KLTC® Tunjuk Saskia Ratry Arsiwie sebagai Komisaris Utama, Perkuat Fokus pada Pengembangan Keluarga dan SDM

KLTC® resmi menunjuk Saskia Ratry Arsiwie sebagai Komisaris Utama untuk memperkuat fokus pengembangan SDM melalui pendekatan keluarga dan perkembangan anak. Dengan latar belakang sebagai konsultan ilmu keluarga & perkembangan anak, Saskia membawa perspektif bahwa kualitas individu dan kepemimpinan tidak terlepas dari fondasi yang dibangun sejak usia dini. Langkah ini menjadi bagian dari strategi KLTC® dalam menghadirkan pengembangan SDM yang lebih komprehensif dan berkelanjutan di Indonesia.

Yogyakarta, 10 April 2026 — Kuncoro Leadership Training & Consulting® (KLTC® Group) resmi menunjuk Saskia Ratry Arsiwie sebagai Komisaris Utama sebagai bagian dari langkah strategis dalam memperkuat fokus pengembangan sumber daya manusia (SDM), khususnya pada aspek keluarga dan perkembangan anak. Penunjukan ini menjadi langkah penting dalam memperluas pendekatan KLTC® yang selama ini dikenal melalui program pelatihan kepemimpinan dan pengembangan profesional.

Dalam beberapa tahun terakhir, isu kualitas SDM di Indonesia semakin menjadi perhatian. Banyak organisasi mulai menyadari bahwa tantangan dalam kepemimpinan, produktivitas, hingga dinamika tim tidak hanya dipengaruhi oleh keterampilan teknis, tetapi juga oleh faktor yang lebih mendasar, seperti pola pikir, emosi, dan karakter individu. Faktor-faktor ini sering kali terbentuk sejak usia dini, dalam lingkungan keluarga.

Melihat hal tersebut, KLTC® menilai bahwa pengembangan SDM tidak dapat dilakukan secara parsial. Pelatihan di usia dewasa memang penting, namun tanpa fondasi yang kuat sejak awal, proses pengembangan sering kali tidak memberikan dampak yang optimal. Oleh karena itu, pendekatan yang lebih komprehensif menjadi kebutuhan, dengan mengintegrasikan aspek keluarga sebagai bagian dari ekosistem pengembangan manusia.

Saskia Ratry Arsiwie dikenal sebagai konsultan di bidang ilmu keluarga dan perkembangan anak, dengan latar belakang akademik dari Institut Pertanian Bogor (IPB). Selama ini, ia aktif mengembangkan berbagai inisiatif edukasi yang berfokus pada peran keluarga dalam membentuk pola pikir, regulasi emosi, serta kemampuan sosial anak yang akan memengaruhi kualitas individu di masa depan. Salah satunya melalui platform yang ia dirikan pada tahun 2022 yaitu Sekolah Ilmu Keluarga dan Perkembangan Anak (SIKPA).

Melalui pendekatannya, Saskia melihat bahwa banyak tantangan yang muncul di dunia kerja, termasuk dalam kepemimpinan, berakar dari pengalaman awal individu. Cara seseorang berkomunikasi, mengambil keputusan, menghadapi tekanan, hingga membangun relasi, sering kali dipengaruhi oleh pola asuh dan lingkungan tumbuh kembangnya.

“Ketika kita berbicara tentang pengembangan SDM, kita sering kali langsung fokus pada pelatihan di usia dewasa. Padahal, fondasi utamanya sudah terbentuk jauh sebelumnya, yaitu di dalam keluarga. Jika fondasi ini tidak diperkuat, maka pengembangan di tahap berikutnya akan menjadi sangat menantang,” ujar Saskia saat ditemui di Yogyakarta.

Sebagai Komisaris Utama, Saskia diharapkan dapat membawa perspektif baru dalam pengembangan program dan arah strategis KLTC®. Tidak hanya memperkuat pendekatan yang sudah ada, tetapi juga memperluas cakupan pengembangan SDM dengan memasukkan dimensi keluarga dan perkembangan anak sebagai bagian integral.

Langkah ini juga mempertegas posisi KLTC® sebagai lembaga yang tidak hanya berfokus pada pelatihan kepemimpinan dalam konteks profesional, tetapi juga pada pembangunan manusia secara utuh. Dengan menggabungkan pendekatan leadership, psikologi, dan keluarga, KLTC® berupaya menghadirkan solusi yang lebih berkelanjutan dalam menjawab tantangan pengembangan SDM di Indonesia.

