Lindungi Aset Negara, KAI Daop 8 Surabaya Tertibkan Rumah Perusahaan di Madura

Dalam rangka menjaga dan mengamankan aset negara, PT Kereta Api Indonesia (Persero) Daerah Operasi 8 Surabaya kembali melaksanakan penertiban terhadap bangunan yang berdiri di atas lahan milik perusahaan. Penertiban kali ini dilakukan pada satu unit rumah perusahaan yang berlokasi di Jl. Raya Kamal No. 1, Desa Banyuajuh, Kecamatan Kamal, Kabupaten Bangkalan, Madura.

Aset yang ditertibkan memiliki luas tanah 802,90 m² dan luas bangunan 178,75 m², dengan nilai aset sebesar Rp1.099.178.439. Aset tersebut tercatat pada Sertipikat Hak Pakai No. 34 tanggal 7 Januari 2015. Bangunan sebelumnya ditempati oleh Mochammad Syuhab, yang diketahui memiliki backlog kontrak sejak 2020 hingga 2025 dan tidak melakukan perpanjangan kontrak sesuai ketentuan yang berlaku.

Image

Penertiban ini merupakan bagian dari komitmen berkelanjutan KAI dalam menata, mengamankan, serta mengoptimalkan penggunaan aset perusahaan yang tidak sesuai peruntukan atau digunakan tanpa izin. Sebelum pelaksanaan, KAI telah menempuh seluruh prosedur sesuai ketentuan, termasuk menyampaikan surat pemberitahuan dan tiga kali surat peringatan (SP) kepada penghuni sejak masa keterlambatan kontrak berlangsung.

Manager Humas KAI Daop 8 Surabaya, Luqman Arif, menjelaskan bahwa seluruh proses penertiban dilakukan secara profesional, tertib, dan humanis.

“KAI telah menjalankan seluruh tahapan sesuai regulasi yang berlaku dan memberikan kesempatan yang cukup bagi pihak terkait untuk menyelesaikan kewajiban administrasinya. Tindakan ini bukan bentuk represif, tetapi langkah penting untuk menjaga aset negara agar dapat dimanfaatkan secara optimal bagi kepentingan masyarakat,” ujar Luqman.

Image

Dalam pelaksanaannya, KAI Daop 8 Surabaya menyiapkan tenaga angkut serta sarana pendukung untuk memastikan proses berjalan aman, tertib, dan lancar. Kegiatan penertiban juga dilaksanakan dengan koordinasi bersama pemerintah daerah dan aparat keamanan guna menjaga situasi tetap kondusif di lapangan.

Penertiban rumah perusahaan di Madura ini menjadi bagian dari rangkaian upaya pengamanan aset yang terus dilakukan oleh KAI Daop 8 Surabaya. Melalui penataan aset yang tertib, transparan, dan sesuai aturan, KAI berkomitmen memastikan seluruh aset negara dikelola secara produktif agar memberikan nilai manfaat maksimal bagi penyelenggaraan layanan transportasi kereta api.

“KAI Daop 8 Surabaya berkomitmen menjaga aset negara yang dikelola perusahaan. Setiap aset harus dimanfaatkan dengan baik untuk mendukung pelayanan publik yang aman, nyaman, dan berkelanjutan,” tambah Luqman.

Image

Melalui kegiatan ini, KAI Daop 8 Surabaya mengajak seluruh pihak untuk mendukung upaya penertiban demi terwujudnya tata kelola aset negara yang tertib, profesional, dan memberi manfaat bagi masyarakat luas. Pengelolaan aset yang baik menjadi pondasi penting bagi peningkatan kualitas layanan transportasi kereta api di Jawa Timur.

  • Related Posts

    Apa yang Harus Disiapkan untuk Kuliah di Luar Negeri?

    Kuliah di luar negeri adalah impian bagi banyak mahasiswa walau proses transisinya sering kali penuh tantangan. Tanpa persiapan yang matang, perbedaan sistem akademik dan standar penilaian bisa menjadi kendala serius…

    Mobilitas Komuter Bekasi–Jakarta Meningkat, LRT Jabodebek Tambah Kapasitas Pagi Hari

    PT KAI (Persero) melalui LRT Jabodebek melakukan uji coba pengoperasian Kereta Luar Biasa (KLB) relasi Jatimulya–Dukuh Atas BSI pada jam sibuk pagi untuk mengakomodasi meningkatnya mobilitas masyarakat menuju pusat aktivitas…

    You Missed

    Casino Plus CEO Evan Spytma Honored with ‘Hall of Game’ Award at SiGMA Asia 2026

    Casino Plus CEO Evan Spytma Honored with ‘Hall of Game’ Award at SiGMA Asia 2026

    Apa yang Harus Disiapkan untuk Kuliah di Luar Negeri?

    Apa yang Harus Disiapkan untuk Kuliah di Luar Negeri?

    Bali Property Investors Face Growing Awareness Gap Over Rental Regulations

    Bali Property Investors Face Growing Awareness Gap Over Rental Regulations

    The Philippine Energy Crisis Nobody Wants to Be Accountable For

    The Philippine Energy Crisis Nobody Wants to Be Accountable For

    Mayfair Wellness Highlights Positive Skincare Experience of 56-Year-Old Client Through Advanced Facial Wellness Treatment

    Mayfair Wellness Highlights Positive Skincare Experience of 56-Year-Old Client Through Advanced Facial Wellness Treatment

    Mayfair Wellness Highlights Skincare Transformation Journey of 51-Year-Old Through Advanced Nutrition-Based Wellness

    Mayfair Wellness Highlights Skincare Transformation Journey of 51-Year-Old Through Advanced Nutrition-Based Wellness