KAI Daop 2 Bandung Catat Kinerja Ketepatan Waktu KA Berangkat Pada Angkutan Lebaran 2026 Mencapai 99,80% Meningkat dari Angkutan Lebaran 2025, berikut 10 KA Favorit Pelanggan

Bandung, (Jawa Barat) 9 April 2026 – PT Kereta Api Indonesia (Persero) Daerah Operasi 2 Bandung mencatat kinerja operasional yang sangat positif selama masa Angkutan Lebaran 2026 selama 22 hari. Selain peningkatan ketepatan waktu perjalanan kereta api, KAI Daop 2 Bandung juga mencatat tingginya minat masyarakat terhadap sejumlah kereta api favorit yang melayani berbagai relasi unggulan.

Selama periode Angkutan Lebaran 2026, KAI Daop 2 Bandung mengoperasikan total 3.948 perjalanan kereta api yang terdiri dari 1.257 KA Jarak Jauh, 1.298 KA Lokal, 1.380 KA Feeder, serta 13 perjalanan KA Barang. Tingginya frekuensi perjalanan ini merupakan bentuk komitmen KAI dalam mengakomodasi kebutuhan mobilitas masyarakat selama masa mudik dan arus balik Lebaran.

Dari sisi kinerja operasional, capaian On Time Performance (OTP) menunjukkan hasil yang melampaui target. Untuk keberangkatan, realisasi Angleb 2026 OTP mencapai 99,80%, lebih tinggi dari program yang ditetapkan sebesar 99,55% dan juga meningkat dibandingkan realisasi Angleb 2025 yang sebesar 99,65%.

Sementara itu, untuk kedatangan, realisasi OTP Angleb 2026 mencapai 99,45%, jauh melampaui target program sebesar 95,00% serta lebih baik dibandingkan capaian tahun sebelumnya yang sebesar 98,92%. Hal ini menunjukkan peningkatan kualitas layanan serta konsistensi KAI dalam menjaga ketepatan waktu perjalanan kereta api.

Manager Humasda KAI Daop 2 Bandung, Kuswardojo, menyampaikan bahwa capaian ini merupakan hasil kerja keras seluruh insan KAI dalam memberikan pelayanan terbaik kepada pelanggan.

“Keberhasilan peningkatan On Time Performance ini merupakan wujud komitmen KAI dalam menghadirkan layanan transportasi yang andal, aman, dan tepat waktu. Kami terus berupaya menjaga kualitas operasional agar kepercayaan masyarakat terhadap moda transportasi kereta api semakin meningkat,” ujar Kuswardojo.

Selain kinerja operasional, tingginya minat pelanggan juga tercermin dari okupansi sejumlah kereta api favorit selama Angleb 2026. KA Pasundan Tambahan menjadi yang paling diminati dengan okupansi mencapai 218,98%, disusul KA Kahuripan sebesar 188,26%, dan KA Malabar sebesar 187,40%.

KA lainnya yang juga menjadi favorit pelanggan antara lain KA Papandayan dengan okupansi 170,99%, KA Cikuray 152,25%, KA Pasundan 149,75%, KA Harina 148,16%, KA Mutiara Selatan 146,04%, serta KA Argo Wilis 140,22%.

Adapun relasi perjalanan KA Jarak Jauh yang paling diminati masyarakat selama Angleb 2026 meliputi rute Bandung – Gambir, Bandung – Yogyakarta, Kiaracondong – Kutoarjo, Kiaracondong – Gombong, Bandung – Solo Balapan, serta Bandung – Surabaya Gubeng. Relasi-relasi ini menjadi pilihan utama pelanggan karena menghubungkan kota-kota besar dengan tingkat mobilitas tinggi.

Kuswardojo menambahkan bahwa tingginya okupansi kereta api favorit menunjukkan bahwa masyarakat semakin mempercayai kereta api sebagai moda transportasi utama selama periode Lebaran.

