Fee Marketplace Makin Mencekik? Coba Beralih ke WhatsApp CRM

Barantum adalah solusi aplikasi all in one CRM terbaik untuk bisnis yang menyediakan WhatsApp CRM, broadcast, chatbot, AI Agent, omnichannel, dan call center dalam satu platform terintegrasi. Kelola dan optimalkan seluruh perjalanan customer, mulai dari customer masuk, closing, dan repeat order.

Marketplace telah menjadi salah satu channel utama bagi banyak bisnis untuk mendapatkan pelanggan. Namun, di balik kemudahan tersebut, banyak pelaku usaha mulai menghadapi tantangan baru, mulai dari kenaikan biaya admin, biaya layanan, hingga persaingan harga yang semakin ketat.

Akibatnya, margin keuntungan bisnis semakin tertekan. Tidak sedikit perusahaan yang mulai mencari cara untuk membangun channel penjualan sendiri agar dapat berinteraksi langsung dengan pelanggan dan memiliki kontrol yang lebih besar terhadap proses penjualan.

Mengapa Ketergantungan pada Marketplace Bisa Menekan Profit Bisnis?

Semakin besar penjualan di marketplace, semakin besar pula biaya yang harus dikeluarkan bisnis. Selain biaya admin dan layanan, banyak penjual juga harus mengeluarkan biaya tambahan untuk iklan agar produknya tetap terlihat di tengah persaingan yang ketat.

Di sisi lain, bisnis juga memiliki keterbatasan dalam mengelola hubungan dengan pelanggan. Data pelanggan umumnya berada di dalam ekosistem marketplace sehingga perusahaan sulit membangun komunikasi jangka panjang dan mendorong pembelian berulang.

Ketika seluruh aktivitas penjualan bergantung pada satu platform, bisnis juga menjadi lebih rentan terhadap perubahan kebijakan, kenaikan biaya, atau perubahan algoritma yang dapat mempengaruhi performa penjualan.

Bagaimana Cara Membangun Channel Penjualan di Luar Marketplace?

Untuk mengurangi ketergantungan pada marketplace, banyak bisnis mulai membangun channel penjualan yang mereka miliki sendiri. Salah satu cara yang banyak digunakan adalah memanfaatkan WhatsApp sebagai sarana komunikasi dan penjualan langsung kepada pelanggan.

Beberapa langkah yang dapat dilakukan untuk membangun channel penjualan di luar marketplace antara lain:

● Mengumpulkan database pelanggan sendiri.

● Mengarahkan pelanggan ke WhatsApp Business.

● Membangun komunikasi yang lebih personal.

● Mengotomasi follow-up pelanggan.

● Mengelola data pelanggan melalui CRM.

● Mengukur performa penjualan dan konversi.

Dengan memiliki channel sendiri, bisnis dapat menjalin hubungan yang lebih dekat dengan pelanggan, meningkatkan peluang repeat order, dan mengurangi ketergantungan pada platform pihak ketiga.

Mengapa WhatsApp CRM Barantum Menjadi Alternatif untuk Mengelola Penjualan?

WhatsApp menjadi salah satu channel yang efektif untuk membangun hubungan langsung dengan pelanggan. Namun, ketika jumlah pelanggan semakin banyak, mengelola percakapan dan proses penjualan secara manual dapat menjadi tantangan tersendiri.

Melalui WhatsApp CRM Barantum, bisnis dapat mengelola seluruh aktivitas penjualan dan komunikasi pelanggan dalam satu platform terintegrasi.

Keunggulan WhatsApp CRM Barantum untuk bisnis meliputi:

● Mengelola seluruh percakapan pelanggan dalam satu dashboard.

● Menyimpan data pelanggan secara otomatis.

● Distribusi chat dan leads ke tim sales.

● Broadcast dan follow-up pelanggan yang lebih terukur.

● Dashboard penjualan dan performa tim secara real-time.

● Integrasi dengan Omnichannel dan AI Agent.

Membangun channel penjualan sendiri bukan berarti meninggalkan marketplace sepenuhnya, tetapi menciptakan sumber penjualan yang lebih berkelanjutan dan menguntungkan. Dengan WhatsApp CRM, bisnis dapat memiliki hubungan yang lebih dekat dengan pelanggan, mengelola data secara mandiri, dan meningkatkan peluang konversi tanpa harus bergantung sepenuhnya pada marketplace.

Jika biaya marketplace mulai menggerus margin bisnis Anda, mungkin saatnya mempertimbangkan strategi penjualan yang lebih mandiri. Dengan WhatsApp CRM Barantum, Anda dapat membangun channel penjualan sendiri, mengelola pelanggan secara lebih efektif, dan menciptakan hubungan jangka panjang yang dapat mendorong pertumbuhan bisnis secara berkelanjutan.

Press Release juga sudah tayang di VRITIMES

  • Related Posts

    Pemerintah Dorong Penguatan Ekosistem Emas Dukung Sistem Moneter

    JAKARTA — Pemerintah mendorong penguatan sistem moneter Indonesia dengan mengoptimalkan potensi cadangan emas tambang sebesar 3.600 ton. Deputi Bidang ESDM Kemenko Perekonomian Elen Setiadi mengatakan, Indonesia perlu membangun ekosistem emas…

    SINERGI SUCOFINDO-SUKAWA EDUPARK: WUJUDKAN PUSAT PETERNAKAN BERKELANJUTAN DARI HULU HINGGA HILIR

    Magelang, 13 Agustus 2026 – PT SUCOFINDO (PERSERO) terus memperkuat komitmennya dalam mendorong pemberdayaan masyarakat yang berkelanjutan melalui program Tanggung Jawab Sosial dan Lingkungan (TJSL). Salah satunya diwujudkan melalui kolaborasi…

    Leave a Reply

    Your email address will not be published. Required fields are marked *

    CAPTCHA


    You Missed

    Pemerintah Dorong Penguatan Ekosistem Emas Dukung Sistem Moneter

    Pemerintah Dorong Penguatan Ekosistem Emas Dukung Sistem Moneter

    SINERGI SUCOFINDO-SUKAWA EDUPARK: WUJUDKAN PUSAT PETERNAKAN BERKELANJUTAN DARI HULU HINGGA HILIR

    SINERGI SUCOFINDO-SUKAWA EDUPARK: WUJUDKAN PUSAT PETERNAKAN BERKELANJUTAN DARI HULU HINGGA HILIR

    Bank Sentral Didorong Perkuat Cadangan Emas, RI Punya 3.600 Ton

    Bank Sentral Didorong Perkuat Cadangan Emas, RI Punya 3.600 Ton

    Lampung Selatan Jadi Lokasi Relawan Bakti BUMN 2026, PTPN Group dan InJourney Group Siap Bersinergi

    Lampung Selatan Jadi Lokasi Relawan Bakti BUMN 2026, PTPN Group dan InJourney Group Siap Bersinergi

    BP Tapera Perkuat Sinergi Perumahan melalui REI Kalsel Expo ke-20

    BP Tapera Perkuat Sinergi Perumahan melalui REI Kalsel Expo ke-20

    BP Tapera Tinjau Mahantas Modern Land, Pekerja Muda Belum Menikah Sudah Miliki Rumah

    BP Tapera Tinjau Mahantas Modern Land, Pekerja Muda Belum Menikah Sudah Miliki Rumah