Gerak Cepat Menteri Dody Tangani Kerusakan Infrastruktur di Pekalongan Sesuai Arahan Presiden Prabowo

PEKALONGAN, 8 September 2025 – Menteri Pekerjaan Umum (PU) Dody Hanggodo melakukan kunjungan kerja ke Kota Pekalongan untuk menindaklanjuti arahan Presiden Prabowo Subianto dalam memulihkan fasilitas umum yang mengalami kerusakan berat pasca aksi penyampaian aspirasi masyarakat. Langkah ini merupakan bentuk komitmen pemerintah untuk memastikan pelayanan publik dapat segera kembali berjalan dan aktivitas warga tidak terganggu. “Sesuai arahan Presiden Prabowo semua yang terdampak kemarin, pusat harus membereskan, jadi kita harus bergerak cepat,” kata Menteri Dody.

Kota Pekalongan menjadi wilayah dengan kerusakan paling signifikan yang
terdampak kebakaran dan mengakibatkan kerusakan pada tiga bangunan utama milik
pemerintah daerah, yaitu Gedung DPRD Kota Pekalongan dengan luas area 3.886 m²,
gedung Sekretariat Daerah Kota Pekalongan dengan luas 2.679 m², dan Gedung
Kantor Walikota Pekalongan dengan luas 1.704 m².

Ketiga dari kiri- Menteri Pekerjaan Umum Dody Hanggodo

“Pekalongan ini masuk
bangunan yang rusak berat, mau tidak mau harus dirubuhkan dan dibangun kembali.
Saya tidak mau seorang kepala daerah tidak punya kantor, jadi kita berusaha
mengerjakan secepat mungkin,” kata Menteri Dody.

 Menteri Dody meminta
percepatan penyelesaian rehabilitasi gedung-gedung pemerintahan di Kota
Pekalongan yang mengalami kerusakan berat. Estimasi anggaran penanganan
kerusakan sekitar Rp80–90 miliar, namun biaya tersebut masih bersifat perkiraan
awal dan akan dihitung ulang secara detail.

“Tadi dikatakan targetnya selesai akhir 2026, tetapi saya minta untuk
lebih dipercepat sebelum itu selesai,” kata Menteri Dody. Menteri Dody
meminta Balai Penataan Bangunan Prasarana dan Kawasan (BPBPK) Jawa Tengah
Direktorat Jenderal Cipta Karya untuk segera berkoordinasi dengan Pemerintah
Kota Pekalongan dalam melakukan asesmen teknis di lapangan. Perencanaan
dilakukan secara menyeluruh dengan mempertimbangkan fungsi pelayanan publik,
standar keamanan, dan desain yang efisien.

Program kerja ini merupakan bagian dari “Setahun Bekerja, Bergerak –
Berdampak” dalam menjalankan ASTA CITA dari Presiden Prabowo Subianto.

#SigapMembangunNegeriUntukRakyat

#SetahunBerdampak

  • Related Posts

    Lintasarta Perkuat Fondasi Transformasi AI Indonesia Melalui Intelligent Core

    Lintasarta memperkuat komitmennya dalam mendukung transformasi industri di era AI melalui jasa andalan Intelligent Core—The Intelligent Foundation Powering Indonesia’s Digital Sovereignty. Intelligent Core membantu organisasi mengubah kompleksitas teknologi menjadi business outcomes yang…

    Bank Raya (AGRO) Tegaskan Optimisme Pertumbuhan Bisnis Digital di Public Expose Live 2026

    PT Bank Raya Indonesia Tbk (Bank Raya; Kode Emiten: AGRO) turut ambil bagian dalam Public Expose Live 2026 PT Bank Raya Indonesia Tbk (Bank Raya; Kode Emiten: AGRO) turut ambil…

    You Missed

    Mayfair Wellness Highlights Growing Interest in Skin Longevity as Consumers Seek Science-Backed Solutions for Healthy Aging

    Mayfair Wellness Highlights Growing Interest in Skin Longevity as Consumers Seek Science-Backed Solutions for Healthy Aging

    Lintasarta Perkuat Fondasi Transformasi AI Indonesia Melalui Intelligent Core

    Lintasarta Perkuat Fondasi Transformasi AI Indonesia  Melalui Intelligent Core

    Bank Raya (AGRO) Tegaskan Optimisme Pertumbuhan Bisnis Digital di Public Expose Live 2026

    Bank Raya (AGRO) Tegaskan Optimisme Pertumbuhan Bisnis Digital di Public Expose Live 2026

    KLB Uji Coba LRT Jabodebek Mulai Dimanfaatkan Pengguna pada Jam Sibuk Pagi

    KLB Uji Coba LRT Jabodebek Mulai Dimanfaatkan Pengguna pada Jam Sibuk Pagi

    Public Expose Live 2026: Bank Raya (AGRO) Optimis Bisnis Digital Tumbuh Positif

    Public Expose Live 2026: Bank Raya (AGRO) Optimis Bisnis Digital Tumbuh Positif

    Perluas Akses Pembiayaan Kendaraan, BRI Finance Bawa Promo Bunga 0% ke Sumatera Barat

    Perluas Akses Pembiayaan Kendaraan, BRI Finance Bawa Promo Bunga 0% ke Sumatera Barat