“Kami mengucapkan terima kasih kepada seluruh pelanggan yang telah mempercayakan perjalanannya menggunakan kereta api. Tingginya okupansi pada KA favorit menjadi motivasi bagi kami untuk terus meningkatkan pelayanan, baik dari sisi keselamatan, kenyamanan, maupun ketepatan waktu,” tambahnya.

KAI Daop 2 Bandung akan terus melakukan evaluasi dan peningkatan layanan secara berkelanjutan guna menghadirkan pengalaman perjalanan yang lebih baik bagi seluruh pelanggan di masa mendatang, tidak hanya pada periode Angkutan Lebaran tetapi juga pada layanan harian.

Press Release juga sudah tayang di VRITIMES

  • Related Posts

    FLOQ dan ASTER Tandatangani MoU di Indonesia Blockchain Week 2026 Perluas Akses Web3 di Indonesia

    Jakarta, 28 Agustus 2026 — Platform perdagangan aset kripto, FLOQ dan ASTER menjalin kolaborasi strategis untuk memperluas akses pengguna Indonesia terhadap produk dan ekosistem Web3. Kerja sama yang sedang dikembangkan mencakup eksplorasi program referral, aktivasi komunitas, perluasan dukungan jaringan ASTER, serta mengeksplorasi model integrasi yang sesuai dengan lanskap aset digital Indonesia.  CEO dan Founder FLOQ, Yudhono Rawis, mengatakan MoU ini menjadi langkah bersama untuk mengembangkan momentum ASTER yang telah terbentuk di ekosistem FLOQ sekaligus membuka peluang kolaborasi yang lebih luas. Sejak resmi terdaftar di FLOQ pada Oktober 2025, ASTER telah dimiliki oleh sekitar 1.500 pengguna FLOQ dan konsisten masuk dalam 10 aset kripto yang paling aktif diperdagangkan di platform.  FLOQ saat ini mendukung ASTER melalui BNB Chain, sementara dukungan terhadap jaringan native ASTER menjadi salah satu area yang sedang dievaluasi untuk memperluas aksesibilitas dan likuiditas. ASTER merupakan platform perdagangan terdesentralisasi yang dipimpin oleh Leonard sebagai…

    Harga Emas (XAUUSD) Berpotensi Melemah Pekan Depan, Dupoin Futures Bidik 4.517

    Prospek harga emas (XAUUSD) pada perdagangan pekan depan diperkirakan masih menghadapi tekanan bearish. Berdasarkan analisis Dupoin Futures, Geraldo Kofit, struktur pergerakan emas pada time frame H4 masih menunjukkan dominasi tren…

    You Missed

    FLOQ dan ASTER Tandatangani MoU di Indonesia Blockchain Week 2026 Perluas Akses Web3 di Indonesia

    FLOQ dan ASTER Tandatangani MoU di Indonesia Blockchain Week 2026 Perluas Akses Web3 di Indonesia

    Harga Emas (XAUUSD) Berpotensi Melemah Pekan Depan, Dupoin Futures Bidik 4.517

    Harga Emas (XAUUSD) Berpotensi Melemah Pekan Depan, Dupoin Futures Bidik 4.517

    Barantum Kian Perkuat Posisi di Pasar CRM Indonesia

    Barantum Kian Perkuat Posisi di Pasar CRM Indonesia

    Kucing Boleh Makan Nasi atau Tidak? Ini Penjelasannya

    Kucing Boleh Makan Nasi atau Tidak? Ini Penjelasannya

    Berapa Tahun Idealnya untuk Menabung Emas? Ini Cara Menentukannya

    Berapa Tahun Idealnya untuk Menabung Emas? Ini Cara Menentukannya

    XRPPower Expands Digital Asset Accessibility Through Mobile and Intelligent Technology

    XRPPower Expands Digital Asset Accessibility Through Mobile and Intelligent Technology