KAI Bandara Edukasi 61.852 Masyarakat Yogyakarta Melalui Program Edutrain Hingga Juni 2026

PT Railink (KAI Bandara) terus menunjukkan komitmennya dalam meningkatkan literasi transportasi publik dan budaya keselamatan perjalanan kereta api melalui program Edutrain. Hingga Juni 2026, program edukasi tersebut telah menjangkau sebanyak 61.852 peserta di wilayah Yogyakarta, menjadikannya wilayah dengan jumlah peserta Edutrain terbesar dari total 96.389 peserta yang mengikuti program serupa di seluruh area operasional KAI Bandara.

Program Edutrain merupakan sarana edukasi yang memberikan kesempatan kepada pelajar, mahasiswa, komunitas, dan masyarakat umum untuk mengenal lebih dekat dunia perkeretaapian, mulai dari operasional kereta api, fasilitas stasiun, prosedur keselamatan perjalanan, hingga pentingnya penggunaan transportasi publik yang aman, nyaman, dan ramah lingkungan.

Tingginya partisipasi masyarakat Yogyakarta dalam program ini menunjukkan semakin meningkatnya minat dan kesadaran masyarakat terhadap transportasi publik berbasis rel sebagai moda transportasi masa depan yang efisien dan berkelanjutan.

Direktur Utama KAI Bandara, Porwanto Handry Nugroho, menyampaikan apresiasinya atas antusiasme masyarakat Yogyakarta yang terus mendukung berbagai program edukasi yang diselenggarakan perusahaan.

“Yogyakarta memiliki budaya pendidikan yang sangat kuat. Karena itu, kami melihat program Edutrain sebagai sarana yang efektif untuk memperkenalkan dunia perkeretaapian sekaligus menanamkan nilai-nilai keselamatan, kedisiplinan, dan kepedulian terhadap transportasi publik kepada generasi muda. Kami mengapresiasi partisipasi 61.852 peserta yang telah mengikuti program ini sepanjang tahun 2026,” ujar Porwanto.

Menurutnya, edukasi transportasi publik menjadi bagian penting dalam membangun ekosistem mobilitas yang lebih modern dan berkelanjutan. Melalui pemahaman yang baik mengenai manfaat transportasi berbasis rel, masyarakat diharapkan semakin terdorong untuk menjadikan kereta api sebagai pilihan utama dalam bepergian.

“Keberhasilan program Edutrain di Yogyakarta menjadi motivasi bagi kami untuk terus memperluas manfaat layanan dan edukasi kepada masyarakat. Selain meningkatkan kualitas layanan yang ada, KAI Bandara juga tengah mengembangkan layanan transportasi perkeretaapian di wilayah Sumatera Utara agar semakin banyak masyarakat yang dapat merasakan manfaat transportasi publik yang aman, nyaman, dan terjangkau,” tambah Porwanto.

KAI Bandara meyakini bahwa edukasi dan pengembangan layanan merupakan dua hal yang saling melengkapi dalam membangun budaya transportasi publik. Oleh karena itu, perusahaan akan terus menjalin kolaborasi dengan sekolah, perguruan tinggi, komunitas, dan berbagai pemangku kepentingan lainnya guna memperluas jangkauan program Edutrain di masa mendatang.

Melalui program ini, KAI Bandara berharap dapat terus memberikan kontribusi positif bagi masyarakat sekaligus mendukung upaya pemerintah dalam meningkatkan penggunaan transportasi publik dan menciptakan mobilitas yang lebih berkelanjutan.

KAI Bandara juga mengimbau penumpang untuk menjaga barang bawaan selama perjalanan. Apabila terdapat barang yang tertinggal atau ditemukan oleh petugas, perusahaan telah menyiapkan layanan lost and found. Selain itu, penumpang diharapkan datang lebih awal ke bandara, yaitu 3 jam sebelum keberangkatan internasional dan 2 jam sebelum keberangkatan domestik.

Untuk informasi lebih lanjut mengenai jadwal, tarif, dan pemesanan tiket KAI Bandara, masyarakat dapat mengakses situs resmi PT Railink di www.railink.co.id, atau melalui media sosial resmi di Instagram @kabandararailink, Facebook @KABandaraRailink, Twitter @KAIBandara, serta melalui email di humas@railink.co.id

Press Release juga sudah tayang di VRITIMES

  • Related Posts

    Tak Hanya Nvidia, Dua Saham Ini Jadi Incaran Investor Berbasis Fundamental

    Di tengah pasar saham Amerika Serikat yang masih diwarnai volatilitas akibat ketidakpastian suku bunga, inflasi, dan dinamika geopolitik, investor semakin selektif dalam memilih emiten. Tidak lagi hanya mengejar saham yang…

    Air Bekas Mencuci Kereta Tidak Langsung Dibuang, Begini Cara LRT Jabodebek Mengolahnya

    LRT Jabodebek menerapkan sistem Automatic Train Wash Plant (ATWP) yang terintegrasi dengan Water Treatment Plant (WTP) untuk mencuci kereta secara otomatis sekaligus mengolah air bekas pencucian agar dapat digunakan kembali.…

    Leave a Reply

    Your email address will not be published. Required fields are marked *

    CAPTCHA


    You Missed

    Tak Hanya Nvidia, Dua Saham Ini Jadi Incaran Investor Berbasis Fundamental

    Tak Hanya Nvidia, Dua Saham Ini Jadi Incaran Investor Berbasis Fundamental

    Why Philippine Businesses Need an AI-powered Business Growth System

    Why Philippine Businesses Need an AI-powered Business Growth System

    Air Bekas Mencuci Kereta Tidak Langsung Dibuang, Begini Cara LRT Jabodebek Mengolahnya

    Air Bekas Mencuci Kereta Tidak Langsung Dibuang, Begini Cara LRT Jabodebek Mengolahnya

    Tempati Kantor Baru, BP Tapera Siapkan Akad Massal 62.530 KPR Sejahtera FLPP di Batang

    Tempati Kantor Baru, BP Tapera Siapkan Akad Massal 62.530 KPR Sejahtera FLPP di Batang

    Musim Kemarau, KAI Daop 2 Bandung Himbau Masyarakat Tidak Membakar dan Membuang Sampah Sembarangan di Sekitar Jalur Rel

    Musim Kemarau, KAI Daop 2 Bandung Himbau Masyarakat Tidak Membakar dan Membuang Sampah Sembarangan di Sekitar Jalur Rel

    AI Connect Malang Kenalkan Pemanfaatan AI untuk Tingkatkan Efisiensi dan Daya Saing Bisnis

    AI Connect Malang Kenalkan Pemanfaatan AI untuk Tingkatkan Efisiensi dan Daya Saing Bisnis