Melalui kolaborasi ini, KLTC® bersama Saskia Ratry Arsiwie akan mengembangkan program yang secara spesifik menghubungkan antara pola asuh dalam keluarga, proses pendidikan, hingga pembentukan kepemimpinan di usia dewasa. Program-program ini tidak hanya berbentuk pelatihan, tetapi juga edukasi keluarga, modul pembelajaran, serta pendekatan praktis yang dapat diterapkan oleh orang tua, pendidik, maupun profesional. Dengan demikian, pengembangan SDM tidak lagi dimulai saat seseorang sudah bekerja, tetapi sejak fondasi awal kehidupannya terbentuk.

Saskia Ratry Arsiwie menyampaikan bahwa pendekatan ini penting untuk menjawab akar permasalahan yang selama ini sering terlewat.
“Banyak intervensi dilakukan saat seseorang sudah dewasa, padahal pola pikir, cara bertindak, cara mengelola emosi, dan cara membangun relasi sudah terbentuk sejak kecil. Ke depan, kami ingin KLTC® tidak hanya hadir di ruang training, tetapi juga masuk ke ruang keluarga dan pendidikan sebagai tempat awal pembentukan manusia,” ujarnya.

Ke depan, KLTC® akan mulai mengembangkan inisiatif yang lebih terstruktur untuk menjembatani tiga ruang utama pembentukan individu: keluarga, pendidikan, dan dunia kerja. Ketiga aspek ini akan dihubungkan dalam satu alur pengembangan yang berkesinambungan, sehingga proses belajar tidak terputus di satu fase saja, tetapi terus berlanjut seiring pertumbuhan individu.

Pendekatan ini sekaligus menggeser cara pandang terhadap kepemimpinan. Leadership tidak lagi diposisikan sebagai hasil akhir dari pelatihan singkat, melainkan sebagai proses yang dibentuk secara bertahap melalui pengalaman hidup, lingkungan, dan interaksi sejak dini. Dengan perspektif ini, kepemimpinan menjadi sesuatu yang ditumbuhkan, bukan sekadar diajarkan.

Penunjukan Saskia Ratry Arsiwie sebagai Komisaris Utama menjadi bagian dari langkah transformasi tersebut, sekaligus mempertegas arah baru KLTC® dalam membangun pengembangan SDM yang lebih kontekstual, berakar, dan berorientasi jangka panjang.

Press Release juga sudah tayang di VRITIMES

  • Related Posts

    Dari Idol ke First Face: Momen Fashion Dylan Baru Saja Dimulai

    Tiga desainer. Tiga opening walk. Dan satu idol muda yang perlahan mulai menjadi wajah yang familiar di barisan depan runway fashion Vietnam. Di Vietnam Wedding Week 2026, Dylan dari UPRIZE…

    Do Long Membuka Babak Baru Fashion Bridal Lewat The Prime di Vietnam Wedding Week 2026

    Ho Chi Minh City, Agustus 2026 – Di Vietnam Wedding Week 2026, DO LONG BRIDAL memperkenalkan The Prime, membawa bahasa desain yang selama ini identik dengan glamour, kepercayaan diri, dan…

    You Missed

    Asia CEO Community Malaysia Enters a New Chapter

    Asia CEO Community Malaysia Enters a New Chapter

    จากไอดอลสู่ First Face: โมเมนต์แฟชั่นของ Dylan เพิ่งเริ่มต้นเท่านั้น

    จากไอดอลสู่ First Face: โมเมนต์แฟชั่นของ Dylan เพิ่งเริ่มต้นเท่านั้น

    DO LONG เปิดบทใหม่ของแฟชั่นเจ้าสาว กับ The Prime บนเวที Vietnam Wedding Week 2026

    DO LONG เปิดบทใหม่ของแฟชั่นเจ้าสาว กับ The Prime บนเวที Vietnam Wedding Week 2026

    Luu Viet Anh ถ่ายทอดความทรงจำทางวัฒนธรรม สู่เรื่องราวแฟชั่นเจ้าสาวร่วมสมัยบนเวที Vietnam Wedding Week 2026

    Luu Viet Anh ถ่ายทอดความทรงจำทางวัฒนธรรม สู่เรื่องราวแฟชั่นเจ้าสาวร่วมสมัยบนเวที Vietnam Wedding Week 2026

    3 มุมมองเติมเต็ม “The Love City” วันที่สองของ Vietnam Wedding Week 2026 กับเสน่ห์ ความเท่ของแฟชั่นบุรุษ และความโรแมนติกในแบบของตัวเอง

    3 มุมมองเติมเต็ม “The Love City” วันที่สองของ Vietnam Wedding Week 2026 กับเสน่ห์ ความเท่ของแฟชั่นบุรุษ และความโรแมนติกในแบบของตัวเอง

    4 ดีไซเนอร์ 4 โลกแห่งความสร้างสรรค์ เปิดวันแรกของ Vietnam Wedding Week 2026

    4 ดีไซเนอร์ 4 โลกแห่งความสร้างสรรค์ เปิดวันแรกของ Vietnam Wedding Week 2026