IFG Life Ingatkan Pentingnya Menyiapkan Dana Pendidikan Anak Sejak Dini

Jakarta, 24 Juni 2026 – Pendidikan merupakan salah satu investasi jangka panjang yang perlu dipersiapkan sejak dini oleh setiap keluarga. Selain menjadi bekal penting bagi masa depan anak, kebutuhan biaya pendidikan juga terus meningkat seiring bertambahnya jenjang pendidikan yang ditempuh.

Berdasarkan publikasi Statistik Penunjang Pendidikan 2024 yang diterbitkan Badan Pusat Statistik (BPS), rata-rata biaya pendidikan pada jenjang SD sederajat mencapai Rp4,56 juta per tahun ajaran. Angka tersebut meningkat menjadi Rp10,19 juta per tahun ajaran pada jenjang SMA/SMK sederajat. Data ini menunjukkan bahwa pendidikan merupakan salah satu kebutuhan jangka panjang yang memerlukan perencanaan finansial yang matang sejak dini.

PT Asuransi Jiwa IFG (IFG Life), anggota IFG, BUMN holding asuransi, penjaminan, dan investasi, menilai bahwa perencanaan dana pendidikan perlu menjadi bagian dari perencanaan keuangan keluarga agar orang tua dapat lebih siap menghadapi kebutuhan pendidikan anak di masa depan.

Selain meningkat seiring jenjang pendidikan, biaya pendidikan juga dapat berbeda pada setiap keluarga. Data BPS menunjukkan bahwa rata-rata biaya pendidikan SD sederajat pada kelompok 20% rumah tangga dengan pengeluaran tertinggi mencapai Rp8,88 juta per tahun ajaran, sementara pada kelompok 40% rumah tangga dengan pengeluaran terendah tercatat sebesar Rp3,28 juta per tahun ajaran. Meskipun kemampuan finansial setiap keluarga berbeda, kebutuhan untuk mempersiapkan pendidikan anak tetap menjadi prioritas.

“Setiap orang tua tentu ingin memberikan pendidikan terbaik bagi anak-anaknya. Karena itu, perencanaan dana pendidikan sebaiknya tidak menunggu hingga anak memasuki usia sekolah, melainkan dipersiapkan sejak dini sebagai bagian dari perencanaan keuangan keluarga. Dengan persiapan yang lebih matang, keluarga akan memiliki kesempatan yang lebih besar untuk mewujudkan cita-cita pendidikan anak tanpa mengganggu kebutuhan finansial lainnya. Pada saat yang sama, keluarga juga perlu mempersiapkan perlindungan terhadap berbagai risiko yang dapat memengaruhi kondisi keuangan rumah tangga agar rencana pendidikan anak tetap dapat berjalan sesuai harapan,” ujar Fabiola Noralita, Direktur Bisnis Individu Merangkap Plt. Direktur Bisnis Korporasi IFG Life.

Kebutuhan perencanaan pendidikan sejak dini juga akan semakin relevan di tengah bonus demografi Indonesia. Dengan mayoritas penduduk berada pada usia produktif, semakin banyak keluarga yang berada pada fase membangun masa depan dan mempersiapkan berbagai kebutuhan jangka panjang. Namun demikian, hasil Survei Nasional Literasi dan Inklusi Keuangan (SNLIK) 2025 menunjukkan tingkat literasi asuransi masyarakat Indonesiabaru mencapai 45,45% dengan tingkat inklusi sebesar 28,50%. Kondisi ini menunjukkan masih terdapat ruang untuk meningkatkan pemahaman dan pemanfaatan instrumen perlindungan keuangan, termasuk sebagai bagian dari perencanaan masa depan keluarga dan pendidikan anak.

Sebagai perusahaan asuransi jiwa dan kesehatan, IFG Life terus mendorong peningkatan literasi keuangan dan kesadaran masyarakat terhadap pentingnya perencanaan masa depan keluarga. IFG Life meyakini bahwa pendidikan merupakan salah satu tujuan penting yang perlu dipersiapkan dan dijaga keberlangsungannya. Karena itu, perusahaan berkomitmen untuk menghadirkan perlindungan yang membantu keluarga tetap melangkah maju dan menjaga berbagai rencana masa depan ketika menghadapi risiko yang tidak terduga, sejalan dengan komitmen untuk melindungi masyarakat di setiap tahap kehidupan.

Press Release juga sudah tayang di VRITIMES

  • Related Posts

    Bangunan Sudah Jadi, Tapi Belum Boleh Dipakai. Kenapa?

    Bangunan yang sudah selesai dibangun belum tentu boleh digunakan jika Sertifikat Laik Fungsi (SLF) belum terbit, sehingga operasional tertunda dan biaya tambahan terus bertambah. Untuk menghindari kerugian tersebut, kontraktor perlu…

    Mulai.com Terpilih Sebagai Finalis Global FinTech Hackcelerator 2026 oleh Monetary Authority of Singapore

    Mulai.com resmi terpilih sebagai salah satu finalis Global FinTech Hackcelerator 2026 yang diselenggarakan oleh Monetary Authority of Singapore (MAS). Terpilih dari 195 pendaftar global, Mulai menghadirkan solusi untuk tantangan GXS…

    Leave a Reply

    Your email address will not be published. Required fields are marked *

    CAPTCHA


    You Missed

    Bangunan Sudah Jadi, Tapi Belum Boleh Dipakai. Kenapa?

    Bangunan Sudah Jadi, Tapi Belum Boleh Dipakai. Kenapa?

    FAWCAR Officially Introduces JOYEE to the Philippines, Unveils Three New Models in Manila

    FAWCAR Officially Introduces JOYEE to the Philippines, Unveils Three New Models in Manila

    Sanct Social releases Episode 8 and a step-by-step look at the five features it shows, from a sleep alarm to friend categories

    Sanct Social releases Episode 8 and a step-by-step look at the five features it shows, from a sleep alarm to friend categories

    Sanct Social releases Episode 8, a short film about who can come when your family lives a flight away

    Sanct Social releases Episode 8, a short film about who can come when your family lives a flight away

    Mulai.com Terpilih Sebagai Finalis Global FinTech Hackcelerator 2026 oleh Monetary Authority of Singapore

    Mulai.com Terpilih Sebagai Finalis Global FinTech Hackcelerator 2026 oleh Monetary Authority of Singapore

    SQUEEZE SUNDOWN VOL.8 BLEND BEYOND BOUNDARIES; Merayakan Kolaborasi dan Kreativitas Tanpa Batas dalam Ekosistem Hospitality

    SQUEEZE SUNDOWN VOL.8 BLEND BEYOND BOUNDARIES; Merayakan Kolaborasi dan Kreativitas Tanpa Batas dalam Ekosistem Hospitality