Telkom AI Connect Papua berkolaborasi dengan pemuda Papua menghadirkan kelas pemanfaatan Artificial Intelligence (AI) untuk mendukung persiapan karier. Melalui praktik penyusunan CV dan portofolio berbasis AI, peserta dibekali keterampilan digital untuk mengenali potensi diri, mempresentasikan pengalaman secara profesional, serta meningkatkan kesiapan menghadapi dunia kerja.
Jayapura, 5 November 2026 – Telkom AI Connect (AIC) Papua berkolaborasi dengan pemuda Papua menghadirkan kelas pembelajaran pemanfaatan Artificial Intelligence (AI) untuk mendukung persiapan memasuki dunia kerja. Kegiatan yang berlangsung pada 10 Oktober 2026 di Polimak III, Kota Jayapura, pukul 11.00–15.00 WIT ini diikuti oleh lebih dari sepuluh pemuda. Melalui kelas ini, peserta diajak mengenal dan mempraktikkan pemanfaatan AI untuk menyusun Curriculum Vitae (CV) dan portofolio yang profesional serta relevan dengan kebutuhan dunia kerja.
Dalam kegiatan tersebut, Telkom AIC Papua memberikan edukasi mengenai pemanfaatan AI secara praktis dalam proses persiapan karir. Materi mencakup penggunaan AI untuk membantu menyusun CV, mengidentifikasi keterampilan dan pengalaman, merumuskan deskripsi diri secara profesional, serta membangun portofolio sebagai media untuk menampilkan hasil karya dan potensi diri kepada calon pemberi kerja.
Kegiatan dirancang secara interaktif dengan menggabungkan pengenalan konsep, eksplorasi teknologi, dan praktik langsung. Peserta diajak memahami bahwa pengalaman dari berbagai aktivitas, mulai dari pendidikan, organisasi, kepanitiaan, pekerjaan, kegiatan sukarela, hingga proyek pribadi, memiliki nilai yang dapat ditampilkan secara profesional. Dengan bantuan AI, informasi tersebut dapat diolah menjadi lebih terstruktur dan komunikatif sehingga memudahkan peserta dalam mempresentasikan kompetensi yang dimiliki.
Selain mempelajari pemanfaatan teknologi, peserta juga diperkenalkan pada pentingnya penggunaan AI secara bertanggung jawab. Hal ini mencakup menjaga keaslian informasi, memeriksa kembali hasil yang diberikan AI, serta memastikan bahwa informasi dalam CV dan portofolio benar-benar mencerminkan pengalaman dan kemampuan masing-masing individu. Dengan demikian, AI berperan sebagai alat bantu dalam proses persiapan karier, bukan sebagai pengganti kemampuan dan pengalaman penggunanya.
Kemampuan menyusun CV dan portofolio menjadi salah satu aspek penting dalam mempersiapkan diri menghadapi proses rekrutmen. Keduanya tidak hanya berfungsi sebagai dokumen persyaratan, tetapi juga menjadi media bagi calon pekerja untuk menunjukkan kompetensi, pengalaman, dan nilai yang dapat mereka tawarkan kepada perusahaan. Bagi generasi muda Papua, penguasaan keterampilan digital dapat membuka peluang untuk memperluas akses terhadap informasi, pengembangan kompetensi, dan kesempatan kerja.
“Melalui kegiatan ini, kami ingin mendorong generasi muda agar semakin mengenal potensi dirinya dan mampu memanfaatkan teknologi AI untuk mendukung pengembangan kompetensi serta persiapan karir. AI dapat menjadi alat bantu untuk menyusun dan mempresentasikan pengalaman secara lebih profesional, tetapi keaslian informasi dan kemampuan individu tetap menjadi hal utama. Kami berharap pembelajaran seperti ini dapat membuka wawasan pemuda Papua untuk lebih percaya diri dalam menghadapi dunia kerja sekaligus melihat teknologi sebagai peluang untuk terus berkembang,” ujar Bobby Romadhoni selaku Program Lead Telkom AI Connect.
Kolaborasi antara Telkom AI Connect Papua dan pemuda Papua menjadi bagian dari upaya menghadirkan ruang pembelajaran teknologi yang inklusif dan aplikatif sesuai dengan kebutuhan lokal. Melalui kegiatan ini, Telkom AIC Papua turut mendorong peningkatan literasi dan keterampilan digital agar generasi muda tidak hanya menjadi pengguna teknologi, tetapi juga mampu memanfaatkannya untuk mengembangkan potensi dan menciptakan peluang.
Ke depan, akses terhadap pengetahuan dan keterampilan praktis di bidang teknologi diharapkan dapat membantu lebih banyak pemuda Papua beradaptasi dengan perubahan dunia kerja dan meningkatkan daya saing. Sebab, mempersiapkan diri menuju dunia profesional bukan hanya tentang memiliki ijazah, tetapi juga tentang mengenali potensi, mengembangkan keterampilan, dan mampu menunjukkan nilai diri. Dengan dukungan teknologi AI, pemuda Papua memiliki kesempatan untuk melangkah lebih percaya diri dari potensi menuju profesi.
Press Release juga sudah tayang di VRITIMES





