Korea-ASEAN Digital Academy Resmi Dimulai, Dorong Talenta Digital AI & Cybersecurity di Asia Tenggara

Jakarta, 5 Juni 2025 — Program Korea-ASEAN Digital Academy (KADA) secara resmi dimulai di Balai Pelatihan dan Pengembangan Teknologi Informasi dan Komunikasi (BPPTIK) Cikarang sebagai bagian dari inisiatif kerja sama digital antara Republik Korea dan negara-negara ASEAN.

Didukung oleh ASEAN-Korea Cooperation Fund (AKCF) serta Kementerian Komunikasi dan Digital Republik Indonesia, program ini akan berjalan selama dua tahun dari 2025 hingga 2027 dengan fokus pada pengembangan kapasitas talenta di bidang Artificial Intelligence dan Keamanan Siber.

Image

Pembukaan program ini dihadiri oleh sejumlah pejabat tinggi, antara lain H.E. Satvinder Singh, Wakil Sekretaris Jenderal ASEAN Bidang Komunitas Ekonomi ASEAN; Mr. Jang-Keun Lee, Duta Besar Republik Korea untuk ASEAN; Mr. Deuk Jung Kim, Wakil Presiden Eksekutif sekaligus Wakil Direktur NIPA (National IT Industry Promotion Agency); serta H.E. Neza Patria, Wakil Menteri Komunikasi dan Urusan Digital Republik Indonesia. Kehadiran mereka menandai komitmen kuat antarnegara untuk memperkuat daya saing digital kawasan.

Salah satu yang turut hadir dalam upacara pembukaan adalah MAXY Academy, sebagai bagian dari ekosistem pelatihan digital yang berkontribusi dalam mendorong pertumbuhan talenta muda di kawasan.

Image

Isaac Munandar, CEO & Co-Founder MAXY Academy, menyambut baik inisiatif ini sebagai langkah strategis untuk membangun ekosistem digital yang inklusif dan berdaya saing global.

“Kami percaya bahwa masa depan talenta digital Asia Tenggara tidak hanya bergantung pada akses teknologi, tetapi juga pada kolaborasi lintas negara. KADA menjadi jembatan penting untuk membentuk generasi baru yang mampu bersaing di bidang AI dan Cybersecurity,” ujarnya.

Melalui kolaborasi lintas sektor dan dukungan institusi pendidikan teknologi, program ini diharapkan mampu memperkuat posisi Asia Tenggara sebagai pusat pertumbuhan talenta digital yang siap menghadapi tantangan ekonomi global berbasis teknologi.

  • Related Posts

    Solid di Tengah Gejolak, Kinerja Grup MIND ID Melampaui Ekspektasi Pasar

    JAKARTA — Perusahaan-perusahaan di bawah naungan Holding Industri Pertambangan Indonesia (MIND ID) berhasil menavigasi tantangan volatilitas harga komoditas dan gejolak geopolitik global sepanjang 2025. Alih-alih tertekan, seluruh anggota holding tambang…

    Igloo Luncurkan Igi, Asisten AI Asuransi Perjalanan Pertama di Asia Tenggara yang Layani Pembelian Polis dari Awal hingga Akhir

    Igloo, perusahaan insurtech full-stack satu-satunya di Asia Tenggara yang membangun infrastruktur digital menyeluruh untuk industri asuransi, hari ini meluncurkan Igi, asisten AI asuransi perjalanan di platform konsumennya, igloo.co.id. Igi memandu…

    You Missed

    Solid di Tengah Gejolak, Kinerja Grup MIND ID Melampaui Ekspektasi Pasar

    Solid di Tengah Gejolak, Kinerja Grup MIND ID Melampaui Ekspektasi Pasar

    Igloo Luncurkan Igi, Asisten AI Asuransi Perjalanan Pertama di Asia Tenggara yang Layani Pembelian Polis dari Awal hingga Akhir

    Igloo Luncurkan Igi, Asisten AI Asuransi Perjalanan Pertama di Asia Tenggara yang Layani Pembelian Polis dari Awal hingga Akhir

    Pertimbangkan Kondisi Pasar, BRI Finance Terapkan Strategi Pricing Adaptif

    Pertimbangkan Kondisi Pasar, BRI Finance Terapkan Strategi Pricing Adaptif

    Stabilkan Cost of Fund pada Kuartal I-2026, Strategi Bisnis Ampuh BRI Finance

    Stabilkan Cost of Fund pada Kuartal I-2026, Strategi Bisnis Ampuh BRI Finance

    Casino Plus CEO Evan Spytma Honored with ‘Hall of Game’ Award at SiGMA Asia 2026

    Casino Plus CEO Evan Spytma Honored with ‘Hall of Game’ Award at SiGMA Asia 2026

    Apa yang Harus Disiapkan untuk Kuliah di Luar Negeri?

    Apa yang Harus Disiapkan untuk Kuliah di Luar Negeri?