Jadi Alternatif di Tengah Dinamika Daya Beli, BRI Finance Perkuat Pembiayaan Mobil Bekas

Jakarta, 24 September 2026 – PT BRI Multifinance Indonesia (“BRI Finance”) terus memperkuat bisnis pembiayaan mobil bekas seiring besarnya kebutuhan masyarakat terhadap pilihan kendaraan yang sesuai dengan kemampuan finansial. Segmen ini dinilai memiliki karakteristik pasar yang berbeda dan membutuhkan pendekatan pembiayaan yang disesuaikan dengan profil konsumen maupun kondisi kendaraan.

Gabungan Industri Kendaraan Bermotor Indonesia (GAIKINDO) memperkirakan volume pasar mobil bekas di Indonesia mencapai sekitar 1,6–1,7 juta unit per tahun. Menurut GAIKINDO, besarnya pasar tersebut antara lain berkaitan dengan tekanan daya beli masyarakat kelas menengah dalam dua tahun terakhir, sementara harga mobil bekas yang lebih rendah dibandingkan kendaraan baru menjadi salah satu faktor yang mendorong masyarakat memilih kendaraan bekas.

Bagi BRI Finance, karakteristik tersebut menjadi bagian dari pertimbangan dalam mengembangkan pembiayaan mobil bekas. Hingga Mei 2026, pembiayaan mobil bekas BRI Finance tumbuh 77,64% secara tahunan (year-on-year). Kinerja tersebut menunjukkan perkembangan positif pada segmen pembiayaan kendaraan bekas di tengah kondisi daya beli masyarakat dan persaingan industri yang masih dinamis.

Corporate Secretary BRI Finance, Aditia Fakhri Ramadhani, mengatakan, “Segmen mobil bekas masih memiliki potensi yang baik karena menawarkan pilihan kendaraan dengan harga yang lebih terjangkau bagi konsumen. Kami akan terus memperkuat penetrasi di segmen ini dengan mempertimbangkan perkembangan pasar dan daya beli masyarakat, sekaligus menjaga kualitas aset dan penerapan manajemen risiko yang prudent.”

Untuk menangkap peluang tersebut, BRI Finance memperkuat penetrasi melalui optimalisasi jaringan dan pengembangan kerja sama dengan dealer. Perseroan juga meningkatkan kualitas proses akuisisi serta layanan kepada konsumen untuk mendukung proses pembiayaan yang lebih efektif.

Strategi tersebut menjadi bagian dari pendekatan selective growth BRI Finance dalam mengembangkan pembiayaan kendaraan. Perseroan tidak hanya mempertimbangkan potensi pasar, tetapi juga mencermati profil konsumen, kondisi kendaraan, serta kemampuan pembayaran dalam proses pembiayaan.

Pendekatan tersebut penting mengingat pembiayaan mobil bekas memiliki karakteristik tersendiri, termasuk dari sisi usia dan kondisi kendaraan yang menjadi objek pembiayaan. Dengan proses akuisisi dan pengelolaan portofolio yang terukur, BRI Finance dapat menjaga keseimbangan antara ekspansi bisnis dan kualitas pembiayaan.

“Pertumbuhan bisnis harus berjalan seiring dengan kualitas portofolio. Karena itu, kami menerapkan pendekatan yang selektif dalam mengembangkan pembiayaan mobil bekas, mulai dari pemilihan channel, proses akuisisi, hingga pengelolaan risiko. Dengan demikian, pertumbuhan yang kami capai dapat tetap sehat dan berkelanjutan,” tutup Dhani.

Press Release juga sudah tayang di VRITIMES

  • Related Posts

    Investasi Pertama di Usia 20-an: Hal yang Perlu Dipahami Sebelum Mulai

    Memulai investasi di usia 20-an bisa menjadi salah satu cara untuk mulai mengenal pengelolaan keuangan jangka panjang. Namun, investasi sebaiknya tidak dilakukan hanya karena mengikuti tren. Sebelum menempatkan dana, penting…

    Partners in Purpose: Global Stockist Stories – Craftlab Menemukan Dunia Baru untuk Fuguku

    Pertemuan dengan Fuguku di Bali menjadi bagian dari visi sebuah usaha ritel di Spello, Italia. Menjelang rencana pembukaannya, Craftlab melaporkan penjualan 100 produk Fuguku dalam sekitar 10 minggu. Ketika Craftlab…

    Leave a Reply

    Your email address will not be published. Required fields are marked *

    CAPTCHA


    You Missed

    Investasi Pertama di Usia 20-an: Hal yang Perlu Dipahami Sebelum Mulai

    Investasi Pertama di Usia 20-an: Hal yang Perlu Dipahami Sebelum Mulai

    Astaka Launches SOL HealthTech Brand, Aiming To Capitalise On Growing Demand For Indoor Air Quality Solutions Across Asia

    Astaka Launches SOL HealthTech Brand, Aiming To Capitalise On Growing Demand For Indoor Air Quality Solutions Across Asia

    Partners in Purpose: Global Stockist Stories – Craftlab Menemukan Dunia Baru untuk Fuguku

    Partners in Purpose: Global Stockist Stories – Craftlab Menemukan Dunia Baru untuk Fuguku

    Three lessons from Hangzhou, and one potential partnership to follow up: Sanct Social founder on China’s Global Digital Trade Expo

    Three lessons from Hangzhou, and one potential partnership to follow up: Sanct Social founder on China’s Global Digital Trade Expo

    Three notes from Hangzhou: Sanct Social founder on how China backs its start-ups, one task per city, and a whole city out to see the moon

    Three notes from Hangzhou: Sanct Social founder on how China backs its start-ups, one task per city, and a whole city out to see the moon

    Anugerah Fervent Global Love of Lives Award dari Taiwan untuk Filantropis Indonesia

    Anugerah Fervent Global Love of Lives Award dari Taiwan untuk Filantropis Indonesia