BRI Finance Siap Kebanjiran Nasabah Multiguna Pasca Lebaran

Jakarta, 27 Maret 2026 – PT BRI Multifinance Indonesia (“BRI Finance”) memproyeksikan peningkatan signifikan permintaan pembiayaan multiguna pasca periode lebaran 2026, seiring dengan meningkatnya kebutuhan likuiditas masyarakat setelah fase konsumsi musiman.

Berdasarkan data Otoritas Jasa Keuangan (OJK), penyaluran pembiayaan baru industri multifinance pada Januari 2026 mencapai Rp78,16 triliun, dengan segmen multiguna mendominasi sebesar 47,47% atau setara Rp37,10 triliun. Sementara itu, pembiayaan investasi tercatat Rp18,72 triliun dan modal kerja Rp17,04 triliun.

Ekonom sekaligus Direktur Eksekutif Center of Economic and Law Studies (Celios), Bhima Yudhistira Adhinegara, menilai dominasi pembiayaan multiguna didorong oleh dua faktor utama, yakni tingginya kebutuhan dana cepat di masyarakat serta kemudahan akses pinjaman berbasis agunan seperti BPKB kendaraan.

Ia juga menyoroti adanya fenomena monetisasi aset kendaraan, di mana tingginya kepemilikan sepeda motor dan mobil di Indonesia menjadi potensi besar bagi pertumbuhan debitur potensial. Di sisi lain, dari perspektif industri, pembiayaan multiguna menawarkan imbal hasil yang relatif lebih tinggi dibandingkan jenis pembiayaan lainnya, meskipun disertai dengan risiko gagal bayar yang lebih besar.

“Ke depan, kredit multiguna akan tetap menjadi tren utama, dengan tingkat persaingan yang tidak hanya datang dari KTA perbankan, tetapi juga dari platform pembiayaan digital seperti paylater,” ujar Bhima.

Menanggapi dinamika tersebut, Direktur Utama BRI Finance, Wahyudi Darmawan, menyampaikan bahwa perusahaan telah menyiapkan strategi untuk menangkap peluang pertumbuhan, khususnya pada momentum pasca lebaran yang secara historis diikuti peningkatan kebutuhan dana tunai.

“Pasca Lebaran, kebutuhan dana masyarakat biasanya meningkat, baik untuk keperluan konsumsi maupun produktif. Kami melihat potensi lonjakan nasabah baru di segmen multiguna, dan BRI Finance siap mengoptimalkan peluang tersebut dengan pendekatan yang terukur,” ujar Wahyudi.

Namun demikian, BRI Finance juga mencermati sejumlah tantangan yang dihadapi industri, termasuk tekanan inflasi yang berpotensi mempengaruhi kemampuan bayar debitur, serta ketidakpastian global yang berdampak pada harga energi dan pangan. Untuk itu, BRI Finance menegaskan komitmennya untuk tetap menjaga kualitas portofolio di tengah ekspansi bisnis.

“Kami tetap mengedepankan prinsip kehati-hatian, mulai dari analisis kemampuan bayar, kualitas agunan, hingga pemetaan risiko wilayah. Pertumbuhan harus diiringi dengan kualitas pembiayaan yang sehat,” tegas Wahyudi.

Lebih lanjut, BRI Finance menilai bahwa segmen multiguna akan tetap menjadi motor utama pertumbuhan industri dalam jangka menengah. Dengan dukungan ekosistem BRI Group serta penguatan kapabilitas digital, BRI Finance optimistis dapat memanfaatkan momentum pasca Lebaran untuk memperluas basis nasabah, sekaligus menjaga pertumbuhan bisnis yang berkelanjutan.

Press Release juga sudah tayang di VRITIMES

  • Related Posts

    Kedutaan Besar India Gelar Sesi Interaktif Bersama Indiaspora, Jelajahi Koneksi Baru dengan Diaspora India di Indonesia

    Jakarta — Kedutaan Besar India di Jakarta menggelar sesi interaktif bersama Indiaspora dan perwakilan organisasi diaspora India, pemimpin bisnis, serta anggota komunitas India di Indonesia di Tagore Hall, New Chancery, Kedutan…

    Tren Side Income Makin Populer, Futures Trading Jadi Salah Satu Pilihan di Era Digital

    Rutinitas bekerja dari pagi hingga sore kini tidak selalu menjadi satu-satunya aktivitas produktif bagi sebagian pekerja. Setelah menyelesaikan pekerjaan utama, semakin banyak masyarakat mulai memanfaatkan waktu dan teknologi digital untuk…

    You Missed

    Kedutaan Besar India Gelar Sesi Interaktif Bersama Indiaspora, Jelajahi Koneksi Baru dengan Diaspora India di Indonesia

    Kedutaan Besar India Gelar Sesi Interaktif Bersama Indiaspora, Jelajahi Koneksi Baru dengan Diaspora India di Indonesia

    Tren Side Income Makin Populer, Futures Trading Jadi Salah Satu Pilihan di Era Digital

    Tren Side Income Makin Populer, Futures Trading Jadi Salah Satu Pilihan di Era Digital

    Kenali Anjing Labrador dari Karakter, Sifat, Sampai Cara Merawatnya

    Kenali Anjing Labrador dari Karakter, Sifat, Sampai Cara Merawatnya

    Merdeka Sehat untuk Semua, PT PSL Berikan Pemeriksaan Kesehatan bagi 200 Lansia dan Anak di Jakarta Utara

    Merdeka Sehat untuk Semua, PT PSL Berikan Pemeriksaan Kesehatan bagi 200 Lansia dan Anak di Jakarta Utara

    Asia CEO Community Malaysia Enters a New Chapter

    Asia CEO Community Malaysia Enters a New Chapter

    จากไอดอลสู่ First Face: โมเมนต์แฟชั่นของ Dylan เพิ่งเริ่มต้นเท่านั้น

    จากไอดอลสู่ First Face: โมเมนต์แฟชั่นของ Dylan เพิ่งเริ่มต้นเท่านั้น