produktivitas Melalui Bank Digital