BRI Finance Bukukan Pertumbuhan Laba 89% hingga Juli 2026, Perkuat Pertumbuhan Berkualitas

Jakarta, 21 Agustus 2026 – PT BRI Multifinance Indonesia (“BRI Finance”) mencatatkan pertumbuhan laba sebesar 89% secara year-on-year (YoY) hingga Juli 2026. Kinerja tersebut mencerminkan strategi Perseroan dalam menjaga keseimbangan antara pertumbuhan bisnis, kualitas pembiayaan, efisiensi operasional, dan pengelolaan risiko.

Pencapaian tersebut diraih di tengah dinamika industri pembiayaan dan perubahan lanskap pasar yang terus berkembang. BRI Finance terus menjaga fokus pada pertumbuhan yang sehat dan terukur melalui pengelolaan portofolio secara prudent, penguatan kualitas aset, serta optimalisasi efisiensi di berbagai lini bisnis.

Corporate Secretary BRI Finance, Aditia Fakhri Ramadhani, mengatakan, “Pertumbuhan laba sebesar 89% hingga Juli 2026 menunjukkan bahwa strategi yang kami jalankan berada pada arah yang positif. Kami terus menjaga keseimbangan antara ekspansi bisnis, kualitas pembiayaan, efisiensi operasional, dan pengelolaan risiko agar pertumbuhan yang dicapai dapat memberikan nilai jangka panjang bagi Perseroan.”

Dalam menghadapi kondisi pasar yang terus bergerak, BRI Finance juga terus melakukan diversifikasi portofolio dan mengembangkan segmen pembiayaan secara selektif. Langkah ini dilakukan untuk memperluas sumber pertumbuhan sekaligus menjaga kualitas aset di tengah berbagai dinamika ekonomi dan industri.

Perseroan juga terus mencermati dinamika biaya dana dan kondisi pasar keuangan. Untuk menjaga profitabilitas, BRI Finance melakukan optimalisasi struktur pendanaan, memperkuat sinergi dalam ekosistem BRI Group, menerapkan strategi pricing yang prudent, serta meningkatkan efisiensi di berbagai lini operasional.

“Setiap dinamika pasar tentu membutuhkan respons yang tepat dan terukur. Karena itu, kami terus memperkuat fundamental bisnis melalui pengelolaan pendanaan yang optimal, strategi pricing yang sesuai dengan profil risiko, serta peningkatan efisiensi operasional,” tambah Dhani.

Memasuki sisa tahun 2026, BRI Finance akan terus melanjutkan strategi pertumbuhan yang berorientasi pada kualitas. Perseroan berkomitmen untuk mengoptimalkan sinergi dalam ekosistem BRI Group, memperkuat diversifikasi portofolio, termasuk mengembangkan pembiayaan produktif seperti pembiayaan investasi dan modal kerja, serta terus menjaga kualitas aset.

Melalui strategi tersebut, BRI Finance optimistis dapat menjaga momentum kinerja positif sekaligus memperkuat fondasi bisnis untuk mendukung pertumbuhan yang sehat dan berkelanjutan.

“Fokus kami bukan hanya bagaimana tumbuh, tetapi bagaimana memastikan pertumbuhan tersebut memiliki kualitas yang baik dan dapat dijaga dalam jangka panjang. Dengan disiplin dalam pengelolaan risiko, penguatan kualitas aset, dan efisiensi yang berkelanjutan, kami optimistis dapat terus meningkatkan kinerja Perseroan,” tutup Dhani.

Press Release juga sudah tayang di VRITIMES

  • Related Posts

    Ini 5 Kesalahan After-sales Service B2B dan Cara Mengatasinya

    Proses penjualan tidak berakhir ketika pelanggan menandatangani kontrak atau menyelesaikan transaksi. Setelah pembelian, pelanggan tetap membutuhkan dukungan agar produk atau layanan yang mereka gunakan memberikan manfaat sesuai ekspektasi. Karena itu,…

    IHSG Anjlok 8,01% Usai MSCI Soroti Status Pasar Indonesia, Perdagangan Berjangka Jadi Perhatian

    Indeks Harga Saham Gabungan (IHSG) anjlok 8,01% ke level 5.393,92 pada pembukaan perdagangan Jumat (16/10/2026), terkoreksi 469,86 poin. Penurunan tajam ini mendorong Bursa Efek Indonesia (BEI) menerapkan trading halt selama…

    Leave a Reply

    Your email address will not be published. Required fields are marked *

    CAPTCHA


    You Missed

    This Filipino Startup Helps Local Businesses Bring Customers Back

    This Filipino Startup Helps Local Businesses Bring Customers Back

    Ini 5 Kesalahan After-sales Service B2B dan Cara Mengatasinya

    Ini 5 Kesalahan After-sales Service B2B dan Cara Mengatasinya

    IHSG Anjlok 8,01% Usai MSCI Soroti Status Pasar Indonesia, Perdagangan Berjangka Jadi Perhatian

    IHSG Anjlok 8,01% Usai MSCI Soroti Status Pasar Indonesia, Perdagangan Berjangka Jadi Perhatian

    KAI Logistik Catat Kinerja 6,2 Juta Ton pada Triwulan III 2026, Tertinggi Sepanjang Tahun

    KAI Logistik Catat Kinerja 6,2 Juta Ton pada Triwulan III 2026, Tertinggi Sepanjang Tahun

    HASHIM DORONG PENGGUNAAN TEKNOLOGI PENANGKAP KARBON DI PABRIK

    HASHIM DORONG PENGGUNAAN TEKNOLOGI PENANGKAP KARBON DI PABRIK

    What Does Hospitalisation Really Cost in Singapore? It’s More Than Just the Medical Bill

    What Does Hospitalisation Really Cost in Singapore? It’s More Than Just the Medical Bill